BMKG Juanda Sebut Cuaca Ekstrem di Kota Surabaya Akibat Monsun Asia

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Mustopa

6 Jan 2025 20:19

Thumbnail BMKG Juanda Sebut Cuaca Ekstrem di Kota Surabaya Akibat Monsun Asia
Salah satu jalan protokol kota Surabaya yang tergenang banjir terdapat di Jl. Ahmad Yani. (Foto: Samsul/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Surabaya dan Jawa Timur untuk waspada sejak 2 hingga 10 Januari 2025. Pasalnya, di wilayah tersebut diprediksi terjadi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin puting beliung.

Cuaca yang diprediksi BMKG terjadi hujan lebat setelah malam tahun baru 2025 di Surabaya. Hujan deras berasal dari luar Kota Surabaya menyebabkan Sungai Brantas meluap dan mengakibatkan banjir dan genangan air melanda beberapa titik di Kota Pahlawan.

BMKG Stasiun Juanda, Sidoarjo membenarkan bahwa pada tanggal 2 hingga 10 Januari 2025 diprediksi terjadi cuaca ekstrem. Hujan lebat, angin kencang, puting beliung, dan banjir bandang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Timur. 

“Saat ini di wilayah Jatim berada pada musim penghujan. Selain itu, Monsun Asia  berada dalam posisi aktif,” kata Thariq Harul Al Rasyid, prakirawan BMKG Juanda yang dihubungi Ketik.co.id, Senin, 6 Januari 2025. 

Baca Juga:
5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba

Selain Monsun Asia, kata Thariq, pada saat musim penghujan seperti sekarang  suhu muka laut masih hangat. Hal ini mengakibatkan cukupnya suplai uap air untuk pembentukan awan penghujan di sekitar Jawa Timur.

Seperti diketahui, berdasarkan cacatan BMKG ada dua jenis angin monsun barat (Monsun Asia). Angin ini bertiup dari barat menuju timur dengan tekanan tinggi ke  Benua Australia.

Angin Monsun Asia ini melewati wilayah Indonesia setiap tahun pada periode bulan Oktober hingga April. Sedangkan angin monsun barat adalah angin yang membawa uap air. 

Hujan deras yang lebat di Surabaya tercatat di Stamar BMKG Tanjung Perak mencapai 46.3 mm. “Curah hujan yang turun di Surabaya masih tergolong dalam intensitas sedang," ujar Thariq.

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

Adanya prediksi cuaca ekstrem di Jawa Timur dan Surabaya, BMKG telah mengirim surat ke Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.  

Setelah menerima surat, Eri langsung mengirim video kepada RT dan RW se-Kota Surabaya. Isinya warga kota agar memperhatikan peringatan dari  BMKG mengenai cuaca ekstrem tersebut.(*)

Baca Sebelumnya

Hari Pertama Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Malang, 2.557 Porsi Makanan Didistribusikan

Baca Selanjutnya

Fabrizio Romano: Patrick Kluivert Jadi Juru Taktik Baru Timnas Indonesia

Tags:

Monsun Asia surabaya cuaca ekstrem

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar