KETIK, PROBOLINGGO – Bepergian ke luar negeri kini tak perlu lagi repot menukar uang di money changer atau membuka banyak rekening. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memperkenalkan wondr multicurrency, tabungan valuta asing yang menyatukan penyimpanan, penerimaan, dan transaksi berbagai mata uang dalam satu produk. Layanan ini hadir lewat aplikasi wondr by BNI dengan tagline #SiapJadiGlobal.

Produk tersebut dipaparkan dalam acara Media Ghatering di Probolinggo, Kamis, 05 November 2026. Anastasia Vita Fitria, selaku pemateri, menjelaskan bahwa wondr multicurrency mencakup 12 valuta asing, yakni USD, SGD, JPY, EUR, AUD, HKD, CNY, GBP, SAR, THB, KRW, dan MYR.

Nasabah dapat mengisi saldo valas (top up) kapan saja selama 24 jam melalui aplikasi wondr dengan kurs kompetitif dan real time. Pembukaan rekening bisa dilakukan oleh nasabah baru (NTB) maupun nasabah lama (ETB), cukup lewat aplikasi.

Keunggulan utamanya ada pada satu kartu debit yang berlaku di 32 negara. Saat bertransaksi, kartu otomatis mendebet saldo valas sesuai mata uang negara tujuan. Jangkauannya meliputi Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Thailand, Arab Saudi, Australia, Tiongkok, Hong Kong, Britania Raya, Swiss, hingga sejumlah negara di Eropa. Kartu dilengkapi chip demi keamanan transaksi di luar negeri dan dapat digunakan dengan metode tap maupun insert di mesin EDC.

Dari sisi biaya, BNI membebaskan biaya pengelolaan rekening valas dan biaya pengelolaan kartu debit. Seluruh valuta terhimpun dalam satu produk, sehingga nasabah tak perlu membuka banyak rekening. Setoran awal, baik rekening valas maupun rupiah, ditetapkan Rp0.

Baca Juga:
BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Digital Anak dengan Kendali Penuh Orang Tua

Dalam materi perbandingan, BNI menempatkan produknya lebih unggul dari sisi biaya. Bank Mandiri dan BRI masih mengenakan biaya pengelolaan yang bervariasi di tiap valas, dengan setoran awal valas berbasis USD10. BCA memang tidak memungut biaya pengelolaan, tetapi setoran awal valasnya berbasis USD5. Untuk kartu debit, bank pesaing mengenakan biaya sesuai jenis kartu, sedangkan BNI tidak memungut biaya sama sekali.

Untuk kebutuhan harian, kartu debit wondr multicurrency memiliki batas transaksi sebagai berikut:

  • Tarik tunai maksimal Rp15 juta per hari
  • Belanja di merchant Rp50 juta per hari
  • Transfer antar-BNI via ATM Rp100 juta per hari
  • Transfer ke bank lain via ATM Rp50 juta per hari

Kartu dapat dipesan melalui wondr by BNI atau kantor cabang.

Tak hanya praktis, produk ini juga memberikan imbal hasil. “Untuk rekening rupiah, suku bunga berjenjang mulai 0,00 persen (di bawah Rp1 juta) hingga 0,80 persen (di atas Rp1 miliar). Rekening USD mendapat bunga 0,10 persen untuk saldo USD100 hingga di bawah USD10.000, dan 0,25 persen di atas USD10.000. Rekening SGD berbunga 0,25 persen mulai SGD100, sedangkan valas lainnya 0 persen,” tegas Anastasia.

Baca Juga:
Groundbreaking SWRO Kabil, Citramas Investasi Rp600 Miliar untuk Perkuat Pasokan Air Batam

Proses pembukaan rekening pun ringkas. Nasabah memilih menu Buat Tabungan Baru, lalu Buka Tabungan Sekarang, memilih mata uang, dan memilih tabungan wondr multicurrency. Setelah itu, nasabah mengisi setoran awal, menyetujui ketentuan, membuat tanda tangan digital, dan memasukkan PIN wondr. (*)