KETIK, BATU – Ratusan petenis dari berbagai daerah ikut serta dalam Turnamen Tenis NU Open Piala Wali Kota Batu #4 yang digelar di Kota Batu pada 11 hingga 13 September 2026.
Turnamen tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman di Lapangan Tenis Kusuma Agrowisata Kota Batu, Sabtu, 12 September 2026.
Pertandingan berlangsung di tiga lokasi, yakni dua line di Kusuma Agrowisata Hotel, dua line di Jambu Luwuk Resort, serta satu line di kompleks Perumahan Batu Panorama.
Wali Kota Batu Nurochman mengapresiasi penyelenggaraan NU Open yang digelar PCNU Kota Batu. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk ekspansi kegiatan Nahdlatul Ulama ke bidang olahraga sekaligus dukungan terhadap pengembangan suasana olahraga dan sportivitas di Kota Batu.
“Kami mengapresiasi PCNU Kota Batu yang telah melakukan ekspansi dari apa yang menjadi rutinitas kegiatan-kegiatan Nahdlatul Ulama, masuk ke dunia olahraga,” ujar Cak Nur, sapaanya.
Cak Nur juga menyampaikan apresiasi kepada peserta dari luar Kota Batu yang turut ambil bagian dalam turnamen tersebut. Ia berharap penyelenggaraan NU Open dapat terus berkembang pada pelaksanaan berikutnya.
“Semoga ini terus berkembang ya, terus berkembang. Dan ini kegiatan yang paling keren, tumbuh terus, berkembang terus dari kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh PCNU,” ungkapnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, politisi PKB ini menilai kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan.
Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar serta para peserta dapat bertanding dengan semangat tanpa mengalami cedera.
Pengembangan sport tourism, tambah dia, merupakan bagian dari visi-misi mBatu sae. Karena itu, ia mendorong organisasi kemasyarakatan keagamaan lainnya turut membuat kegiatan olahraga yang dapat mendukung sport tourism di Kota Batu.
“Sport tourism itu bagian dari visi-misi mBatu sae. Nah, maka jangan hanya NU yang bikin event-event olahraga, Muhammadiyah, Al-Irsyad, LDII, ormas-ormas keagamaan yang lain, itu silakan bikin event-event yang kemudian bisa mendukung sport tourism yang ada di Kota Batu,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia NU Open Piala Wali Kota Batu, Fathul Yasin, mengatakan jumlah peserta tahun ini meningkat drastis dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Panitia mencatat sebanyak 210 pasangan atau sekitar 420 petenis mendaftarkan diri untuk mengikuti turnamen.
“Dibandingkan penyelenggaraan tahun lalu, kali ini jauh lebih meriah. Pendaftar mencapai 210 pasang, namun karena keterbatasan tempat dan waktu, kami hanya bisa menerima 154 pasang dari berbagai kelas,” ujar Gus Yasin.
Dari jumlah pendaftar tersebut, panitia akhirnya menetapkan 154 pasangan untuk bertanding dalam berbagai kategori. Pembatasan dilakukan karena keterbatasan lokasi serta durasi pertandingan.
Peserta yang berlaga mayoritas berasal dari wilayah Jawa Timur. Mereka di antaranya berasal dari Surabaya Raya, Kediri, Blitar, Tuban, Lumajang, Probolinggo hingga Gresik. Selain itu, terdapat pula peserta dari luar Jawa Timur, salah satunya dari Solo, Jawa Tengah.
Turnamen ini mempertandingkan sejumlah kategori, yakni rookie putra dengan 36 pasangan, rookie putri 36 pasangan, beginner putra 33 pasangan, beginner putri 18 pasangan, intermediate putra 24 pasangan, serta kelompok umur KU-45+ sebanyak 18 pasangan.(*)
