KETIK, BATU – Masyarakat yang akan melintas di kawasan pusat Kota Batu pada Minggu, 2 Agustus 2026, diimbau menghindari sejumlah ruas jalan karena akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Event Bantengan Nuswantara 2026.

Arus lalu lintas diperkirakan meningkat seiring digelarnya pawai budaya yang melibatkan peserta dari berbagai daerah.

Kawasan Stadion Brantas akan menjadi titik kumpul seluruh peserta sebelum pawai dimulai. Selanjutnya, rombongan akan bergerak melalui Jalan Agus Salim menuju Jalan Gajah Mada yang menjadi lokasi start Event Bantengan Nuswantara.

Dari Jalan Gajah Mada, peserta kemudian akan melaksanakan parade menuju depan Rumah Dinas Wali Kota Batu di Jalan Panglima Sudirman.

Kasi Humas Polres Batu, Iptu Huda Rohman, mengimbau seluruh peserta, penonton, maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Baca Juga:
Akhir Pekan Sibuk di Kota Batu, Polres Batu Imbau Hindari Sejumlah Ruas Jalan

“Kami mengajak seluruh peserta, penonton, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya selama pelaksanaan Bantengan Nuswantara 2026,” ujarnya, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia meminta seluruh pihak menciptakan suasana yang aman dan kondusif dengan saling menghormati serta menghindari tindakan yang berpotensi memicu keributan maupun konflik.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tidak membawa minuman keras, senjata tajam, narkoba, petasan, maupun barang berbahaya lainnya ke lokasi kegiatan.

“Kepatuhan terhadap aturan merupakan kunci terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung,” katanya.

Baca Juga:
Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Koni Kota Batu Masih Bergulir, Kejari Periksa Sejumlah Pihak

Polres Batu juga mengimbau masyarakat mematuhi seluruh arahan panitia dan petugas pengamanan agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar.

“Ikuti petunjuk dari panitia, personel pengamanan, dan petugas terkait demi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan,” ucapnya.

Iptu Huda juga mengajak masyarakat menjadikan Bantengan Nuswantara sebagai momentum melestarikan budaya dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal, sportivitas, dan persaudaraan.

Di samping itu, pengunjung diminta mengutamakan keselamatan dengan memperhatikan kondisi sekitar, menjaga barang bawaan, mengawasi anggota keluarga, khususnya anak-anak, serta tetap waspada selama pertunjukan berlangsung.

Masyarakat juga diimbau menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya agar lokasi kegiatan tetap bersih dan nyaman.

Sebelumnya, sebagai bentuk kesiapan pengamanan, Polres Batu telah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pengamanan Bantengan Nuswantara 2026 yang dipimpin Wakapolres Batu Kompol Anton Widodo bersama unsur TNI, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, instansi terkait, serta berbagai pemangku kepentingan.

Rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Bantengan Nuswantara 2026 berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Polres Batu berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menyukseskan Bantengan Nuswantara 2026 dengan menjaga keamanan, menghormati budaya, serta menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pengunjung.(*)