KETIK, JAKARTA – Aksi damai besar besaran akan digelar besok Minggu 8 November 2026 di Lapangan Hijau Komplek Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut akan berlangsung dari pagi hingga menjelang siang.

Dalam aksi bernama “Aksi Rakyat Bela Indonesia” (ARBI) diperkirakan bakal dihadiri ribuan masyarakat dari daerah Jabodetabek.  

Ketua Organizing Committee (OC) Aksi Rakyat Bela Indonesia, Bachtiar Nasir mengatakan, aksi tersebut bertujuan merespon kondisi negara yang saat ini dalam keadaan tidak baik baik saja. “Aksi ini bagian dari kegelisahan kami rakyat Indonesia melihat kondisi saat ini, ini demi menjaga keutuhan negara dan bangsa. ”ucap pria yang biasa disapa UBN dalam konferensi pers di Gedung Universitas Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu  7 November 2026.  

Selain itu , aksi besok, sambungya, tidak dikhususkan untuk satu umat beragama saja, tetapi untuk semua agama dan terbuka untuk rakyat yang peduli dengan situasi tanah air saat ini.

“Acara besok untuk semua elemen masyarakat bukan hanya islam saja, silahkan hadir ,”ucapnya

Baca Juga:
Diskusi Bareng SAJID, Menkop Usul Wartawan Punya Wadah Koperasi Jurnalis

Sementara itu, ada lima tuntutan yang akan diserukan dalam aksi besok. Salah satunya mendesak pelaksanaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) terkait surat keterangan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Selain persoalan MK dan MA, Bachtiar juga menyoroti dugaan penyadapan terhadap sejumlah tokoh yang dilakukan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Bachtiar menilai dugaan penyadapan itu sebagai persoalan serius, terlebih jika tindakan tersebut bertujuan menggulingkan pemerintahan.

“Yang kedua tegas kami katakan. Bagi saya ini adalah pengkhianatan. Terutama bukan cuma presiden urusannya ini, rupanya kami pun kena,”ucapnya

Tuntutan lainnya adalah, mengajak rakyat Indonesia bersatu membela Indonesia, melawan pengkhianat bangsa dan negara, serta melawan oligarki dan negara-negara asing yang menjadi pelindung oligarki.

Selanjutnya, tuntutan berikutnya adalah melaksanakan amanat Pasal 33 UUD 1945 secara penuh dan konsisten.

Baca Juga:
Dubes Iran Tegaskan Fatwa Larang Penggunaan Senjata Nuklir untuk Perang

Bachtiar Nasir juga mengatakan, kedepannya daerah daerah lain di Indonesia bisa membuat aksi damai serupa. Dengan tujuan untuk menjaga keutuhan NKRI. “Saya berharap masyarakat bisa membuat aksi seperti besok demi berlangsungnya tatanan negara yang aman dan kuat dan bermartabat,”ucapnya.

Selain UBN, hadir dalam konprensi pers itu, Ketua MUI Bidang Ukhuwah Zaitun Rasmin, Pimpinan Pusat Syarikat Islam yang juga Menteri Koperasi Ferry Juliantono serta tokoh tokoh lainnya. ( * )