Batu Bata Kuno Ditemukan di Kabupaten Malang, Diduga Struktur Candi Era Mpu Sindok

Jurnalis: Gumilang
Editor: Mustopa

10 Jun 2025 22:57

Thumbnail Batu Bata Kuno Ditemukan di Kabupaten Malang, Diduga Struktur Candi Era Mpu Sindok
PPBI dan warga saat membersihkan batu bata kuno diduga struktur candi era Mpu Sindok yang ditemukan di Desa Landungsari Kabupaten Malang. (Foto: Binar Gumilang/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Warga Desa Landungsari, Kecamatan Dau,. Kabupaten Malang, digegerkan dengan penemuan batu bata kuno, Sabtu, 8 Juni 2025. Diduga batu bata kuno tersebut merupakan struktur candi peninggalan era Mpu Sindok.

Struktur diduga candi tersebut ditemukan Pelestari Purbakala dan Budaya Indonesia (PPBI) Kota Malang bersama warga. Awal mula susunan batu bata kuno ditemukan, diketahui karena warga dan PPBI terperosok di area tersebut. 

Anggota PPBI Kota Malang, Aulia Akbar menjelaskan, jika tempat tersebut sejak dahulu sudah banyak temuan seperti gerabah dan juga batu bata kuno. 

"Memang disini dulu banyak sekali ditemukan batu bata lama hingga batuan andesit sebelum ditemukannya struktur bangunan mirip candi," terang Aulia, Selasa, 9 Juni 2025.

Baca Juga:
Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

Saat itu, dirinya dan sejumlah warga terperosok di area tersebut, saat akan naik warga kaki warga tertahan batu bata kuno berukuran cukup besar. Letaknya berada tepat di atas pohon nangka dan dekat dengan aliran Sungai Metro.

"Jadi awalnya kami bersih-bersih di area sini lalu terperosok disekitar sini, lalu kita mendirikan tenda disini. Saat akan menancapkan tiang tenda kok ada yang mengganjal dibawah akhirnya  karena penasaran dan menemukan batu bata lama mirip bangunan candi," ungkapnya.

Pihaknya kemudian melanjutkan penggalian, pencarian sekaligus pemberian bersama warga serta perangkat desa, Minggu, 8 Juni 2025. Saat dilakukan kegiatan tersebut, ternyata ada bangunan seperti candi. 

Dirinya menuturkan jika pihaknya tidak berani membersihkan semuanya dan menunggu dari pihak terkait. 

Baca Juga:
Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

"Kami tidak berani, kita sudah lapor ke pihak terkait, karena PPBI hanya merawat dan mengamankan serta membersihkan," terangnya. 

Pihaknya menambahkan selain batu bata juga ditemukan batuan andesit di sekitar lokasi. Sedangkan tanah ditemukan batu bata kuno tersebut adalah milik desa.

"Juga ditemukan batuan andesit di sekitar sini, ada di dekat aliran air pertanian milik warga, lalu dipindahkan disini," ucapnya.

Yayak sapaan akrabnya menduga jika temuan batu bata itu masuk situs Wurandungan. Hal tersebut sesuai literasi yang dibaca dan dipelajarinya.

"Kami menduga ini masih masuk prasasti Wurandungan. Saat era Medang seperti di Nganjuk menurut literasi kami. Jadi di sini tempat bangunan utama untuk menata sebuah wilayah seperti Ngawonggo, Walandit, Palawijen bermusyawarahnya di sini," terangnya.

Sebagai informasi, usai penemuan batu bata kuno yang diduga merupakan struktur organisasi era peninggalan Mpu Sindok ini mulai didatangi warga yang penasaran dan juga melakukan ritual.

Sedangkan area ditemukannya batu bata kuno diduga struktur candi era Mpu Sindok ini sudah terpasang tenda dan dipasang pagar bambu di sekitarnya untuk mengamankan situs tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Bejat! Jual Anak di Bawah Umur Dijadikan Pekerja Seks, 2 Orang Ini Ditangkap Polres Madiun Kota

Baca Selanjutnya

Gempa Magnitudo 4,3 di Tuban Terjadi Akibat Pertemuan Lempeng

Tags:

Batu Bata Kuno candi Mpu Sindok Desa Landungsari Kabupaten Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

11 April 2026 09:26

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

11 April 2026 01:56

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK

11 April 2026 01:19

Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar