KETIK, YOGYAKARTA – Wacana pembentukan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali jadi pembahasan.
Kali ini, Ketua Komisariat PMII Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY), Aco Ma'ruf, menilai pembentukan PKC di DIY bukan lagi sekadar kebutuhan organisasi, melainkan langkah yang mendesak untuk segera direalisasikan.
Menurut Aco, posisi Yogyakarta sebagai kota pelajar dengan jumlah kader PMII yang besar dan keberadaan sejumlah Pengurus Cabang (PC) sudah selayaknya memiliki PKC sebagai wadah koordinasi di tingkat provinsi.
"DIY memiliki potensi kader yang sangat besar. Karena itu, keberadaan PKC bukan hanya layak, tetapi sudah menjadi kebutuhan yang mendesak untuk segera diwujudkan," ujarnya, Kamis, 6 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, selama ini masing-masing Pengurus Cabang telah menjalankan roda organisasi dengan baik.
Namun, belum adanya wadah koordinasi di tingkat provinsi dinilai membuat potensi besar tersebut belum terintegrasi secara optimal.
"PKC menjadi kebutuhan strategis untuk menjawab tantangan kaderisasi dan dinamika gerakan yang semakin kompleks. Kehadirannya dapat memperkuat koordinasi antarcabang sehingga seluruh potensi kader dapat bergerak dalam satu arah perjuangan," katanya.
Aco menilai pembentukan PKC akan memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas kaderisasi yang berjenjang dan berkelanjutan.
Selain itu, keberadaan PKC juga diyakini mampu memperkuat kapasitas PMII DIY dalam merespons berbagai isu strategis, memperluas ruang kolaborasi, serta meningkatkan representasi organisasi di tingkat regional maupun nasional.
Menurutnya, Yogyakarta selama ini dikenal sebagai laboratorium kaderisasi mahasiswa yang mempertemukan pemuda dari berbagai daerah di Indonesia.
Kondisi tersebut menjadi modal besar bagi PMII DIY untuk melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan.
"Potensi besar yang dimiliki PMII DIY membutuhkan wadah koordinasi yang mampu menyatukan kekuatan kader dan memperkuat arah gerakan organisasi," jelasnya.
Aco menambahkan, pembentukan PKC juga akan memberikan ruang koordinasi yang lebih efektif antarcabang sehingga setiap program, gagasan, dan gerakan organisasi dapat berjalan lebih terarah.
Ia berharap seluruh elemen PMII di DIY dapat membangun kesamaan pandangan mengenai pentingnya pembentukan PKC sebagai bagian dari penguatan organisasi.
"Dengan adanya PKC, PMII DIY saya harap memiliki ruang koordinasi yang lebih efektif sehingga setiap program, gagasan, dan gerakan dapat berjalan secara terintegrasi, progresif, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat," pungkasnya.(*);
