Pemkab Tulungagung Prioritaskan Perbaikan Jalan Rejosari Kalidawir yang Terdampak JLS, Targetkan Mulai Awal Tahun 2027

7 Juli 2026 20:05 7 Jul 2026 20:05

Sugeng Hariyadi, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Pemkab Tulungagung Prioritaskan Perbaikan Jalan Rejosari Kalidawir yang Terdampak JLS, Targetkan Mulai Awal Tahun 2027

Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin didampingi Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Tri Hariadi memberikan keterangan kepada awak media usai audiensi di Kantor Pemkab Tulungagung, Selasa, 7 Juli 2026. (Foto: Hariya/Ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berkomitmen mempercepat pembenahan infrastruktur jalan di Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir.

Langkah konkret tersebut diambil usai digelarnya audiensi terbuka antara perwakilan masyarakat dengan jajaran pemangku kebijakan di Ruang Narawita, Kantor Pemkab Tulungagung, Selasa, 7 Juli 2026.

Pertemuan strategis tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Tri Hariadi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Bappeda, Kepala Bagian Pembangunan, serta Kepala BPKAD.

Sementara itu, dari unsur masyarakat hadir Camat Kalidawir Rusdiyanto, S.STP., M.M., Kepala Desa Rejosari, Kepala Desa Kalibatur, serta sejumlah tokoh masyarakat dari kedua desa tersebut.

Dalam audiensi tersebut, koordinator warga menyampaikan aspirasi utama mereka, yakni meminta kepastian pembangunan Jalan Sirip Rejosari–Sine yang sebelumnya diinformasikan akan dilaksanakan pada 2026.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Sekda Tri Hariadi bersama tim Dinas PUPR memberikan penjelasan secara rinci terkait progres proyek.

Pihak Pemkab menegaskan bahwa pembangunan jalan dipastikan tetap berjalan karena anggarannya telah tersedia. Namun, akibat adanya kendala teknis, rekonstruksi secara menyeluruh baru dapat direalisasikan pada awal 2027.

Sebagai langkah darurat sekaligus bentuk solusi cepat, Dinas PUPR berjanji segera melakukan penambalan pada titik-titik jalan yang berlubang dalam waktu dekat agar aktivitas warga tidak terganggu sembari menunggu proyek utama dimulai.

Ditemui awak media seusai audiensi, Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengungkapkan bahwa kondisi jalan di Desa Rejosari memang menjadi perhatian khusus. Pasalnya, jalur tersebut berdampak langsung terhadap proyek strategis nasional, yakni Jalur Lintas Selatan (JLS).

Baharudin mengakui bahwa penanganan jalur tersebut memerlukan perencanaan yang matang mengingat bentang jalan yang harus diperbaiki tergolong sangat panjang.

"Karena jalur pembangunan jalan Rejosari ini sangat panjang, maka prosesnya pun membutuhkan waktu. Namun, dalam audiensi tadi sudah kami jelaskan seluruh tahapannya, dan alhamdulillah warga bisa menerima dengan baik," ujar Ahmad Baharudin.

Terkait pembiayaan, Baharudin menegaskan bahwa Pemkab Tulungagung tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemkab juga bergerak cepat melobi pemerintah pusat hingga akhirnya berhasil memperoleh dukungan dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Untuk anggaran, kami tidak hanya mengandalkan APBD, tetapi juga mendapatkan dukungan penuh dari DAK," tambahnya.

Ia memastikan bahwa tahap awal proses perbaikan dan persiapan pembangunan jalan akan mulai dilakukan tahun ini. Mengingat skala proyek yang besar, pengerjaannya akan dilaksanakan secara bertahap dan diproyeksikan berlanjut hingga tahun anggaran berikutnya.

Di akhir wawancara, Plt. Bupati menekankan pentingnya komunikasi yang intensif agar masyarakat memahami regulasi dan tahapan birokrasi yang harus dilalui.

"Komitmen kami adalah terus melakukan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat. Jika semua pihak sudah saling memahami dan mematuhi aturan yang ada, kami optimistis seluruh perencanaan ini akan berjalan dengan lancar dan baik," pungkasnya.

Tombol Google News

Tags:

Pemkab Tulungagung Plt.bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Rejosari kalidawir JLS Jls Tulungagung