Universitas Alma Ata Yogyakarta Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Koperasi Desa

Jurnalis: Abdul Aziz
Editor: Muhammad Faizin

7 Mar 2026 07:00

Thumbnail Universitas Alma Ata Yogyakarta Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Koperasi Desa
Civitas Akademika Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta merilis pernyataan sikap resmi sebagai bentuk tanggung jawab moral dan intelektual dalam merespons dinamika bangsa. Dipimpin oleh Rektor Prof Dr H Hamam Hadi, MS ScD. UAA menekankan pentingnya kebijakan publik yang berpihak pada rakyat. (Foto: Teguh A/Ketik.com)

KETIK, YOGYAKARTA – Civitas akademika Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait arah kebijakan nasional yang mencakup isu kesejahteraan sosial, ekonomi kerakyatan, hingga posisi geopolitik Indonesia. Rektor Universitas Alma Ata, Prof Hamam Hadi, menekankan bahwa pemerintah perlu segera melakukan evaluasi komprehensif terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih tepat sasaran dan efisien dalam penggunaan anggaran negara.

Dalam pernyataan sikapnya pada Jumat, 6 Maret 2026, Prof Hamam menyoroti bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) jangka panjang harus dilandasi oleh data ilmiah dan efisiensi fiskal. Ia mengusulkan penerapan model hybrid dalam pelaksanaan program MBG sebagai langkah penyempurnaan. Model ini menitikberatkan intervensi gizi pada kelompok 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

"Intervensi gizi pada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita secara ilmiah adalah periode yang paling menentukan pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak," ujar Prof Hamam.

Ia menambahkan bahwa fokus pada 1.000 HPK merupakan kunci utama dalam menekan angka stunting secara signifikan.

Meski demikian, Prof Hamam menegaskan bahwa penyediaan makan bergizi bagi anak sekolah tetap harus dijalankan, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.

"Pendekatan ini memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih tepat sasaran, sehingga dampaknya terhadap kualitas kesehatan generasi mendatang menjadi lebih besar, sekaligus menjaga efisiensi anggaran negara," katanya.

Selain isu kesehatan, Universitas Alma Ata turut mendorong penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Prof Hamam berpendapat bahwa koperasi harus dikembalikan pada khitahnya sebagai instrumen ekonomi yang berlandaskan gotong royong dan keadilan sosial.

"Koperasi sejak awal dirancang sebagai instrumen ekonomi yang berlandaskan kebersamaan. Karena itu, pengembangan KDMP perlu menempatkan secara nyata prinsip dari, oleh, dan untuk rakyat agar tidak sekadar menjadi program administratif semata," tegas Prof Hamam.

Ia mendesak pemerintah memastikan koperasi tumbuh dari kebutuhan nyata masyarakat desa dan dikelola secara partisipatif oleh anggotanya sendiri.
Pernyataan sikap ini juga menyentuh aspek hubungan internasional Indonesia, khususnya kemitraan bilateral dengan Amerika Serikat. UAA mengingatkan agar hubungan tersebut tetap berpijak pada prinsip keadilan dan transparansi.

"Hubungan bilateral tetap penting, namun harus dilandasi oleh prinsip kemitraan yang adil agar tidak menimbulkan ketergantungan ekonomi maupun tekanan geopolitik yang merugikan kepentingan bangsa," tuturnya.

Menurut Prof Hamam, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan tinggi adalah fondasi vital untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan berkeadilan sosial di tengah tantangan zaman yang kian kompleks. (*)

Baca Juga:
Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri
Baca Juga:
Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang
Baca Sebelumnya

Milad ke-83 UII: Dari Bedah Rumah hingga Sinergi Pengentasan Kemiskinan di Sleman

Baca Selanjutnya

BMKG: Cuaca Kota Surabaya dan Sidoarjo, Sabtu 7 Maret 2026 Diprakirakan Cerah Berawan

Tags:

Universitas Alma Ata Makan bergizi gratis Stunting Koperasi Desa Merah Putih ekonomi kerakyatan kebijakan publik pendidikan tinggi Hubungan Bilateral Hamam Hadi 1000 Hari Pertama Kehidupan geopolitik SDM unggul Efisiensi Anggaran Yogyakarta pemberdayaan masyarakat

Berita lainnya oleh Abdul Aziz

Vonis Ditunda, Nasib Mantan Kadiskominfo Sleman Eka Suryo Diputus Kamis Pekan Ini

31 Maret 2026 22:22

Vonis Ditunda, Nasib Mantan Kadiskominfo Sleman Eka Suryo Diputus Kamis Pekan Ini

Bupati Harda Kiswaya di Peringatan Nuzulul Quran: Al-Quran Adalah Benteng Hadapi Ketidakpastian Dunia

7 Maret 2026 09:00

Bupati Harda Kiswaya di Peringatan Nuzulul Quran: Al-Quran Adalah Benteng Hadapi Ketidakpastian Dunia

Milad ke-83 UII: Dari Bedah Rumah hingga Sinergi Pengentasan Kemiskinan di Sleman

7 Maret 2026 08:30

Milad ke-83 UII: Dari Bedah Rumah hingga Sinergi Pengentasan Kemiskinan di Sleman

Universitas Alma Ata Yogyakarta Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Koperasi Desa

7 Maret 2026 07:00

Universitas Alma Ata Yogyakarta Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis dan Penguatan Koperasi Desa

Menembus Dinding Bangsal: Estafet Ratusan Paket Iftar LKS BIMa, Ketik.com dan Sejoli Bagi Penunggu Pasien RSUP Dr Sardjito

5 Maret 2026 10:50

Menembus Dinding Bangsal: Estafet Ratusan Paket Iftar LKS BIMa, Ketik.com dan Sejoli Bagi Penunggu Pasien RSUP Dr Sardjito

Komunitas Sejoli, Ketik.com, dan LKS BIMa Berbagi Ratusan Nasi Box di RSUP dr Sardjito

22 Februari 2026 19:41

Komunitas Sejoli, Ketik.com, dan LKS BIMa Berbagi Ratusan Nasi Box di RSUP dr Sardjito

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar