Atasi Kekeringan di 4 Kecamatan, Perumda Tirta Kanjuruhan Manfaatkan Sumber Diyeng II

Jurnalis: Gumilang
Editor: Aziz Mahrizal

25 Agt 2025 19:17

Thumbnail Atasi Kekeringan di 4 Kecamatan, Perumda Tirta Kanjuruhan Manfaatkan Sumber Diyeng II
Perumda Tirta Kanjuruhan ketika meninjau Sumber Diyeng II. (Foto: Binar Gumilang/Ketik)

KETIK, MALANG – Perumda Tirta Kanjuruhan mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis air bersih di empat kecamatan yang rawan kekeringan di Kabupaten Malang, yaitu Pagak, Bantur, Kalipare, dan Donomulyo. Upaya ini akan memanfaatkan Sumber Diyeng II yang terletak di Desa Sukorejo, Kecamatan Gondanglegi.

Kepala Bagian Perencanaan Perumda Tirta Kanjuruhan, Hadi Wijaya, menjelaskan bahwa Sumber Diyeng II ini akan melayani total lima kecamatan, termasuk Kepanjen yang juga masuk dalam cakupan layanan.

"Untuk pemanfaatan Sumber Diyeng II ini rencananya 5 kecamatan. Jadi, Kepanjen, Pagak, Bantur, Kalipare dan Donomulyo. Dan 4 kecamatan masuk di daerah rawan kekeringan," ujarnya, Senin, 25 Agustus 2025.

Proyek yang menelan dana APBN sebesar kurang lebih Rp60 miliar ini akan mencakup pembangunan berbagai fasilitas utama, seperti bak penampung, perpompaan, jaringan distribusi utama, dan reservoir utama.

Baca Juga:
Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

Fokus awal pembangunan ini adalah memenuhi kebutuhan air bersih di Dusun Gampingan dan asrama SMA Taruna Nusantara. Debit air dari Sumber Diyeng II diperkirakan mencapai 240 liter per detik, yang berpotensi melayani sekitar 23 ribu sambungan rumah.

"Panjang jaringan pipa yang akan dipasang nanti mencapai 11 kilometer, berdiameter 20 inci dan 18 inci yang menuju rumah warga dan asrama. Dengan distribusi jangkaunya layanan yang diperkirakan masih lebih luas lagi," ungkapnya.

Dalam tahap pertama, Perumda Tirta Kanjuruhan akan memompa 60 liter air per detik ke tandon di Dusun Gampingan. Pembangunan fasilitas lainnya, seperti penangkap air (broncaptening) dan rumah jaga, juga akan dilakukan.

Perumda Tirta Kanjuruhan telah menyelesaikan seluruh perizinan dan pembebasan lahan, termasuk untuk area sumber mata air dan bak penampungan. Lahan tandon di Dusun Gampingan memiliki luas 1.200 meter persegi, sementara tandon di dekat SMA Taruna seluas 600 meter persegi.

Baca Juga:
Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Hadi menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat telah dilakukan secara intensif. Pihak Perumda juga akan menggelar sosialisasi lanjutan sebelum pembangunan dimulai untuk memastikan kelancaran proyek.

"Jadi semua perizinan sudah kita urusi, mulai pemanfaatan sempadan sungai ke Kementerian Pekerjaan Umum, Bina Marga mulai Kabupaten hingga nasional. 

Guna tetap mempertahankan keberlangsungan sumber mata air ini, Tirta Kanjuruhan akan menggelar program penghijauan untuk pertahankan debit air. 

"Termasuk konservasi, dan masyarakat akan diberi program CSR yang sesuai kebutuhan," ucap Hadi.

Proyek ini direncanakan mulai dibangun pada Oktober 2025 dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026. Pemanfaatan awal ditargetkan untuk 2.000 sambungan rumah pada tahun pertama. (*)

Baca Sebelumnya

Institut Az Zuhra Membuka Penerimaan Dosen Tetap, Berikut Ketentuannya!

Baca Selanjutnya

Ingin Koperasi Merah Putih Maju, Bupati Bandung Rekrut 31 Pendamping Profesional

Tags:

Perumda Tirta Kanjuruhan Sumber Diyeng II Gondanglegi Kabupaten Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

11 April 2026 09:26

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

11 April 2026 01:56

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK

11 April 2026 01:19

Dulu PDIP Kini Gerindra, Perjalanan Politik Bupati Tulungagung Gatut Sunu Kandas di Tangan KPK

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar