BMKG Ungkap 3 Gelombang Atmosfer Penyebab Hujan Lebat pada Malam Natal di Jawa Timur

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Mustopa

26 Des 2024 20:29

Thumbnail BMKG Ungkap 3 Gelombang Atmosfer Penyebab Hujan Lebat pada Malam Natal di Jawa Timur
Hujan lebat yang mengguyur kota Surabaya pada Selasa sore, 24 Desember 2024 membuat beberapa jalan protokol kota Pahlawan terendam banjir. (Foto: Samsul/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) Stasiun Jaunda, Sidoarjo mencatat hujan dengan intensitas tinggi pada malam Natal tepatnya pada tanggal 24 Desember 2024 lalu.

Hujan tersebut terjadi akibat fenomena tiga gelombang atmosfer yang melintas di wilayah Jawa Timur. Ketiga gelombang atmosfer tersebut adalah Kevin, Ekuatorial dan  Rosby. 

Menurut pantauan BMKG, di wilayah Jawa Timur saat ini memang puncaknya musim hujan. Tiga gelombang atmosfer di atas mengakibatkan peningkatan pertumbuhan kolektif di wilayah Jawa Timur. 

Selain itu, didukung adanya seruakan masa udara dari Asia yang menambah peningkatan pertumbuhan awan  hujan di Jawa Timur. 

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Sidoarjo Diprediksi Berawan Hari Rabu, 15 April 2026! Cek Daerahmu Sekarang

“Intensitas hujan yang tinggi inilah menyebabkan bencana Hydrometeorologi yaitu banjir, banjir bandang, tanah longsor angin kencang, puting beliung serta hujan es," kata Siska Anggraeni, prakirawan stasiun Juanda yang dihubungi Ketik.co.id, Rabu, 25 Desember 2024. 

Seperti diketahui, gelombang Rosby bergerak dari arah timur ke barat. Gelombang Kelvin pergerakannya berlawanan arah dengan gelombang Rosby.

Kedua gelombang ini dipantulkan dari benua  dan kembali ke arah yang berlawanan. Sementara gelombang Ekuatorial bergerak ke sepanjang wilayah ekuator. Gelombang Rosby pada umumnya  bisa bertahan 10 hari di wilayah Indonesia.

Prakirawan Putri PS, PBMKG stasiun Tanjung Perak, Surabaya mencatat bahwa pada malam Natal di wilayah perairan laut Jawa bagian timur ketinggian gelombang mencapai 1,5 meter dengan kecematan angin 15 knot. 

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

“Kondisi ini berisiko keselamatan pelayaran. Misalnya, perahu nelayan dan kapal tongkang," jelas Putri.

Para nelayan maupun tongkang sudah mencatat adanya tinggi gelombang di perairan laut Jawa. Sebab, BMKG setiap lima hari memberikan informasi tinggi gelaombang di perairan laut Jawa. 

Berdasarkan prakiraan BMKG Tanjung Parak, Surabaya pada malam tahun baru Selasa, 31 Desember 2024 tinggi gelombang di perairan pulau Jawa tercatat sebagai berikut.

Perairan Masalembo, Bawean Utara, Bawean Selatan, Tuban. Peairan Lamongan, Peairan Gresik Utara, Bangkalan Utara, Sampang Utara, Sampang Selatan, Pamekasan Utara, Sumenep Utara.

Kemudian Kepulauan Sapudi Utara, Kepulauan Kangean Utara-Timur, Alur penyeberangan Barat Surabaya, Peairan Surabaya-Bangkalan, Peairan Sidoarjo.

Tinggi gelombang peairan di atas tercatat antara 0,4 hingga 1,7 meter. Apabila keberadaan awan Cumunimbus (Cb) yang luas menambah angin dan tinggi gelombang.(*)

Baca Sebelumnya

PMI Kabupaten Malang Ziarah Empat Relawan Bencana Tsunami Aceh 2004

Baca Selanjutnya

Bangunan Liar, Sampah, dan Enceng Gondok Pemicu Banjir di Sidoarjo

Tags:

hujan lebat surabaya BMKG

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar