Alternatif Lauk Kaya Protein, Kepompong Diburu Warga Pacitan saat Hujan Tiba

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

17 Nov 2024 20:35

Thumbnail Alternatif Lauk Kaya Protein, Kepompong Diburu Warga Pacitan saat Hujan Tiba
Nurjanah dibantu suaminya mengais-ngais daun pohon untuk mencari kepompong johar di Hutan sekitar rumahnya, Minggu, 17 November 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN Tak ada lauk, kepompong pun jadi.

Begitulah cara warga Kabupaten Pacitan mengubah metamorfosis ulat sebagai kuliner kaya protein.

Seperti Nurjanah misalnya, warga asal Dusun Jambu, Desa Bangunsari, Kecamatan Pacitan yang mengaku rutin berburu.

Berbekal keranjang kecil dan sebatang tongkat untuk mengais daun, ia mulai menyusuri tanah hutan.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Di sela-sela daun-daun kering, kepompong ulat atau enthung biasanya bersembunyi, dan menanti untuk ditemukan.

Sesekali, tangan Nurjanah terhenti ketika menemukan kepompong kecil berwarna hujau muda yang langsung ia masukkan ke toples bekas wadah kue.

"Nyari bakal lauk, enthung johar," ujar Nurjanah, Minggu, 17 November 2024.

Sejatinya ada tiga jenis kepompong, imbuh Nurjanah, namun yang paling favorit adalah kepompong johar.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

"Biasanya, enthung johar suka bersembunyi di bawah daun yang agak kering, jadi harus hati-hati saat membalik daun-daunnya," ujarnya, sambil mengais tumpukan daun yang sudah kecokelatan.

Nurjanah bukanlah satu-satunya yang datang ke hutan. Sejumlah tetangga lain juga tampak asyik membolak-balik daun dengan semangat yang sama.

Meski tak saling berbicara banyak, kebersamaan mereka dalam berburu enthung terasa dalam senyum dan tawa yang sesekali terdengar, ketika ada yang menemukan kepompong berukuran besar.

Foto Nurjanah tengah menunjukkan hasil buruannya kepompong johar di dalam toples. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Nurjanah tengah menunjukkan hasil buruannya kepompong johar di dalam toples. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Seiring matahari mulai naik ketika jarum jam menunjukkan siang hari. Dengan wadah yang sudah terisi sekitar setengah kilogram enthung, merekapun kembali kerumah.

"Sejak dulu, kami biasa mencari enthung saat musim hujan tiba. Dari dulu sampai sekarang, enthung ini memang enak untuk dijadikan lauk," ucapnya sambil tersenyum, sembari mengeluarkan enthung lain yang baru ditemukan dari balik daun johar yang rapuh.

Kuliner kepompong itu diklaim memiliki cita rasa yang unik dan kaya akan nutrisi. Layaknya Enthung-enthung yang didapat Nurjanah, yang nantinya akan diolah, direbus atau digoreng. 

Kendati, ia biasanya memilih memasak dengan cara sederhana yang sudah diajarkan keluarga. 

Yakni, merebus enthung sebentar, lalu membalurnya dengan bawang yang diulek, menambahkan sedikit penyedap rasa, sebelum akhirnya menggorengnya hingga garing.

"Rasanya gurih, seperti udang," ungkapnya bangga.

Meski masih dianggap sebagai makanan ekstrim, minat terhadap kepompong sebagai makanan alternatif kian meningkat di kalangan warga setempat. 

"Bagi yang penasaran boleh dicoba," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Mencekam! Heboh Video Penganiayaan Diduga Terkait Pilkada Sampang

Baca Selanjutnya

Guru dan Siswa Berdebat Sapi Makan Martabak, Netizen Langsung Buktikan

Tags:

pacitan Kepompong johar musim penghujan di Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar