KETIK, MALANG – Bank Indonesia (BI) Malang melakukan survei terkait Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada periode Mei 2026. Hasilnya, keyakinan konsumen di Kota Malang tercatat tetap solid di angka 134,5 selama Mei 2026.

Kepala Perwakilan BI Malang, Indra Kuspriyadi, menjelaskan bahwa kondisi tersebut menunjukkan terjaganya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi. Namun, IKK ini cenderung mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 138,8.

"Optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini tetap kuat. Kita lihat dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Mei 2026 sebesar 122,8," ujarnya, Sabtu, 23 Mei 2026. 

Indra menjelaskan, optimisme pada IKE ditopang oleh sejumlah komponen yang mayoritasnya masih berada di atas angka 100. Mulai dari indeks pembelian barang tahan lama yang tercatat sebesar 120,5, indeks penghasilan saat ini sebesar 125,5, serta indeks ketersediaan lapangan kerja sebesar 122,5.

Selain kondisi ekonomi saat ini, masyarakat juga dinilai tetap optimis terhadap kondisi ekonomi dalam 6 bulan ke depan. Ditunjukkan dalam Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Mei 2026 yang mencapai 146,2.

Baca Juga:
Komite Manajemen Talenta Dibentuk, Mutasi Jabatan Pemkot Malang Segera Dieksekusi

"Berdasarkan komponen pembentuk, IEK yang menunjukan optimisme bersumber dari seluruh komponen indeks pembentuk yang masih menunjukkan optimisme dengan nilai di atas 100. Mulai dari indeks ekspektasi penghasilan sebesar 157,0, indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja sebesar 142,5, dan indeks ekspektasi kegiatan usaha sebesar 139," ungkapnya. 

Menurut Indra, optimisme masyarakat ini selaras dengan kinerja ekonomi nasional. Terlebih lagi, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 tercatat tumbuh sebesar 5,11 persen secara year-on-year (yoy).

Meskipun terjadi dinamika eksternal, namun perekonomian Kota Malang pada Mei 2026 cenderung terjaga dan mampu bertahan. 

"Ekonomi Kota Malang pada Mei 2026 didukung oleh stabilitas harga serta berlanjutnya aktivitas ekonomi lokal. Terutama dari sektor perdagangan, jasa, pendidikan, dan pariwisata. Optimisme ini sejalan dengan kinerja ekonomi nasional yang tetap solid," pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Resmi Berdiri, UIN Malang Hadirkan Fakultas Teknik serta Ushuluddin dan Studi Islam