Soeharto Resmi Jadi Pahlawan Nasional, Pernah Habiskan Masa Kecil di Wuryantoro Wonogiri

Jurnalis: Maulana Fajar Ilyasin Yusuf
Editor: Rahmat Rifadin

10 Nov 2025 15:51

Thumbnail Soeharto Resmi Jadi Pahlawan Nasional, Pernah Habiskan Masa Kecil di Wuryantoro Wonogiri
Foto Presiden Republik Indonesia Ke-2 Soeharto. (Foto: Soeharto Library)

KETIK, WONOGIRI – Presiden kedua Republik Indonesia, Jenderal Besar TNI (Purn.) Soeharto, resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11/2025).

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025, yang dibacakan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta.

Selain Soeharto, pemerintah juga menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada sejumlah tokoh lain, seperti KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Hj. Rohana Kudus.

Proses seleksi dilakukan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, yang menilai kontribusi dan jasa besar para tokoh terhadap bangsa dan negara.

Baca Juga:
Bantah Makar, Saiful Mujani Jelaskan Arti Seruan 'Turunkan Prabowo'

Masa Kecil di Wuryantoro, Wonogiri

Soeharto lahir di Dusun Kemusuk, Bantul, Yogyakarta, pada 8 Juni 1921. Namun, semasa kecil ia sempat tinggal dan bersekolah di Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Mengutip data dari Soeharto Library, Soeharto kecil dititipkan kepada pamannya, Prawirowihardjo atau yang dikenal sebagai Pak Bei Tani, yang saat itu bekerja sebagai mantri tani di Wuryantoro.

Di daerah inilah Soeharto menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) Wuryantoro, yang kini menjadi SD Negeri 1 Wuryantoro.

Baca Juga:
Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Ia dikenal sebagai anak pendiam, rajin, dan sering membantu pamannya di sawah. Sejumlah peninggalan dari masa itu masih disimpan, termasuk bangku kayu sekolah dan sumur tua yang kerap digunakan Soeharto muda.

Rumahnya Kini Jadi Museum Wayang Indonesia

Rumah tempat Soeharto tinggal bersama pamannya di Wuryantoro kini telah diubah menjadi Museum Wayang Indonesia (MWI). Bangunan tersebut diresmikan pada 1 September 2004 oleh Presiden Megawati Soekarnoputri dan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Wonogiri.

Museum ini tidak hanya menyimpan ribuan koleksi wayang dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga menampilkan beberapa peninggalan masa kecil Soeharto seperti meja belajar, kursi sekolah, serta “Sumur Drajad”, sumur tua yang masih dipercaya memiliki nilai historis tinggi.

Museum Wayang Indonesia berlokasi di Jalan Raya Wonogiri–Pracimantoro Km 13, Kecamatan Wuryantoro, dan dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Tengah. (*)

Baca Sebelumnya

Wagub Jatim Emil Dardak Ajak Generasi Muda untuk Jadi Pahlawan di Era Digital

Baca Selanjutnya

Pesan Veteran kepada Generasi Muda Kota Pekalongan pada Momen Hari Pahlawan

Tags:

Soeharto presiden soeharto pahlawan nasional wonogiri masa kecil soeharto soeharto pahlawan nasional wonogiri jawa tengah Prabowo Subianto

Berita lainnya oleh Maulana Fajar Ilyasin Yusuf

Viral! Cerita Mbak-Mbak Wonogiri Tinggal di Kabupaten UMK Terendah Nomor Dua Se-Indonesia

17 Januari 2026 00:37

Viral! Cerita Mbak-Mbak Wonogiri Tinggal di Kabupaten UMK Terendah Nomor Dua Se-Indonesia

Dari Rp1,1 Juta ke Rp2,3 Juta, Berikut Rincian UMK Wonogiri 2015–2026

26 Desember 2025 13:49

Dari Rp1,1 Juta ke Rp2,3 Juta, Berikut Rincian UMK Wonogiri 2015–2026

Terpikat Panorama Indah, Presiden ke-6 RI SBY Spontan Berhenti dan Melukis di Pinggir Jalan Wonogiri

26 November 2025 18:53

Terpikat Panorama Indah, Presiden ke-6 RI SBY Spontan Berhenti dan Melukis di Pinggir Jalan Wonogiri

Subuh Mencekam di Wonogiri: Pasar Kota Terbakar, Puluhan Kios Jadi Abu dalam Hitungan Jam

6 Oktober 2025 10:50

Subuh Mencekam di Wonogiri: Pasar Kota Terbakar, Puluhan Kios Jadi Abu dalam Hitungan Jam

OTK Serang Bus Trans Jateng Solo-Wonogiri, Sopir Terluka

27 Desember 2024 21:14

OTK Serang Bus Trans Jateng Solo-Wonogiri, Sopir Terluka

Melihat Kembali Suasana Stasiun Wonogiri di Masa Kolonial Belanda, Era Tahun 1930-an

3 September 2024 22:00

Melihat Kembali Suasana Stasiun Wonogiri di Masa Kolonial Belanda, Era Tahun 1930-an

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar