Akses Air Bersih di Kabupaten Bandung Capai 87 Persen

Jurnalis: Sungkara Anwar
Editor: Akhmad Sugriwa

13 Agt 2023 13:12

Thumbnail Akses Air Bersih di Kabupaten Bandung Capai 87 Persen
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meresmikan Pamsimas di Desa Sukapura Kec Kertasari, Minggu (13/8/23). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Sejumlah kepala keluarga di Desa Sukapura Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung mulai bisa menikmati sarana air bersih yang difasilitasi Pemkab Bandung melalui program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung.

Pamsimas  yang dikelola oleh kelompok masyarakat setempat itu diresmikan Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna, yang disambut dengan sangat antusias puluhan warga penerima manfaat. Bupati Dadang Supriatna mengatakan instalasi Pamsimas itu memiliki potensi untuk 400 sambungan rumah yang ada di Desa Sukapura. 

"Saat ini masih kekurangan 70 SR (sambungan rumah) di Sukapura. Untuk penambahan ini nantinya dianggarkan di APBD Perubahan 2023," kata Bupati Bandung saat meresmikan Pamsimas Desa Sukapura, Minggu (13/8/2023). 

Bupati menargetkan layanan air minum untuk masyarakat bisa mencapai 100 persen dalam waktu tiga tahun, yang saat ini baru mencapai 83 persen.

Baca Juga:
Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Bupati yang akrab disapa Kang DS ini mengakui hingga saat ini masih kekurangan sekitar 17 persen lagi dalam pelayanan air minum untuk warga, dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang sudah terealiasi 83 persen.

Pembangunan SPAM di Kabupaten Bandung menurutnya akan difokuskan terutama lokasi-lokasi yang kekurangan air bersih atau pada waktu musim kemarau selalu kekeringan atau kekurangan air bersih.

Foto Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meresmikan Pamsimas di Desa Sukapura Kec Kertasari, Minggu (13/8/23). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meresmikan Pamsimas di Desa Sukapura Kec Kertasari, Minggu (13/8/23). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

Menurut Kang DS, air bersih adalah kebutuhan dasar manusia. Keberadaan air bersih sangat terkait erat dengan masalah-masalah pembangunan manusia, khususnya di bidang kesehatan.

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

"Komitmen pemerintah begitu besar untuk dapat memenuhi kebutuhan dasar terhadap air minum, baik pusat maupun daerah. Sebab cakupan layanan air minum adalah layanan dasar yang pemenuhannya bukan sekedar meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup, namun juga meningkatkan kesejahteraan rakyat," imbuh Kang DS.

Bupati menyebutkan pemerintah telah menargetkan 100 persen akses air minum layak dan 15 persen air minum aman pada tahun 2020-2024. Hal ini sudah dimandatkan dalam RPJMD 2020-2024.

Sementara itu Kepala  DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa mengatakan Pamsimas merupakan salah satu program dari pemerintah untuk penyediaan air bersih. 

"Sebagaimana diketahui bahwa akses air bersih di Kabupaten Bandung sudah mencapai 87 persen. Namun untuk Desa Sukapura masih 54 persen. Jadi masih banyak kebutuhan air bersih untuk masyarakat," ungkapnya. 

Zeis menyebut target pembangunan Pamsimas di Desa Sukapura Kertasari ini untuk 160 sambungan rumah. Namun karena anggaran terbatas, imbuh Zeis, baru 90 sambungan rumah yang sudah terfasilitasi. Sehingga perlu ada penambahan anggaran untuk tambahan 70 sambungan rumah lagi.

"Dan alhamdulillah dari toren dan menara yang terpasang dari Pamsimas ini, bisa menampung 27 ribu liter. Jadi sebenarnya bisa untuk mengairi atau memberikan air bersih ke 400 sambungan rumah," tutur Zeis.(*)

Baca Sebelumnya

Partai Perindo dan Bacaleg Ini Bagikan Asuransi Kecelakaan Untuk UMKM di Surabaya

Baca Selanjutnya

62 Tahun Pramuka, Ketua Kwarda Jatim Pimpin Ulang Janji dan Berikan Lencana Pancawarsa

Tags:

SPAM pamsimas Air bersih BUPATI BANDUNG KABUPATEN BANDUNG

Berita lainnya oleh Sungkara Anwar

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

9 Desember 2023 16:03

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

9 Desember 2023 10:09

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

7 Desember 2023 16:27

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

6 Desember 2023 09:45

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

6 Desember 2023 08:42

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

5 Desember 2023 10:48

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar