KETIK, PACITAN – Napas pendek, gampang ngos-ngosan, atau batuk yang tak kunjung selesai kerap dianggap sepele. 

Padahal, jika keluhan tersebut berulang, kondisi fungsi paru perlu diperhatikan.

Kabar baiknya, masyarakat Pacitan kini tak perlu mencari layanan pemeriksaan fungsi paru ke luar daerah. 

RSUD dr. Darsono Pacitan telah menyediakan layanan spirometri di Poli Paru.

Pemeriksaan tersebut ditangani langsung oleh Dokter Spesialis Paru, dr. Royani, Sp.P.

Baca Juga:
Sebaran 56 Desa Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pacitan, Ini Rinciannya

Spirometri dilakukan menggunakan alat khusus dengan cara pasien meniupkan napas ke dalam alat untuk mengukur seberapa banyak dan seberapa cepat udara dapat masuk dan keluar dari paru-paru.

Menurut dr. Royani, pemeriksaan ini dapat membantu dokter melihat fungsi paru pasien secara lebih objektif, terutama ketika muncul keluhan pernapasan yang terjadi berulang.

“Keluhan sesak, napas pendek, mudah lelah atau cepat ngos-ngosan, batuk yang berlangsung lama, maupun mengi perlu diperhatikan apabila terjadi berulang. Salah satu pemeriksaan yang dapat membantu menilai fungsi paru adalah spirometri,” ujarnya kepada Ketik.com, Jumat, 28 Agustus 2026.

Hasil spirometri kemudian dapat digunakan dokter untuk membantu menentukan diagnosis maupun memantau kondisi gangguan paru yang dialami pasien.

Baca Juga:
Desa yang Minta Bantuan Air Bersih di Pacitan Melonjak, Ada Faktor Bukan Musim Pemilu

dr. Royani mengatakan penambahan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya rumah sakit melengkapi pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Layanan pemeriksaan fungsi paru ini menjadi salah satu bentuk upaya kami untuk memberikan pelayanan yang semakin lengkap kepada masyarakat, khususnya pasien yang membutuhkan pemeriksaan paru,” katanya.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu keluhan pernapasan semakin berat sebelum memeriksakan diri. 

Keluhan yang muncul berulang dapat dikonsultasikan kepada tenaga medis agar pemeriksaan yang dibutuhkan bisa ditentukan.

“Kami berharap masyarakat tidak menunggu sampai keluhan semakin berat. Jika ada keluhan yang berulang, masyarakat dapat berkonsultasi terlebih dahulu sehingga dokter bisa menentukan pemeriksaan dan penanganan yang diperlukan,” ujarnya.

Dengan tersedianya spirometri, masyarakat Pacitan kini memiliki akses pemeriksaan fungsi paru di RSUD dr. Darsono. 

Layanan tersebut diharapkan memudahkan masyarakat mendapatkan pemeriksaan terkait gangguan pernapasan tanpa harus mencari layanan serupa di luar daerah.

“Dengan dukungan dokter spesialis dan fasilitas yang tersedia, kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan pasien,” imbuhnya.(*)