BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Digital Anak dengan Kendali Penuh Orang Tua

5 November 2026 20:40 5 Nov 2026 20:40

Ponirin, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail BNI Hadirkan wondrZ, Tabungan Digital Anak dengan Kendali Penuh Orang Tua

Bank Negara Indonesia (BNI) menggelar Media Ghatering (Foto : Ponirin Mika/Ketik.co.id)

KETIK, PROBOLINGGO – Bank Negara Indonesia (BNI) menggelar Media Ghatering dengan menghadirkan media ofline maupun online yang ada dibawah koordinasi area 2 Malang di Javanine Resto. Kamis (05/11/26).

Dalam acara tersebut, Hadiyanto, Pimpinan BNI Wilayah Malang BNI menjelaskan berkait dengan wondrZ, produk tabungan untuk nasabah berusia di bawah 17 tahun yang dilengkapi kemampuan transaksi digital melalui aplikasi wondr by BNI.

"Produk ini dirancang sebagai langkah pertama anak belajar keuangan dengan pendampingan dan kendali orang tua," katanya.

Ia menegaskan bahwa anak dapat menggunakan aplikasi wondr di ponselnya sendiri mulai usia 12 tahun, dengan syarat akunnya terhubung ke akun wondr by BNI milik orang tua. Rekening dibuka atas nama anak dan akan otomatis terkonversi menjadi Taplus Muda saat anak berusia 17 tahun.

Dari sisi orang tua, wondrZ menyediakan sejumlah fitur kendali. Orang tua dapat membuka rekening anak tanpa biaya, memantau mutasi dan transaksi kapan saja, serta memblokir atau membuka blokir akun anak jika ponselnya tertinggal atau hilang. Notifikasi setiap transaksi anak dikirim secara real time melalui email. Satu orang tua dapat memantau hingga lima rekening anak.

"Bagi anak, wondrZ memungkinkan transaksi digital seperti pembayaran QRIS, transfer, e-wallet, dan layanan lifestyle. Batas transaksi seluruhnya Rp2 juta per hari, dengan limit Rp500 ribu per transaksi. Anak juga dapat memakai fitur pre-login untuk QRIS dan e-wallet, serta mengaktifkan biometric login," imbuhnya.

selain itu, Hadiyanto mengungkapkan bahwa  transaksi nontunai fisik, wondrZ dilengkapi kartu debit berjenis GPN yang tersedia dalam dua desain, vertikal dan horizontal, bergaya generasi Zalpha. Kartu ini tidak memiliki batasan usia minimal. Limit penarikan tunai, belanja di mesin EDC, dan transfer ATM antar-BNI masing-masing Rp500 ribu per hari, sedangkan transfer ATM antarbank Rp10 juta per hari. Kartu debit dapat diperoleh di kantor cabang BNI terdekat selama persediaan masih tersedia.

Dewi Wulan saat mempresentasikan aplikasi wondrZ menjelaskan bahwa pembukaan rekening dapat dilakukan tanpa datang ke kantor cabang. Calon nasabah cukup menyiapkan Kartu Identitas Anak (KIA) atau Kartu Keluarga (KK), lalu mengunggah fotonya dari ponsel dan melengkapi data diri anak. Pembukaan rekening untuk anak yang tidak satu KK dengan orang tua dilayani di kantor cabang.

"Dari sisi biaya, pengelolaan rekening dan administrasi kartu debit gratis, dengan saldo minimum Rp0 dan setoran awal Rp100.000. Biaya penutupan rekening Rp10.000, sedangkan penggantian kartu Rp25 ribu. Suku bunga berjenjang, mulai 0,00 persen untuk saldo di bawah Rp100 ribu hingga 1,00 persen untuk saldo Rp100 juta ke atas," jelasnya dengan penuh semangat.

Selain transaksi, wondrZ membekali anak dengan asisten finansial di tab Insight aplikasi wondr. Fitur ini mencatat seluruh transaksi di kanal BNI secara otomatis dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), tanpa input manual. Rekap pemasukan dan pengeluaran beserta kategorinya dapat dilihat hingga periode tiga bulan.

Dalam pemaparan materinya, ia menerangkan BNI memiliki sasaran utama wondrZ adalah orang tua muda dan keluarga baru, keluarga mapan, serta sekolah dan komunitas. “wondrZ bukan sekadar tabungan anak, tetapi awal perjalanan finansial keluarga: orang tua memulai, anak belajar, wondrZ mendampingi,” demikian pesan yang diusung produk ini.

"BNI berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, serta merupakan peserta penjaminan LPS. Informasi lebih lanjut tersedia di bni.co.id atau BNI Call 150046," tambahnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Media Ghatering BNI Wondrz