Bantengan Mberot Warnai Peringatan Hari Buruh di Kota Malang, Sistem Outsourcing Jadi Sorotan

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Naufal Ardiansyah

1 Mei 2024 06:38

Thumbnail Bantengan Mberot Warnai Peringatan Hari Buruh di Kota Malang, Sistem Outsourcing Jadi Sorotan
Bantengan mberot warnai peringatan Hari Buruh di Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Para buruh dan mahasiswa serentak datangi halaman Balai Kota Malang untuk melakukan aksi demonstrasi peringatan Hari Buruh, Rabu (1/5/2024). Dalam peringatan tersebut, demonstran dikawal oleh aksi bantengan mberot yang merupakan kesenian asli Jawa Timur itu. 

Para buruh menyampaikan keresahannya terhadap sistem outsourcing yang diterapkan khususnya di Kota Malang. Sostem outsourcing dinilai sebagi bentuk modern slavery atau perbudakan modern yang hanya menguntungkan pengusaha. 

"Realita di Malang sangat buruk karena sampai hari ini sistem outsourcing berdampak besar. Ini ditopang oleh negara dalam hal ini Disnaker Hubungan Industrial. Merekalah palang pintu para pengusaha outsourcing untuk bisa masuk sini," ujar Misdi selaku Koordinator Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) Wilayah Malang Raya. 

Menurut Misdi Dinas Tenaga Kerja harus lebih selektif dalam memberikan izin bagi perusahaan outsourcing untuk masuk ke Kota Malang. Terlebih peningkatan pekerja kontrak tidak diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan buruh dan pekerja. 

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

"Seharusnya Disnaker selektif, sebelum ada outsourcing mendaftar harus ada sejauh mana kajiannya. Sekarang tidak, pokoknya kasih izin saja. Sehingga ini yang terjadi di Kota Malang dan umumnya di Indonesia. Perkembangan outsourcing semakin pesat tapi kesejahteraan semakin buruk," lanjutnya. 

Peringatan Hari Buruh Tahun ini, para demonstran kembali meminta pemerintah untuk mencabut Undang-undang Cipta Kerja dan turunannya yang dinilai merugikan para pekerja. 

"Peringatan Hari Buruh tahun ini kita tetap pada tuntutan awal yaitu cabut UU Ciptaker yang diterbitkan oleh pemerintahan Jokowi. Di mana undang-undang ini produk terburuk di Indonesia daripada sebelumnya," lanjutnya. 

UU Ciptaker yang disahkan dinilai menjadi pintu masuk untuk melanggengkan penindasan kepada buruh dan pekerja. Peringatan Hari Buruh tahun ini juga disimbolkan sebagai kekecewaan para buruh kepada negara. 

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

"Dari tahun ke tahun, pelanggaran semakin masif dilakukan oleh pengusaha yang ditopang oleh perangkat negara. Banyak kasus pelanggaran normatif yang sepatutnya tidak dilanggar, tapi semua telah dilakukan oleh para pengusaha," tegasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Peringati Hari Buruh Internasional, DPC Sarbumusi Situbondo Gelar Demo

Baca Selanjutnya

Kapolres Situbondo Bagikan Air Mineral saat Aksi Damai Buruh

Tags:

Bantengan Mberot Hari Buruh 2024 May Day Hari Buruh Buruh Kota Malang Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar