Berulang, Menu MBG di Jombang Dinilai Tak Layak Konsumsi

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Rahmat Rifadin

11 Des 2025 09:14

Thumbnail Berulang, Menu MBG di Jombang Dinilai Tak Layak Konsumsi
Menu MBG yang dinilai tidak layak di Peterongan. (Foto: dok. wali murid for Ketik.com)

KETIK, JOMBANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jombang kembali menjadi sorotan. Sejumlah wali murid di Desa Kebontemu, Kecamatan Peterongan, mengeluhkan kualitas menu yang diterima anak-anak di sekolah karena dinilai tidak layak konsumsi dan jauh dari standar gizi.

RE, salah satu wali murid, mengatakan bahwa selama sepekan terakhir menu yang diterima dua anaknya—masing-masing bersekolah di MI Masyhariyah dan SDN Kebontemu—justru semakin memprihatinkan.

“Dari seminggu ini menunya tidak sesuai standar gizi. Ada buah busuk seperti salak dan mangga, bahkan tahu baksonya ada yang belum matang,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Menurutnya, para wali murid telah mencoba menyampaikan keluhan melalui akun resmi penyedia layanan MBG yang diduga dikelola SPPG Kebontemu Peterongan. Namun, alih-alih mendapatkan tanggapan, kolom komentar pada akun tersebut justru ditutup dan kemudian diprivat.

Baca Juga:
Banyak Pejabat Kena OTT, KPK Turun ke Jombang

Foto Menu MBG yang dinilai tidak layak di Peterongan. (Istimewa/walimurid)Menu MBG yang dinilai tidak layak di Peterongan. (Foto: Istimewa/walimurid)

“Kami sudah mengadukan menu yang tidak layak itu, tetapi komentar malah ditutup. Kami jadi tidak punya ruang untuk menyampaikan masukan,” katanya.

Menu Memburuk Setelah Teguran Sekolah

RE menuturkan, pihak sekolah sebenarnya sudah pernah memberikan teguran kepada SPPG usai ditemukannya menu mi basi beberapa waktu lalu. Namun evaluasi yang dijanjikan belum terlihat hasilnya.

Baca Juga:
SPPG Gaprang Blitar Mulai Beroperasi, Sasar 1.325 Anak dalam Program Makan Bergizi Gratis

“Seharusnya setelah ditegur itu ada perbaikan. Tapi minggu ini malah makin tidak layak. Makanan harus matang, buah tidak boleh busuk, karena ini dikonsumsi anak-anak,” tegasnya.

Keluhan serupa juga datang dari sekolah lain. MI Masyhariyah menerima salak busuk dan tahu bakso mentah. SDN Kebontemu mendapatkan mangga busuk, sementara PAUD Masyhariyah juga menerima menu serupa.

“Untungnya belum ada siswa yang sakit setelah menerima makanan itu,” ujar RE.

Foto Menu MBG yang dinilai tidak layak di Peterongan. (Istimewa/walimurid)Menu MBG yang dinilai tidak layak di Peterongan. (Istimewa/walimurid)

Bambang, salah satu guru SDN Kebontemu, membenarkan adanya persoalan kualitas menu MBG dalam beberapa hari terakhir.

“Memang ada menu yang kurang layak. Kemarin salaknya busuk, hari ini ada mangga berbelatung,” jelasnya.

Ia mengatakan pihak sekolah telah berulang kali menyampaikan protes dan bahkan mendatangi SPPG untuk meminta perbaikan. Namun hingga dua hari terakhir, kualitas menu MBG masih dikeluhkan.

“Kami ingin layanan dibenahi. Kalau kondisinya tidak layak, anak-anak juga tidak akan makan,” katanya.

Keluhan Berulang dari Berbagai Sekolah

Ini bukan pertama kalinya kualitas MBG di Jombang dikeluhkan. Pada September lalu, sejumlah SMP Negeri juga melaporkan makanan basi, buah busuk, hingga distribusi yang molor berjam-jam. Beberapa sekolah bahkan melaporkan siswa tidak mendapatkan jatah makan karena keterlambatan pengiriman.

Setelah kasus tersebut mencuat, distribusi sempat terhenti sementara sebelum akhirnya kembali berjalan.

Hingga berita ini diterbitkan, perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas di wilayah tersebut belum memberikan respons terhadap permintaan konfirmasi jurnalis. Pesan singkat dan panggilan telepon kepada pihak terkait juga belum mendapat tanggapan. (*)

Baca Sebelumnya

Kwarcab Pramuka Situbondo, Raih Penghargaan Kategori Tata Kelola Organisasi dan Hukum

Baca Selanjutnya

Toko Oleh-Oleh Brawijaya, Sukses Jadi Pusat Oleh-Oleh Terbesar Kota Batu Berkat Pie Susu yang Bikin Nagih!

Tags:

Makan gratis MBG SPPG berita jombang menu mbg tidak layak

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

105 SD Jombang Diusulkan Revitalisasi 2026, Berikut Kriteria Sekolah Penerima

17 April 2026 12:20

105 SD Jombang Diusulkan Revitalisasi 2026, Berikut Kriteria Sekolah Penerima

Banyak Pejabat Kena OTT, KPK Turun ke Jombang

17 April 2026 11:28

Banyak Pejabat Kena OTT, KPK Turun ke Jombang

Pemkab Jombang Dituding Tebang Pilih, PKL Ditertibkan tapi Toko Modern Pelanggar Perda Dibiarkan

16 April 2026 11:51

Pemkab Jombang Dituding Tebang Pilih, PKL Ditertibkan tapi Toko Modern Pelanggar Perda Dibiarkan

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda