Bandara Perintis Pacitan: Bappedalitbang Tunggu Kepastian RPJMN

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

16 Des 2024 17:18

Thumbnail Bandara Perintis Pacitan: Bappedalitbang Tunggu Kepastian RPJMN
Ilustrasi warga Pacitan yang berpose semringah di Bandara usai mendarat dengan selamat. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Rencana pembangunan Bandara Perintis di Kabupaten Pacitan hingga saat ini masih abu-abu. 

Pasalnya, program strategis nasional oleh Presiden Prabowo, serta dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang menjadi acuan kebijakan pembangunan pemerintah pusat belum rilis.

"Sampai dengan saat ini kita belum berproses, karena kita belum tahu program strategis Presiden Prabowo ini apa saja. Kita masih menunggu dokumen RPJMN-nya seperti apa," ujar Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Pacitan, Chusnul Fauzi, Senin, 16 Desember 2024.

Menurut Chusnul, meski isu mengenai pembangunan bandara di Pacitan sudah lama beredar, hingga kini belum ada informasi terbaru mengenai status proyek tersebut.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Chusnul juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan kementerian terkait lainnya.

"Rencananya kita segera koordinasikan dengan Bappenas dulu, setelah itu baru ke kementerian terkait. Nantinya kita yang mengkoordinasikan teknis di Pacitan dengan kebijakan pusat," imbuhnya kepada Ketik.co.id

Meski begitu, Chusnul tetap optimis bahwa Pacitan, yang kini mendapatkan afirmasi sebagai daerah yang akan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah pusat, bisa menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan infrastruktur. 

"Harapannya tentu Pacitan karena mendapatkan afirmasi, ya akan mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat, tentunya karena ini menjadi kewenangannya pemerintah pusat. Semoga nanti Pacitan menjadi prioritas, walaupun kita juga belum tahu RPJMN-nya seperti apa," harapnya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Diketahui, ihwal pembangunan Bandara Perintis, Pemkab Pacitan telah memasukkan kawasan pembangunan bandara dalam Rencana Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2023-2043.

Meskipun lokasi detailnya masih dirahasiakan, ada lima usulan lokasi untuk pembangunan. Tersebar di Kecamatan Pacitan dan Pringkuku, dengan lahan seluas 50 hingga 70 hektare yang telah disiapkan.

Studi kelayakan (feasibility study) untuk proyek ini juga telah dilakukan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, dan hasilnya sudah diserahkan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub), yang juga melakukan peninjauan lokasi.

Pemkab telah menganggarkan tahap awal pembangunan, termasuk runway sepanjang 2 kilometer, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan seperti menjauhkan lokasi bandara dari kawasan pemukiman dan daerah rawan bencana.

Koordinasi intensif dengan pihak TNI AU juga dilakukan untuk memastikan pembangunan bandara tidak mengganggu operasi Lanud Iswahjudi, yang berada di kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP).

Informasinya, jika seluruh proses berjalan lancar, pembangunan bandara dapat dimulai dalam 3 hingga 4 tahun ke depan.

"Bandara Perintis ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada sektor pariwisata dan ekonomi daerah, dengan mempermudah aksesibilitas wisatawan ke Pacitan," tutup Chusnul Fauzi. (*)

Baca Sebelumnya

Kementerian Kesehatan Buka Lowongan Petugas Kesehatan Haji 2025

Baca Selanjutnya

Dandim 0811 Tuban Kunjungi Lokasi Banjir di Parengan, Pastikan Prajurit Siaga Bantu Warga Terisolir

Tags:

pacitan Bandara Perintis Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H