Bocorkan Transaksi Janggal Rp 349 T, Mahfud MD Tak Gentar Dipanggil DPR

Jurnalis: Marno
Editor: M. Rifat

26 Mar 2023 09:34

Headline

Thumbnail Bocorkan Transaksi Janggal Rp 349 T,  Mahfud MD Tak Gentar Dipanggil DPR
Ilustrasi Mahfud MD meminta tiga anggota DPR yang bersuara agak keras terhadap kepala PPATK, hadir di rapat kerja dengan Menko Polhukam, Rabu (29/3/2023). (Foto: IG@mohmahfudmd/ Grafis: Marno/Ketik.co.id)

KETIK, JAKARTA – Menko Polhukam Mahfud MD selaku Ketua Komite Nasional Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tak gentar meski dipanggil DPR, Rabu (29/3/2023) mendatang.

Pemanggilan dalam rapat kerja (raker) itu terkait Mahfud membocorkan transaksi janggal Rp 349 triliun dari PPATK ke publik. Alasannya tindakan tersebut melanggar undang-undang dan ada sanksi pidananya.

"Bismillah. Mudah-mudahan Komisi III tidak maju mundur lagi mengundang saya, Menko Polhukam/Ketua KNK-pp-TPPU. Saya sudah siap hadir," ujar Mahfud MD dalam akun Twitternya, Minggu (26/3/2023).

Menariknya pejabat asal Pamekasan Madura itu bukan takut, malah ganti menantang agar tiga anggota Komisi III DPR yang bersuara keras saat rapat kerja dengan kepala PPATK harus hadir. Tak boleh absen dengan alasan apapun.

Baca Juga:
Mahfud MD: Kritik Saiful Mujani Harus Jadi Evaluasi, Polemik Bagian dari Demokrasi

"Saya tantang Saudara Benny K. Harman juga hadir dan tidak beralasan ada tugas lain. Begitu juga Saudara Arteria dan Saudara Arsul Sani. Jangan cari alasan absen," tegasnya.

Pernyataan Mahfud itu merespons anggota Komisi III DPR F-PD Benny K Harman yang akan menyambut baik kehadiran Mahfud di gedung DPR, Rabu mendatang.

"Saya menyambut dengan penuh sukacita dan kegembiraan penuh rencana dari Prof Mahfud dalam kapasitasnya sebagai Menko atau ketua komite untuk bicara kepada rakyat melalui Komisi III tentang dana illegal yang terpendam di Kemenkeu itu harus dengan berani dia bongkar," kata Benny.

Rencananya, Mahfud MD dijadwalkan rapat kerja dengan Komisi III DPR terkait transaksi janggal Rp 349 triliun, Jumat (24/3), namun ditunda Rabu (29/3).

Baca Juga:
Mahfud MD: Seruan Turunkan Presiden Belum Tentu Makar, Harus Ada Tindakan Nyata

Menurut Mahfud dalam raker nanti menjadi ajang uji logika dan uji kesetaraan. "Jangan dibilang pemerintah itu bawahan DPR, bukan. Pokoknya Rabu saya datang, kemarin yang ngomong-ngomong agak keras itu supaya datang juga, biar imbang," ujarnya santai kepada wartawan di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/3/2023).

Sebelumnya, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana dikritik keras oleh anggota Komisi III DPR RI, soal transaksi janggal Rp 349 triliun hingga bocor ke publik.

Itu lantaran kepala PPATK melaporkannya ke Menko Polhukam Mahfud MD, bukan ke presiden dan anggota Komisi III DPR RI.

Seperti diketahui, Mahfud MD selaku Ketua Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan TPPU membocorkan ke publik soal transaksi janggal Rp 349 triliun dari hasil analisa PPATK.Tujuan Mahfud agar laporan transaksi yang mencurigakan itu segera ditindaklanjuti.

Tindakan Mahfud oleh DPR dinilai melanggar undang-undang. Seharusnya transaksi seperti itu, PPATK hanya melaporkan ke presiden dan Komisi III DPR.

Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani menyebutkan transaksi janggal Rp 349 triliun itu berdasar surat PPATK, Rp 253 triliun terjadi di badan usaha atau per orangan, Rp 74 triliun di aparat penegak hukum dan sisanya di Kemekeu.(*)

Baca Sebelumnya

Asprov PSSI Jatim Dukung Penuh Gelaran Piala Dunia U-20 di Surabaya

Baca Selanjutnya

BI Jatim Siapkan Rp24,5 Triliun Uang Baru, Surabaya Dapat Jatah Rp12,6 Triliun 

Tags:

Transaski janggal Mahfud MD PPATK TPPU Komi III DPR

Berita lainnya oleh Marno

Rebranding, Zest Jadi Swiss-belexpress Jemursari Surabaya dengan Spirit Baru

9 April 2026 18:20

Rebranding, Zest Jadi Swiss-belexpress Jemursari Surabaya dengan Spirit Baru

Peduli Pelestarian Lingkungan, BRI Bantu Bibit Tanaman untuk Kelompok Tani di Medokan Ayu

6 April 2026 10:15

Peduli Pelestarian Lingkungan, BRI Bantu Bibit Tanaman untuk Kelompok Tani di Medokan Ayu

Bisikan Perjamuan Terakhir Masuk Empat Terbaik  Festival Film di Prancis

1 April 2026 18:40

Bisikan Perjamuan Terakhir Masuk Empat Terbaik Festival Film di Prancis

Kinerja Solid, Laba Bersih Bank Jatim Naik 20,65 Persen Jadi Rp1,54 T pada 2025

31 Maret 2026 15:29

Kinerja Solid, Laba Bersih Bank Jatim Naik 20,65 Persen Jadi Rp1,54 T pada 2025

Festival Ramadan Doble Track SMAN 1 Panji Raih Omzet Rp 39,8 Juta

17 Maret 2026 20:36

Festival Ramadan Doble Track SMAN 1 Panji Raih Omzet Rp 39,8 Juta

Awas Penipuan Modus File .APK Jelang Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada

16 Maret 2026 21:05

Awas Penipuan Modus File .APK Jelang Lebaran, BRI Imbau Nasabah Waspada

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H