Berkaca dari OTT tentang Jual-Beli Jabatan di Ponorogo, Ini Peringatan dari Bupati Sidoarjo Subandi

Editor: Fathur Roziq

10 Nov 2025 10:37

Headline

Thumbnail Berkaca dari OTT tentang Jual-Beli Jabatan di Ponorogo, Ini Peringatan dari Bupati Sidoarjo Subandi
Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan penghargaan Satyalancana Karya Satya pengabdian 20 tahun kepada Sunarno dari Bagian Protokol dan Dokumentasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Sidoarjo di gedung MPP Sidoarjo pada Senin (10 November 2025). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

KETIK, SIDOARJO – Kebiasaan melakukan ”jual-beli” jabatan saat mutasi pejabat tidak boleh lagi terjadi di Pemkab Sidoarjo. Belajar dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kabupaten Ponorogo, Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan lagi komitmennya untuk meniadakan praktik-praktik yang mencoreng profesionalisme dalam penataan birokrasi tersebut.

”Saya pesankan lagi. Jaga profesionalisme ASN. Selama saya menjabat, tidak boleh ada lagi jual-beli jabatan,” tegas Bupati Subandi sebelum memberikan penghargaan Satya Lancana Karya Satya kepada ratusan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sidoarjo di gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo pada Senin (10 November 2025).

Wakil Bupati Sidoarjo periode (2021-2025) tersebut memastikan dirinya selalu memantau dengan cermat proses mutasi. Ada petugas-petugas khusus yang ditugasi untuk menjalankan ”fungsi intelijen” selama proses mutasi.

”Tugas saya hari ini sebagai bupati adalah menata Sidoarjo,” tandasnya kepada ratusan penerima Satyalancana Karya Satya.

Baca Juga:
Anggota DPRD Sidoarjo Siap Bantu Pokir untuk SDN Sidokepung, Dinas Pendidikan Perbaiki 54 Sekolah Rp 47 M

Belajar dari peristiwa di Kabupaten Ponorogo, Bupati Subandi mengingatkan bahwa sehebat apa pun manusia, jika melakukan hal-hal yang melanggar, tinggal menunggu waktu saja. Tidak mungkin bisa berkelit ke mana pun.

Bupati Subandi menyatakan sangat ingin dan berharap para ASN di Pemkab Sidoarjo tetap memiliki harkat dan martabat yang tinggi. Kinerjanya dihormati. Jangan sampai citra sebagai ASN yang begitu dihormati mendadak hancur karena terkena tindakan aparat penegak hukum (APH).

”Tidak hanya itu. Di mata keluarga, kita sendiri akan malu. Karena kita semua adalah teladan dalam keluarga,” tuturnya di hadapan para pejabat eselon II dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo.  

Proses mutasi di Kabupaten Sidoarjo berjalan sesuai aturan. Berdasar merit system dan manajemen talenta. Tim Penilai Kinerja (TPK) membahas dan mengusulkan nama-nama yang akan dimutasi. Bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian (PPK) menerima dan memproses hasil kerja TPK itu sesuai aturan yang ada.

Baca Juga:
Plafon SDN Sidokepung Ambrol, Bupati Subandi: Segera Perbaiki, Bisa Dibangun 2 Lantai Tahun 2027

Rekam jejak masing-masing pejabat dilihat. Kapasitas dan keahlian mereka pun akan betul-betul diperhatikan. Mereka juga akan ditempatkan sesuai dengan rekam jejak dan keahlian masing-masing.

”Jadi tidak lagi karena bupati senang siapa atau tidak senang siapa,” ungkapnya.

Bupati Subandi pun berpesan agar para pejabat dan pegawai Pemkab Sidoarjo selalu mensyukuri apa yang didapatkan saat ini. Tugas pimpinan daerah, termasuk sekretaris daerah, adalah memikirkan pendapatan ASN. Termasuk, memperhatikan nasib para pegawai tidak tetap.

”Saya pesan sekali lagi. Mulai hari ini mari belajar lagi untuk memiliki rasa syukur yang tinggi,” tambahnya.

Rasa syukur tinggi itu diharapkan membawa ASN untuk bekerja secara prima dalam melayani masyarakat. Lebih-lebih  para ASN yang memperoleh penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Prabowo. Baik yang telah mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun, maupun 30 tahun. Terutama, yang sudah 30 tahun. Penghargaan itu wajib dijaga. 

”Mudah-mudahan ASN yang hari ini dapat penghargaan bisa mengabdi sampai terakhir dengan husnul khotimah,” doa Bupati Subandi. (*)

Baca Sebelumnya

Pahlawan Teladanku: Siswa SLBN Bumiaji Ikuti Upacara Hari Pahlawan dengan Penuh Semangat

Baca Selanjutnya

Pimpin Upacara Hari Pahlawan, Camat Comal Bacakan Amanat Mensos

Tags:

Bupati Sidoarjo Bupati Subandi Mutasi Pejabat Larangan Jual Beli Jabatan Pemkab Sidoarjo ASN Sidoarjo

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Anggota DPRD Sidoarjo Siap Bantu Pokir untuk SDN Sidokepung, Dinas Pendidikan Perbaiki 54 Sekolah Rp 47 M

18 April 2026 17:44

Anggota DPRD Sidoarjo Siap Bantu Pokir untuk SDN Sidokepung, Dinas Pendidikan Perbaiki 54 Sekolah Rp 47 M

Plafon SDN Sidokepung Ambrol, Bupati Subandi: Segera Perbaiki, Bisa Dibangun 2 Lantai Tahun 2027

18 April 2026 14:34

Plafon SDN Sidokepung Ambrol, Bupati Subandi: Segera Perbaiki, Bisa Dibangun 2 Lantai Tahun 2027

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

16 April 2026 12:01

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

16 April 2026 09:55

Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda