Awal 2026: Wisata Beach Forest Bersholawat, Doa Bersama untuk Keselamatan Lingkungan dan Bangsa

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Fisca Tanjung

2 Jan 2026 10:03

Thumbnail Awal 2026: Wisata Beach Forest Bersholawat, Doa Bersama untuk Keselamatan Lingkungan dan Bangsa
Susana doa bersama dan shalawatan yang di pimpin oleh K.H.R. Achmad Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Kamis 1 Januari 2026 (Foto : Heru Hartanto/Ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Mengawali tahun 2026, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bondowoso bersama pengelola Wisata Alam Beach Forest menggelar Pengajian Umum, Bersholawat, dan Doa Bersama untuk keselamatan lingkungan dan bangsa, Kamis, 1 Januari 2026.

Kegiatan yang digelar di kawasan Wisata Alam Beach Forest, Jalan Pantura Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, tersebut dirangkai dengan peringatan Anniversary Beach Forest serta Haul Masyaikh Sukorejo.

Baca Juga:
Lenteng Barat Sumenep Gelar Pengajian Nuzulul Qur’an, Kiai Musleh Isi Tausiyah

Pengajian bertema “Kepedulian terhadap Alam adalah Langkah Awal Menyelamatkan Masa Depan” ini memadukan nilai keagamaan dengan pesan pelestarian lingkungan.

Pengajian umum yang menghadirkan K.H.R. Achmad Azaim Ibrahimy, Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, tersebut dihadiri Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo, Administratur Perum Perhutani KPH Bondowoso Misbakhul Munir, Ketua MUI, Ketua PCNU, tamu undangan, serta ribuan masyarakat, dan berlangsung khidmat.

Baca Juga:
Tebar Kepedulian Ramadan, MWC NU Socah Bagi Takjil dan Gelar Doa Bersama

Administratur Perum Perhutani KPH Bondowoso, Misbakhul Munir, menjelaskan kegiatan bersholawat ini menjadi wujud sinergi antara Perhutani, pengelola wisata, dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pengelolaan hutan, pengembangan wisata, penguatan nilai keagamaan, serta peningkatan ekonomi lokal.

“Kawasan hutan dan wisata alam tidak hanya bernilai ekonomi, namun juga memiliki nilai sosial, budaya, dan spiritual. Melalui doa bersama dan sholawat di awal tahun ini, kami ingin menumbuhkan dan atau membangkitkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga alam merupakan bagian dari ibadah,” kata Munir.

Sementara itu, dalam ceramahnya, K.H.R. Achmad Azaim Ibrahimy menekankan pentingnya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. “Kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari ajaran Islam yang mengedepankan prinsip rahmatan lil ‘alamin,” tutur K.H.R. Achmad Azaim Ibrahimy.

Menurutnya, kerusakan alam berawal dari kelalaian manusia. Karena itu, menjaga lingkungan hutan dan seluruh ciptaan Allah SWT menjadi tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang.

“Kerusakan lingkungan berawal dari kelalaian manusia, untuk itu mari kita bersama-sama menjaga lingkungan hidup untuk masa depan anak cucu kita. Menga seluruh ciptaan Allah SWT, termasuk lingkungan hidup merupakan tanggung jawab bersama,” imbau K.H.R. Achmad Azaim Ibrahimy mengakhiri ceramah.

Kegiatan Pengajian umum ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kelestarian alam, serta keberkahan umat di Tahun 2026. (*)

Baca Sebelumnya

Kekuatan dan Ketegasan Gubernur Koster Bisa Pertahankan Bali sebagai Pariwisata Budaya

Baca Selanjutnya

AJI: Teror ke Warga Kritis Tanda Kemunduran Demokrasi

Tags:

Awal Tahun Baru Wisata Beach Forest Situbondo Gelar Shalawat Doa bersama Pengajian umum Untuk Keselamatan Lingkungan dan Bangsa

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Cegah Banjir di Situbondo, Camat Asembagus dan Warga Kompak Bebersih Selokan

18 April 2026 23:20

Cegah Banjir di Situbondo, Camat Asembagus dan Warga Kompak Bebersih Selokan

Cegah Penyelundupan BBM hingga Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Gencar Lakukan Patroli di Pelabuhan Tradisional

18 April 2026 15:27

Cegah Penyelundupan BBM hingga Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Gencar Lakukan Patroli di Pelabuhan Tradisional

Gerakan Indonesia Asri, Pemerintah Kecamatan Asembagus Bersihkan Sampah di Aliran Sungai

17 April 2026 13:13

Gerakan Indonesia Asri, Pemerintah Kecamatan Asembagus Bersihkan Sampah di Aliran Sungai

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

15 April 2026 12:12

Sidang Perdana Kasus Solar Subsidi di Situbondo, Dua Terdakwa Terancam 9 Tahun Penjara

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend