41 Rumpon Terpaksa Dipangkas, Survei Migas Pertamina Rugikan Nelayan Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

27 Nov 2025 11:10

Thumbnail 41 Rumpon Terpaksa Dipangkas, Survei Migas Pertamina Rugikan Nelayan Pacitan
Pagi hari di perairan Tamperan, nelayan Pacitan tetap melaut meski beberapa rumpon mereka harus dipotong akibat survei migas, Kamis, 27 November 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Jalur survei migas di perairan selatan Jawa Timur membuat nelayan Pacitan harus memotong 41 rumpon milik mereka.

Hasil tangkapan yang biasanya melimpah kini menipis, sementara pendapatan daerah ikut terpangkas.

Plt. Kepala Dinas Perikanan Pacitan, Dewi Andriyani, menyebut, satu rumpon mampu menghasilkan 6 hingga 10 ton ikan.

“Update hari ini, ada 41 rumpon yang terpaksa dipotong karena dilalui kapal Pertamina saat survei,” ujarnya, Kamis, 27 November 2025.

Baca Juga:
Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Menurut informasi, kegiatan survei seismik 2D itu dilakukan oleh Pertamina Hulu Energi Jambi Merang, dengan tujuan memetakan potensi minyak dan gas bumi (migas) di laut selatan Jawa Timur.

Survei berlangsung sejak akhir Oktober hingga Desember 2025, mencakup jalur dari Pacitan hingga Lumajang, termasuk perairan Trenggalek. 

Tim survei menggunakan kapal Discover Booth yang didampingi dua kapal pendukung.

Ketiga kapal bergerak bolak-balik sepanjang jalur pemetaan, memanfaatkan gelombang suara untuk merekam kondisi bawah laut.

Baca Juga:
Pertamina Tutup Satgas Rafi, Konsumsi BBM Jatim Naik 19 persen dan LPG 6,2 Persen Selama Arus Mudik hingga Balik Lebaran

Namun bagi nelayan, hilangnya rumpon berarti menipisnya tangkapan yang biasanya menjadi pemasukan utama.

“Sekarang, dengan rumpon yang hilang, jumlahnya jauh berkurang. Pendapatan juga ikut turun," ungkap nelayan, Riska (48).

Selain kerugian bagi nelayan, gangguan ini juga berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) sektor perikanan. 

Hingga Oktober 2025, realisasi PAD baru mencapai Rp219,39 juta dari target Rp625,4 juta atau sekitar 35,15 persen.

Dua kontributor utama PAD, yaitu jasa penghitungan benih bening lobster (BBL) dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tamperan, mengalami penurunan signifikan.

“Dari target PAD jasa penghitungan BBL sebesar Rp125 juta, baru tercapai Rp61,2 juta atau 48,96 persen. Sedangkan dari TPI Tamperan, target Rp400 juta baru tercapai Rp101,68 juta atau 26,02 persen,” jelas Dewi.

Menurutnya, selain gangguan survei migas, penurunan PAD juga dipicu moratorium penjualan benih bening lobster oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang membuat retribusi penghitungan benur mandek.

“Dampaknya sangat terasa terhadap PAD dan kesejahteraan nelayan,” imbuhnya.(*)

Baca Sebelumnya

Kota Surabaya dan Kota Blitar Diprediksi Berawan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Baca Selanjutnya

Daftar 4 Hotel Dekat Pasar Klojen Malang, Cocok untuk Wisata Kuliner

Tags:

perikanan pacitan rumpon pacitan Survei Migas Pertamina nelayan selatan PAD PACITAN bbl pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H