Blitar Memanas! GPI Geruduk Kantor PUPR, Soroti Anggaran Mengendap dan Pembangunan Mandek

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

10 Nov 2025 14:43

Thumbnail Blitar Memanas! GPI Geruduk Kantor PUPR, Soroti Anggaran Mengendap dan Pembangunan Mandek
Jaka Prasetya bersama anggota GPI saat orasi, Senin 10 November 2025. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Suasana di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar, Senin 10 November 2025. mendadak riuh.

Ratusan massa dari Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI)turun ke jalan, meluapkan kekecewaan terhadap pemerintah daerah yang dinilai lamban membangun infrastruktur publik.

Di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian, massa membawa poster-poster sindiran tajam: “Pemerintahan Terburuk dalam Sejarah, Satu Tahun Nol % Penyerapan Anggaran Koyo Kuburan!” dan “Anggaran Mengendap, Rakyat Megap-Megap!”.

Koordinator aksi, Jaka Prasetya, yang juga Ketua LSM GPI, menuding lemahnya kinerja Dinas PUPR sebagai biang keladi stagnasi pembangunan di Kabupaten Blitar.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

“Selama satu tahun terakhir, kami tidak melihat pembangunan signifikan. Banyak jalan dibiarkan rusak, fasilitas umum terbengkalai, tapi anggaran justru mengendap tanpa realisasi nyata,” ujar Jaka dalam orasinya.

Menurut Jaka, kondisi ini bukan sekadar soal teknis, tapi cerminan lemahnya tata kelola pemerintahan. Ia menilai, Pemerintah Kabupaten Blitar gagal menggerakkan roda pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

“Kalau anggaran malah mengendap dan jadi SiLPA besar di 2026, itu bukan prestasi. Itu tanda gagalnya pemerintah menjalankan tanggung jawab publik,” tegasnya di tengah sorak dukungan massa.

Lebih lanjut, GPI menagih janji lama yang pernah dilontarkan pemerintah daerah untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur hingga akhir 2025. Namun, menurut mereka, janji itu tinggal retorika tanpa hasil konkret.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

“Janji-janji tinggal di atas kertas. Rakyat menunggu bukti, bukan rencana manis di rapat-rapat,” sindir Jaka.

Usai menyampaikan orasi di depan Kantor PUPR, massa GPI bergerak ke Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, lalu melanjutkan ke Kantor DPRD Kabupaten Blitar.

Mereka mendesak penjelasan langsung dari pejabat eksekutif maupun legislatif terkait lambatnya realisasi proyek dan rendahnya serapan anggaran.

Dalam pernyataan sikap tertulis yang dibacakan di depan gerbang kantor bupati, GPI menuntut tiga hal utama:

1. Transparansi penggunaan dan serapan anggaran di Dinas PUPR.

2. Percepatan pelaksanaan proyek infrastruktur prioritas tahun 2025.

3. Evaluasi menyeluruh terhadap pejabat yang dianggap tidak mampu menjalankan amanat pembangunan.

Aksi berlangsung damai hingga siang, namun pesan moral yang disuarakan massa GPI menggema tajam: rakyat Blitar lelah menunggu janji yang tak kunjung ditepati.

“Jangan biarkan uang rakyat hanya menjadi angka di laporan keuangan. Kami ingin pembangunan yang bisa dirasakan, bukan cuma dibicarakan,” tutup Jaka sebelum massa membubarkan diri dengan tertib.(*)

Baca Sebelumnya

Urusan di Balai Kota Malang? Ini 3 Hotel Strategis, Jalan Kaki Sampai!

Baca Selanjutnya

Viral! Kepala Desa Bumirejo Jadi “Wartawan” Demi Diskon Pendaftaran Kuliah

Tags:

GPI PUPR pembangunan Blitar Kabupaten Blitar

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

9 April 2026 12:45

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar