Pemkab Sleman Kejar Pendanaan Pusat untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur 2026

28 April 2026 09:20 28 Apr 2026 09:20

Fajar Rianto, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Pemkab Sleman Kejar Pendanaan Pusat untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur 2026

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, didampingi Kepala DPUPKP Kabupaten Sleman, Sukarmin, bersama jajaran saat melakukan audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta, Senin 27 April 2026. (Foto: Prokompim Slmn for Ketik.com)

KETIK, YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten Sleman membidik dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur strategis pada tahun anggaran 2026. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Sukarmin, serta jajaran terkait, mendatangi kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Jakarta, Senin 27 April 2026 guna memaparkan usulan pembangunan di berbagai sektor.

Dalam lawatan tersebut, Bupati Harda bersama Sukarmin dan tim memaparkan daftar kebutuhan pembangunan yang mencakup perbaikan konektivitas jalan, manajemen sumber daya air, hingga penataan fasilitas publik strategis. Usulan ini disampaikan secara maraton ke tiga direktorat jenderal di bawah naungan Kementerian PU, yakni Ditjen Bina Marga, Ditjen Sumber Daya Air (SDA), dan Ditjen Prasarana Strategis.

Untuk sektor Bina Marga, Pemkab Sleman menyoroti urgensi penanganan jalan rusak di wilayahnya yang panjang totalnya mencapai lebih dari 490 kilometer. Selain perbaikan jalan, Pemkab juga mengajukan penggantian enam unit jembatan yang dinilai sudah memerlukan peremajaan.

Di sektor pengelolaan air, Bupati Sleman memaparkan rencana pembangunan 21 lokasi talud pengaman tebing sungai untuk mitigasi bencana, serta peningkatan fungsi 58 jaringan irigasi guna mendukung ketahanan pangan. Tak hanya itu, daerah juga mengusulkan pembangunan lima embung baru sebagai cadangan air baku.

Adapun pada kategori prasarana strategis, Pemkab Sleman memprioritaskan relokasi Pasar Pakem yang kondisi eksistingnya dianggap tidak lagi memadai untuk menampung aktivitas ekonomi warga. Selain itu, terdapat pula rencana besar terkait revitalisasi Stadion Tridadi dan GOR Pangukan, serta pembangunan gedung perpustakaan daerah yang baru.

Menanggapi kunjungan tersebut, Bupati Harda menyatakan apresiasinya atas respons positif dari jajaran Kementerian PU. Namun, ia menyadari bahwa realisasi proyek-proyek tersebut membutuhkan langkah koordinasi lintas sektoral yang lebih intensif dengan kementerian lainnya.

“Alhamdulillah, respons dari Kementerian PU sangat baik,” ujar Harda usai pertemuan.

Ia menambahkan, beberapa proyek spesifik memerlukan sinergi dengan kementerian teknis terkait agar skema pendanaan dapat terwujud.

"Kami harus menambah langkah-langkah koordinasi. Misalnya, untuk revitalisasi Stadion Tridadi, kami akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Begitu juga untuk pembangunan Pasar Pakem, kami akan ke Kementerian Perdagangan," jelasnya.

Upaya jemput bola yang dilakukan Bupati Sleman bersama jajaran DPUPKP ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan anggaran pusat dalam menutupi keterbatasan fiskal daerah demi meningkatkan kualitas sarana prasarana publik di Bumi Sembada. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pemkab Sleman Bupati Sleman Harda Kiswaya DPUPKP Sleman Kementerian PU Infrastruktur Sleman Berita Sleman Dinas Pekerjaan Umum