KETIK, TEGAL – Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo, masuk dalam daftar nominator Pemimpin Daerah Awards 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas gaya kepemimpinannya yang dinilai inspiratif, humanis, responsif, serta mampu membawa dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Tegal.

Selama mengemban amanah memimpin Polres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo dikenal tidak hanya bergerak dari dalam kantor, melainkan kerap turun langsung ke tengah masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan melihat langsung persoalan yang dihadapi warga. 

Baginya, kepemimpinan bukan sekadar memberi instruksi, melainkan memberi teladan, hadir saat dibutuhkan, dan membangun kedekatan yang tulus antara institusi kepolisian dengan masyarakat.

Kehadiran dirinya sebagai nominator penghargaan ini pun disampaikan bukan sebagai capaian pribadi, melainkan hasil kerja keras seluruh personel serta dukungan berbagai pihak.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apa yang telah kami lakukan tentu tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama seluruh anggota serta sinergi bersama Forkopimda Kabupaten Tegal,” ujar Bayu, Kamis, 20 Agustus 2026.

Baca Juga:
RSUD dr Darsono Pacitan Siap Perkuat Pelayanan, Evaluasi Ombudsman Jadi Bahan Pembenahan

Ia menegaskan apresiasi yang diterima bukanlah tujuan akhir, melainkan penyemangat untuk semakin meningkatkan kinerja dan pelayanan. 

“Bagi kami, penghargaan bukan tujuan akhir. Ini menjadi motivasi untuk terus berbuat lebih baik, memberikan pelayanan yang humanis, responsif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

AKBP Bayu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolri, Kapolda Jawa Tengah, seluruh jajaran Forkopimda, serta masyarakat Kabupaten Tegal yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan selama ini.

Kini, nominasi Pemimpin Daerah Awards 2026 menjadi pengakuan sekaligus pengingat untuk terus menjaga semangat pengabdian: menjadi pemimpin yang hadir, mendengar, dan melayani sepenuh hati.(*)

Baca Juga:
Perkuat Layanan Publik Inklusif, Pemkab Gresik Sosialisasi Perda Disabilitas