Berani Jatuh Cinta Meski Berisiko? Ini Cerita di Balik Film Five Feet Apart

Jurnalis: Muhammad Dzikrullah Akbar
Editor: Rahmat Rifadin

14 Apr 2026 02:10

Thumbnail Berani Jatuh Cinta Meski Berisiko? Ini Cerita di Balik Film Five Feet Apart
Cole Sprouse sebagai Will Newman tampak memegang tongkat, sementara Haley Lu Richardson sebagai Stella Grant berjalan di sampingnya. Keduanya harus menjaga jarak dan tidak boleh bersentuhan karena mengidap Cystic Fibrosis pada Film Five Feet Apart. (Foto: Pinterest)

KETIK, SURABAYA – style="margin-right:19px">Film romantis remaja Five Feet Apart hadir sebagai kisah yang menyentuh sekaligus menguras emosi.

Dibintangi oleh Haley Lu Richardson dan Cole Sprouse, film ini mengangkat tema cinta yang tidak biasa, ketika dua insan harus saling menjaga jarak demi bertahan hidup.

Five Feet Apart menceritakan kehidupan Stella Grant, seorang remaja yang hidup dengan Cystic Fibrosis, penyakit genetik yang menyerang paru-paru. Dalam kesehariannya, Stella sangat disiplin menjaga kesehatan dan menjalani pengobatan.

Pertemuannya dengan Will Newman, pasien dengan kondisi serupa namun berkepribadian lebih bebas, menjadi titik awal kisah yang mengubah hidupnya. Keduanya saling jatuh cinta, tetapi ada satu aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar: mereka harus menjaga jarak aman agar tidak saling menularkan infeksi berbahaya.

Baca Juga:
Baper Maksimal! 5 Film Rom-Com Wajib Tonton untuk Para Hopeless Romantic

Di tengah keterbatasan tersebut, Stella dan Will berusaha mendefinisikan arti kedekatan, bahkan ketika sentuhan menjadi hal yang mustahil.

Secara keseluruhan, Five Feet Apart berhasil menghadirkan drama romantis yang kuat secara emosional. Alur cerita dibangun dengan pendekatan yang sederhana, namun efektif dalam menyampaikan konflik batin para tokohnya.

Chemistry antara Haley Lu Richardson dan Cole Sprouse terasa natural dan tidak berlebihan. Interaksi keduanya mampu menghidupkan dinamika hubungan yang rapuh, namun penuh makna.

Dari segi konsep, film ini menawarkan premis yang cukup unik. Gagasan tentang cinta yang dibatasi oleh jarak fisik memberikan sudut pandang berbeda dibandingkan film romantis pada umumnya. Penonton diajak memahami bahwa kedekatan emosional tidak selalu harus diwujudkan melalui sentuhan.

Namun demikian, film ini tidak sepenuhnya lepas dari kekurangan. Beberapa bagian cerita terasa klise dan mudah ditebak, terutama bagi penonton yang sudah akrab dengan genre drama romantis remaja.

Selain itu, tempo cerita di pertengahan film cenderung melambat, sehingga sedikit mengurangi intensitas emosi yang telah dibangun di awal.

Di balik kisah cintanya, Five Feet Apart menyampaikan sejumlah pesan yang relevan dengan kehidupan, di antaranya yaitu pentingnya menghargai waktu dan kesempatan yang dimiliki, keberanian dalam menghadapi risiko demi kebahagiaan, dam juga proses menerima kenyataan, termasuk kehilangan.

Film ini juga mengingatkan bahwa tidak semua cinta harus memiliki akhir yang sempurna untuk tetap bermakna.

Sebagai film romantis, Five Feet Apart mampu memberikan pengalaman menonton yang emosional dan reflektif. Meskipun mengandung beberapa elemen klise, kekuatan cerita dan penampilan para aktor membuat film ini tetap layak untuk ditonton. (*)

Baca Sebelumnya

Kunjungan Wisata Banyuwangi 2025 Melejit, Tapi Retribusi PAD Hanya Tercapai 31 Persen

Baca Selanjutnya

Eksepsi Mentah, Sidang Kasus Kredit BRI Rp92 Miliar Berlanjut ke Fakta Persidangan

Tags:

FIve Feet Apart Jatuh CInta Film Remaja review film film romantis

Berita lainnya oleh Muhammad Dzikrullah Akbar

Puluhan Wartawan Antusias Ikuti Workshop Laws of The Game yang Digelar PSSI di Unesa

19 April 2026 15:07

Puluhan Wartawan Antusias Ikuti Workshop Laws of The Game yang Digelar PSSI di Unesa

Kebakaran di Pabrik Margomulyo Surabaya, Puluhan Armada hingga Robot Pemadam Dikerahkan

17 April 2026 14:32

Kebakaran di Pabrik Margomulyo Surabaya, Puluhan Armada hingga Robot Pemadam Dikerahkan

Puncak HPN 2026 PWI Jatim! Cak Munir Luncurkan Buku Biografi, 24 Tokoh Raih Penghargaan

17 April 2026 10:34

Puncak HPN 2026 PWI Jatim! Cak Munir Luncurkan Buku Biografi, 24 Tokoh Raih Penghargaan

Dramatis! Real Madrid Tersingkir Usai Kartu Merah Camavinga, Bayern Munchen Lolos ke Semifinal

16 April 2026 12:09

Dramatis! Real Madrid Tersingkir Usai Kartu Merah Camavinga, Bayern Munchen Lolos ke Semifinal

Mengenal Arek Suroboyo Muhammad Alif Alfarisi Ma’ruf, Baru Kelas 12 Sudah Punya Bisnis Minuman “Livv of Matcha”

16 April 2026 03:05

Mengenal Arek Suroboyo Muhammad Alif Alfarisi Ma’ruf, Baru Kelas 12 Sudah Punya Bisnis Minuman “Livv of Matcha”

Penemuan Jenazah di Rusun Gunung Sari Surabaya, Tim Call 112 Evakuasi dari Lantai 4

15 April 2026 13:48

Penemuan Jenazah di Rusun Gunung Sari Surabaya, Tim Call 112 Evakuasi dari Lantai 4

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend