147.545 Ribu KK Surabaya Masih Nonaktif, Pemkot Buka Klarifikasi Lewat DTSEN

Jurnalis: Siska Nabilah Qothrotun Nada
Editor: Fisca Tanjung

20 Apr 2026 13:45

Thumbnail 147.545 Ribu KK Surabaya Masih Nonaktif, Pemkot Buka Klarifikasi Lewat DTSEN
Seorang Petugas Memberikan Pelayanan kepada Salah Seorang Warga Surabaya pada Minggu, 19 April 2026. (Foto: Akun Resmi Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya masih menonaktifkan sementara 147.545 kartu keluarga (KK) yang tidak ditemukan dalam survei Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, Eddy Christijanto, pada Minggu, 19 April 2026, sebagai bagian dari upaya pembaruan data kependudukan agar program bantuan dan layanan publik lebih tepat sasaran.

Eddy menjelaskan, per 31 Maret 2026 tercatat sebanyak 148.537 KK dinonaktifkan sementara karena tidak terverifikasi dalam survei DTSEN. Setelah dilakukan pengumuman kepada publik sejak 1 April hingga 17 April 2026, sebanyak 992 KK tambahan telah melakukan klarifikasi.

“Setelah warga melakukan klarifikasi dan mengonfirmasi keberadaannya, status nonaktif sementara akan otomatis dibuka,” ujar Eddy.

Baca Juga:
Gadget Off, Keluarga On! Gerakan Surabaya Kembalikan Kehangatan di Tengah Serbuan Digital

Dengan demikian, jumlah KK yang masih berstatus nonaktif saat ini tersisa 147.545 KK. Jika dibandingkan dengan data awal yang dirilis Pemkot Surabaya pada Februari 2026 sebanyak 181.867 KK, tercatat sudah ada 34.322 KK yang berhasil melakukan konfirmasi secara kumulatif.

“Dalam kurun hampir dua bulan, sudah lebih dari 34 ribu KK yang terverifikasi kembali. Namun, masih ada yang belum melakukan klarifikasi,” jelasnya.

Eddy menegaskan, Pemkot Surabaya masih membuka kesempatan bagi warga untuk melakukan konfirmasi data. Pembaruan data kependudukan ini akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.

“Data akan terus kami perbarui. Misalnya periode April, Mei, Juni akan diperbarui pada Juli, dan seterusnya,” katanya.

Baca Juga:
Surabaya Vaganza 2026 Perdana Digelar Malam Hari, Berikut Rute hingga Lokasi Parkirnya

Selama status nonaktif berlaku, warga tidak dapat mengakses berbagai layanan publik maupun program intervensi pemerintah, mulai dari administrasi kependudukan, pendaftaran beasiswa pendidikan, hingga pengajuan perizinan usaha.

“Ketika data kependudukan dinonaktifkan sementara, otomatis pengajuan bantuan kepada Pemkot tidak dapat diproses,” tegasnya.

Proses klarifikasi dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi Pemkot Surabaya maupun dengan mendatangi kantor kelurahan sesuai alamat domisili. Pemerintah juga menyediakan layanan pengecekan status penonaktifan NIK agar warga dapat mengetahui kondisi datanya sebelum melakukan konfirmasi.

“Masyarakat bisa mengecek melalui website atau datang langsung ke kelurahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagian besar KK yang dinonaktifkan tidak ditemukan di alamat saat proses pendataan berlangsung. Bahkan, ada yang diketahui berada di luar kecamatan, luar kota, hingga luar negeri.

“Saat petugas turun ke lapangan, warga tidak berada di alamat. Karena itu kami harapkan ada klarifikasi dari yang bersangkutan,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Persik Kediri Siapkan Liga Persik 2026, Wadah Pembinaan Talenta Muda Kediri Raya

Baca Selanjutnya

Teka-Teki Aktor Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Kejari Batu Kembali Panggil Saksi

Tags:

#KkNonaktif Pemkot.Surabaya #LayananPublik infosurabaya #BeritaApril #KlarifikasiDtsen

Berita lainnya oleh Siska Nabilah Qothrotun Nada

147.545 Ribu KK Surabaya Masih Nonaktif, Pemkot Buka Klarifikasi Lewat DTSEN

20 April 2026 13:45

147.545 Ribu KK Surabaya Masih Nonaktif, Pemkot Buka Klarifikasi Lewat DTSEN

Kota Surabaya dan Gresik Diprediksi Berawan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

20 April 2026 08:40

Kota Surabaya dan Gresik Diprediksi Berawan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 19 April 2026: Kota Malang Berawan, Batu Hujan Ringan

19 April 2026 07:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu 19 April 2026: Kota Malang Berawan, Batu Hujan Ringan

Ketua PKK Surabaya Rini Indriyani Dukung Penonaktifan NIK bagi Suami yang Abai Nafkahi Istri

18 April 2026 20:49

Ketua PKK Surabaya Rini Indriyani Dukung Penonaktifan NIK bagi Suami yang Abai Nafkahi Istri

Jangkauan CCTV Surabaya Ditambah, 146 Titik TPS Sudah Terpasang

18 April 2026 20:43

Jangkauan CCTV Surabaya Ditambah, 146 Titik TPS Sudah Terpasang

Hadiri Muswil IKA UNAIR, Khofifah Tekankan Sinergi Indonesia Barat dan Timur

18 April 2026 19:33

Hadiri Muswil IKA UNAIR, Khofifah Tekankan Sinergi Indonesia Barat dan Timur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend