Antisipasi Banjir, 3 Pilar Bersinergi Bersihkan Sampah Nyangkut di Sungai Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

19 Apr 2024 07:36

Thumbnail Antisipasi Banjir, 3 Pilar Bersinergi Bersihkan Sampah Nyangkut di Sungai Pacitan
Proses bebersih aliran Sungai Jelok di Dam Sukoharjo yang sempat tersendat sampah, Jumat (19/4/2024). (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Sejak beberapa tahun belakangan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur tergolong aman dari bencana banjir.

Terakhir, daerah yang Berjuluk kota Seribu Satu Gua ini terdampak banjir besar pada 2017 lalu, terutama di wilayah-wilayah yang berdekatan dengan aliran sungai.

Terlepas dari intensitas hujan yang tidak begitu tinggi, namun upaya mitigasi pengurangan risiko banjir tetap menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat dan berbagai pihak.

Kekompakan dan saling bekerja sama mengantisipasi bencana banjir terus digalakkan. Tak lain bertujuan untuk menjaga kebersihan sungai dan mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Seperti halnya kali ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Sukoharjo, Kecamatan Pacitan, bersama dengan Operasi dan Pemeliharaan Wilayah 3 (OP3) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo Wilayah Pacitan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pacitan bahu membahu membersihkan aliran Sungai Jelok di Dam Sukoharjo, Jumat (19/4/2024) pagi.

Pasalnya terdapat sampah sangkrah pasca banjir yang menyangkut di area dam.

Shololikin, Kepala Desa Sukoharjo, mengatakan bahwa sampah-sampah yang menyangkut di aliran sungai dapat dibersihkan dengan kegiatan ini.

"Kegiatan bersih-bersih sungai di Dam Sukoharjo ini bertujuan untuk membersihkan aliran sungai, sehingga sampah-sampah yang menyangkut di aliran sungai ini bisa kita bersihkan," jelas Shololikin kepada Ketik.co.id

Baca Juga:
Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Shololikin juga mengungkapkan rasa senangnya atas bantuan tenaga yang diberikan oleh OP3 BBWS Bengawan Solo Wilayah Pacitan dan Dinas PUPR Pacitan.

"Alhamdulillah, tujuan baik ini banyak mendapatkan dukungan dan sumbangan baik berupa pikiran dan tenaga, dan semua kegiatan berjalan lancar. Karena tujuan kami adalah untuk kepentingan bersama," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Pacitan, Yudo Tri Kuncoro, menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung dan berterima kasih atas tindakan Pemdes Sukoharjo dan OP3 BBWS Bengawan Solo Wilayah Pacitan dalam membersihkan aliran Sungai Jelok di Dam Sukoharjo.

"Ini merupakan inisiatif Pemdes Sukoharjo yang berkolaborasi dengan BBWS Bengawan Solo Wilayah Pacitan. Kami di PUPR yang mendengar informasi tersebut juga langsung ikut terjun ke lapangan, berbaur dan bersinergi untuk kebersihan sungai. Kami yakin dampak positif akan terlihat," terang Yudo Tri Kuncoro.

Pihaknya meyakini bahwa dengan dibersihkannya aliran sungai, lingkungan akan menjadi bersih, aman, dan nyaman.

"Aliran air tentu akan lancar, dampak lain untuk mengaliri irigasi persawahan juga akan lancar. Tidak ada sampah di sungai tentunya juga akan menambah kebersihan, keamanan, dan kenyamanan. Harapan kami, kegiatan ini bisa diikuti di wilayah lain," pungkas Yudo.

Lebih lanjut, aksi pembersihan sungai ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Pacitan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya banjir. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkab Asahan Gelar Silaturahmi dan Halalbihalal dengan PWRI Asahan

Baca Selanjutnya

Dinkes Jember Konfirmasi 7 Orang Meninggal Dunia Akibat DBD hingga April 2024

Tags:

pacitan sampah banjir

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar