KETIK, TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (DPD APPSI) Kabupaten Tulungagung resmi memasuki kepengurusan baru periode 2026–2031. Prosesi Musyawarah Daerah (Musda) yang dirangkaikan dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus berlangsung khidmat di halaman rumah Kepala Desa Tamban, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Minggu siang, 24 Mei 2026.
Dalam agenda tersebut, Yuwana Novitasari resmi dilantik sebagai Ketua DPD APPSI Kabupaten Tulungagung untuk lima tahun mendatang.
Kegiatan itu turut dihadiri jajaran pimpinan APPSI dari tingkat pusat hingga wilayah. Hadir dalam acara tersebut Ketua Harian DPP APPSI Don Muzakir, Achmad Zaini bersama pengurus pusat lainnya, serta Ketua DPW APPSI Jawa Timur M. A beserta jajaran pengurus wilayah.
Selain pengurus organisasi, acara juga dihadiri perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Forkopimcam Pakel, Kepala Desa Tamban Lamidi, hingga ratusan pedagang pasar dari berbagai wilayah di Tulungagung.
Dalam sambutannya, Yuwana menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi para pedagang pasar tradisional di Kabupaten Tulungagung.
Baca Juga:
Razia Miras, Tim Gabungan Sasar Kafe dan Tempat Hiburan Malam di Tulungagung"APPSI Tulungagung berkomitmen untuk hadir dan mendampingi pedagang pasar. Kami akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya Disperindag, agar pasar tradisional di Tulungagung semakin maju, modern, namun tetap mempertahankan kearifan lokalnya," ujar Yuwana.
Ia juga memaparkan sejumlah langkah yang akan dijalankan kepengurusan baru, mulai dari revitalisasi pasar, penguatan peran pedagang, hingga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak.
Menurutnya, APPSI Tulungagung saat ini telah melakukan pemetaan terhadap 32 pasar yang tersebar di wilayah Kabupaten Tulungagung.
"Sementara ini kami sudah sudah melakukan pemetaan sebanyak 32 Pasar yang ada di kabupaten Tulungagung dengan visi misi kami yakni memberikan solusi atas berbagai dinamika yang berkembang luas di masyarakat," imbuhnya.
Baca Juga:
Temu Kangen Alumni MAN 1 Tulungagung Angkatan 2004, 22 Tahun Terpisah Kini Kembali Eratkan SilaturahmiSementara itu, Don Muzakir dalam arahannya menekankan pentingnya soliditas organisasi dalam menghadapi tantangan ekonomi dan perkembangan digitalisasi pasar.
Ia menilai APPSI harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus memperkuat eksistensi pasar tradisional di tengah perubahan pola perdagangan saat ini.
Dukungan terhadap keberadaan APPSI juga datang dari pemerintah daerah dan unsur kewilayahan. Kehadiran Disperindag serta Forkopimcam Pakel dinilai menjadi bukti bahwa APPSI merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di pasar tradisional.
Di sisi lain, Kepala Desa Tamban, Lamidi, mengaku bangga karena wilayahnya dipercaya menjadi lokasi pelantikan pengurus APPSI Tulungagung.
"Kami berharap dengan dilantiknya kepengurusan yang baru ini, dampaknya bisa langsung dirasakan oleh para pedagang, khususnya di wilayah Pakel dan umumnya di seluruh Kabupaten Tulungagung," kata Lamidi.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara pengurus pusat, pengurus wilayah, pengurus daerah, serta para pedagang pasar yang hadir. Momen tersebut sekaligus menandai semangat baru penguatan pasar tradisional di Kabupaten Tulungagung. (*)