KETIK, SURABAYA – Bruno Moreira resmi meninggalkan Persebaya. Pengumuman itu ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada Selasa, 2 Juni 2026. Di sana ia menulis panjang kisahnya selama empat tahun bersama Bajul Ijo.
"Jika saya bisa mengubah sesuatu dari perjalanan ini, apakah saya akan melakukannya? Sama sekali tidak. Dari kegagalan saya hingga kemenangan saya, sama sekali tidak ada," tulisnya.
Selama di Persebaya, Bruno mengungkapkan selalu berusaha lebih baik dengan mengevaluasi diri untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.
"Setiap kemenangan dan setiap kekalahan saya selalu memikirkan satu hal, bagaimana saya bisa menjadi lebih baik dan lebih baik lagi setiap harinya," lanjut tulisannya.
Di Persebaya, ia mengaku haus belajar sesuatu yang baru dari setiap pertandingan, setiap sesi latihan, setiap hari, setiap detik.
Baca Juga:
Jefferson Silva Bertahan di Persebaya, Bernardo Tavares Sebut Butuh Tenaganya di Lini Pertahanan"Sehingga saya bisa mengeluarkan versi terbaik dari diri saya untuk klub ini, untuk para suporter dan untuk rekan-rekan setim saya," katanya.
Pemain asal Brasil itu mengaku sangat terhormat bersama Persebaya, bahkan ditunjuk pelatih sebagai kapten tim yang memiliki sejarah panjang di sepak bola Indonesia.
"Terima kasih kepada setiap anggota staf dari (Persebaya) mereka yang bekerja di balik layar hingga jajaran pimpinan klub. Masing-masing dari kalian memainkan peran penting, selalu menjalankan pekerjaan kalian dengan dedikasi, semangat dan kegembiraan.
Sementara itu berdasarkan statistik penampilan Bruno Moreira musim ini, ia berhasil mencatatkan 28 kali penampilan.
Baca Juga:
Milos Raickovic Ucapkan Perpisahan dengan Meninggalkan Tanya di PersebayaDari 28 penampilan itu, ia berhasil mencetak 12 gol ke gawang dari 37 percobaan yang dilakukannya. Bruno juga menyumbangkan 7 assist dengan akurasi distribusi bola yang apik, melakukan 592 umpan sukses dari total 774 percobaan.
Meski aktif membangun serangan, catatan pertahanannya juga patut diapresiasi. Pemain ini tak segan turun membantu pertahanan dengan torehan 39 tekel, 36 intersepsi, dan 3 kali sapuan bola.
Tingginya intensitas dan agresivitas di lapangan memang memiliki risiko. Hal ini terbukti dari catatan kedisiplinannya, di mana ia telah mengantongi 7 kartu kuning. Beruntungnya, ia masih mampu mengontrol emosi sehingga belum ada satu pun kartu merah yang ia terima hingga saat ini. (*)