KETIK, SURABAYA – Sebanyak 760 dari masing-masing kloter 1 dan 2 jemaah calon haji (JCH) telah tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Mereka berasal dari Kabupaten Probolinggo, satu JCH asal Kota Malang, dan satu JCH dari Kota Surabaya, Selasa, 21 April 2026.

Plt Kakanwil Kemenhaj Jatim, As'adul Anam, mengatakan, rombongan JCH tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

"Alhamdulillah semuanya normal (JCH) tiba maju satu jam mendahului jadwal sebenarnya. Jam 12.00 dan jam 09.00 WIB. Jadwal tibanya sama," katanya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Setelah kedatangan, Anam mengatakan, seluruh JCH langsung diarahkan ke Gedung Mina dan Muzdalifah untuk menjalani proses administrasi pendataan.

Baca Juga:
Penantian 14 Tahun Agus Prasetyo Terkabul, Jadi Tamu Allah di Tanah Suci

"Proses administrasi dilakukan mulai dari akomodasi, gelang, kemudian paspor, dan seterusnya sampai yang terakhir adalah kartu nusuk," lanjutnya.

Ia juga menyampaikan, kondisi JCH pada musim haji 2026 ini rata-rata lebih sehat daripada musim haji sebelumnya karena pihak Kemenhaj Jatim sudah melalukan skrining kesehatan jauh hari.

"Kalau melihat mereka yang pakai kursi roda sangat minim. Kalau tahun-tahun kemarin kan bisa di atas 10,12, dan 15 (orang). Jadi proses kesehatan yang kemudian dilaksanakan saat ini ada konsekuensi mereka yang tidak lolos ada masalah, maka jauh lebih ketat," ungkapnya.

Tambahnya, untuk JCH lansia, Anam belum bisa menyebutkan detail pasti jumlah yang menunaikan haji ke Tanah Suci pada 2026 ini.

Baca Juga:
Sambut JCH 2026, Asrama Haji Embarkasi Surabaya Gelar Simulasi

"Kalau dihitung dengan menggunakan rata-rata, bisa 50 persen jemaah kami adalah lansia. Rata-rata mereka sudah berusia di atas 60 tahun," katanya. (*)