Anomali! Gerakan Pangan Murah Malah Dimanfaatkan ASN Pemkab Tuban

Jurnalis: Ahmad Istihar
Editor: Naufal Ardiansyah

19 Okt 2023 14:21

Headline

Thumbnail Anomali! Gerakan Pangan Murah Malah Dimanfaatkan ASN Pemkab Tuban
Pangan Murah di halaman Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban, Jawa Timur (19/10/2023). (Foto: Istimewa /Ketik.co.id)

KETIK, TUBAN – Kegiatan Gerakan pangan murah bertempat di halaman Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dimanfaatkan oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Tuban. 

Kegiatan ketersedian bahan pokok yang bekerjasama dengan Bulog itu, seyogyanya diperuntukkan kalangan masyarakat tidak mampu. Namun nyatanya justru sebaliknya, yakni dinikmati ASN setempat.

Hal ini lantaran minimnya informasi gerakan pangan murah tersebut membuat masyarakat umum tidak tahu. Akibatnya, komoditas seperti beras, bawang merah, bawang putih, dan telur dengan harga murah atau di bawah harga pasar ini dibeli sendiri ASN Dinas DKP2P.

“Terbatasnya informasi tentang pangan murah, membuat masyarakat tidak banyak tahu serta sedikit sekali yang datang. Sehingga bahan kebutuhan pokok harga murah dengan selisih dari kisaran Rp 3.000 dari harga normal itu, akhirnya diborong PNS di lingkup Pemkab Tuban,” kata pria berinisial S (32) yang rumahnya berdekatan dengan Dinas DKP2P. 

Baca Juga:
Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

Foto Suasana Gerakan pangan murah dengan Bulog nampak seragam ASN (19/10/2023)(Foto Istimewa/Ketik.co.id)Suasana Gerakan pangan murah dengan Bulog nampak seragam ASN. (19/10/2023)(Foto Istimewa/Ketik.co.id)

Terpisah, Kepala DKP2P Tuban Eko Julianto mengatakan perihal para ASN turut memborong bahan kebutuhan pokok murah itu, kata dia tidak masalah. Sebab tidak ada larangan ASN untuk tidak ikut belanja di gerakan pangan murah diadakan instansinya.

“Gerakan pangan murah sudah kami umumkan di website Kominfo untuk umum. Karena untuk umum, jadi tidak ada pembatasan. ASN boleh ikut beli. Kami akui ada ASN yang beli, tapi masyarakat juga ada. Itu beli kok, bukan cuma-cuma, tapi harga lebih miring,” ucap Eko Julianto, Rabu (18/10/2023).

Meski diperbolehkan, kata Eko, pihaknya membatasi pembelian bahan kebutuhan pokok terhadap ASN. Dia memastikan, ASN yang ikut belanja di gerakan pangan murah bukan dari instansinya, melainkan dari instansi lain di lingkup Pemkab Tuban.

Baca Juga:
Terbaik! Gubernur Khofifah Sudah 59 Kali Gelar Pasar Murah Jaga Stabilitas Harga Pangan

“Kalau ASN dari luar. Teman-teman dinas pertanian hanya sebagai petugas dan melayani pembelian saja,” imbuhnya.

Eko menjelaskan, gerakan pangan murah ini tujuannya untuk menstabilkan harga pangan. Beras medium dijual Rp 10.100 per kilogram. Sementara harga pasaran Rp 13.000 per kilogram. Bawang merah Rp 15.000 per kilogram, dari harga pasaran Rp 18.000 per kilogram.

Komoditas lain, bawang putih Rp 29.000 per kilogram, dari harga pasaran Rp 30.000 per kilogram. Kemudian harga telur Rp 22.500 per kilogram, dari harga pasaran Rp 23.500 ribu.

“Perlu dicatat gerakan pangan murah ini beli untuk umum. Bukan gratisan,” tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Dinas Lingkungan Hidup Sidoarjo Ubah Air Sumur TPA Sampah Jabon Menjadi Layak Langsung Minum

Baca Selanjutnya

PDIP Yakin Menang Mutlak di Jatim, Ganjar-Mahfud Bisa Raih 60 Persen Suara di Sidoarjo

Tags:

Ketahanan pangan nasional Kabupaten Tuban DKP2P Pemkab Tuban ASN ASN Pemkab Tuban Pasar Murah

Berita lainnya oleh Ahmad Istihar

Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

14 April 2026 15:55

Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

12 April 2026 22:41

Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Balap Liar di Jalan Soekarno-Hatta, 71 Unit Motor Diamankan Satlantas Polres Tuban

12 April 2026 19:54

Balap Liar di Jalan Soekarno-Hatta, 71 Unit Motor Diamankan Satlantas Polres Tuban

SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

12 April 2026 15:36

SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

Jaringan Telkom Gangguan, Pelayanan BBM di Tuban Selatan Lumpuh Total

12 April 2026 14:15

Jaringan Telkom Gangguan, Pelayanan BBM di Tuban Selatan Lumpuh Total

Kanwil DJP Jabar II Kolaborasi dengan Pemkab Indramayu, Optimalisasi Penerima Pajak Tahun 2026

11 April 2026 15:01

Kanwil DJP Jabar II Kolaborasi dengan Pemkab Indramayu, Optimalisasi Penerima Pajak Tahun 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar