Aliansi Macan Gelar Aksi Ketiga di Kantor Pemkab Kediri, Tuntut Kejelasan Kasus Dugaan Manipulasi Data Karyawan

Jurnalis: Anis Firmansyah
Editor: Mustopa

23 Okt 2024 13:10

Thumbnail Aliansi Macan Gelar Aksi Ketiga di Kantor Pemkab Kediri, Tuntut Kejelasan Kasus Dugaan Manipulasi Data Karyawan
Aliansi MACAN kembali menggelar aksi protes di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri pada Selasa, 22 Oktober 2024. (Foto: Anis/Ketik.co.id)

KETIK, KEDIRI – Aliansi Masyarakat Mencari Keadilan (Macan) kembali menggelar aksi protes di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri untuk ketiga kalinya pada Selasa, 22 Oktober 2024.

Aksi ini merupakan lanjutan dari tuntutan terkait dugaan manipulasi data karyawan oleh perusahaan CV Top Ten Tobacco, atau yang lebih dikenal dengan Pabrik Rokok Tajimas.

Koordinator Aliansi Macan, Revi Pandega dalam orasinya menyampaikan bahwa para buruh yang terlibat dalam aksi tersebut ingin mendapatkan kejelasan dari pemerintah daerah terkait kasus yang mencuat, yakni dugaan manipulasi data karyawan perusahaan CV Top Ten Tobacco.

"Kami meminta agar Dinas Tenaga Kerja memberikan penjelasan terkait selisih data yang kami temukan, yang berasal dari BPJS Ketenagakerjaan," ujar Revi.

Baca Juga:
159 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Kediri Diusulkan Masuk Program BSPS 2026

Revi menjelaskan bahwa ketidaksesuaian data tersebut melibatkan BPJS Ketenagakerjaan dan Disnaker. Kasus ini bermula pada Oktober 2023, ketika CV Top Ten Tobacco mengajukan jumlah karyawan sebanyak 495 orang.

Namun, hanya 277 karyawan yang didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan, sehingga ada dugaan bahwa sekitar 218 karyawan belum terdaftar untuk jaminan keselamatan kerja.

Lebih lanjut Revi menyebut berdasarkan data dari Disnaker Kabupaten Kediri pada bulan yang sama, jumlah karyawan yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan mencapai 865 orang dari total sekitar 900 karyawan, yang terdiri dari karyawan tetap, PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu), dan PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu).

Namun, pada September 2024, data dari BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa hanya 719 karyawan yang terdaftar dan menerima jaminan keselamatan kerja dari total 900 karyawan.

Baca Juga:
Ketua Fraksi Golkar Soroti Banyaknya Pimpinan OPD di Pemkab Kediri yang Dijabat Plt

Revi menyoroti ketimpangan ini dan menilai bahwa data antara kedua pihak seharusnya sinkron. "Kami menduga ada kejanggalan pada data ini yang tidak dapat diterima secara logis," tegasnya.

Revi juga mendesak agar pemerintah daerah segera bertindak tegas dalam menangani kasus ini, mengingat setiap buruh memiliki hak untuk mendapatkan jaminan keselamatan kerja sesuai peraturan yang berlaku.

"Kami meminta pemerintah untuk memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini dan bertindak sesuai hukum," tambahnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Sekretaris Disnaker Kabupaten Kediri, Jumadi, menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan manajemen CV Top Ten Tobacco untuk mengatasi ketidaksesuaian data tersebut.

"Langkah kami adalah nanti adalah segera menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan atau mungkin masukan dari mereka (massa aksi)," ungkapnya.(*)

Baca Sebelumnya

Calon Wali Kota Palembang Fitrianti Janji Fokus Tangani Stunting

Baca Selanjutnya

Calon Wali Kota Palembang Yudha Akui Lega Usai Debat: Seperti Ujian Doktor!

Tags:

Aliansi Macan Pemkab Kediri karyawan aksi demo

Berita lainnya oleh Anis Firmansyah

Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik

24 Februari 2026 12:49

Produsen Mie Sedaap Buka Suara Soal Isu PHK di Gresik

PDAM Gresik Babak Belur, DPRD Soroti Kerugian dan Utang Membengkak Rp190 Miliar

24 Januari 2026 08:20

PDAM Gresik Babak Belur, DPRD Soroti Kerugian dan Utang Membengkak Rp190 Miliar

Pelayanan Buruk PDAM Gresik Dikeluhkan Warga

15 Januari 2026 17:15

Pelayanan Buruk PDAM Gresik Dikeluhkan Warga

Soal Banjir di Gresik, Dinas PUTR Akui Normalisasi Irigasi Belum Merata

5 Desember 2025 20:48

Soal Banjir di Gresik, Dinas PUTR Akui Normalisasi Irigasi Belum Merata

Aliran Sungai Kalilamong Meluap, Ratusan Rumah Warga di Gresik Terendam

19 November 2025 20:53

Aliran Sungai Kalilamong Meluap, Ratusan Rumah Warga di Gresik Terendam

Didorong Proyek Infrastruktur, Buas Property Hadirkan Solusi Hunian Mudah dan Terjangkau di Kediri

15 April 2025 07:27

Didorong Proyek Infrastruktur, Buas Property Hadirkan Solusi Hunian Mudah dan Terjangkau di Kediri

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar