Catatan Menarik Usai Timnas Indonesia U-20 Dipermak Iran 3-0

Jurnalis: Agus Riyanto
Editor: Mustopa

14 Feb 2025 11:06

Thumbnail Catatan Menarik Usai Timnas Indonesia U-20 Dipermak Iran 3-0
Timnas Indonesia U-20 saat menghadapi Iran (Foto: PSSI

KETIK, TRENGGALEK – Tampil sebagai tim underdog Indonesia akhirnya harus mengakui ketangguhan Iran di laga perdana Piala Asia 2025. Anak asuh Indra Sjafri dipermak dengan skor telak 0-3.

Dengan kekalahan ini, peluang lolos fase grup terasa berat, meskipun masih menyisakan dua pertandingan lagi melawan Uzbekistan dan Yaman.

Tentu ini bukan perkara mudah. Terutama Uzbekistan, salah satu tim unggulan. Ada beberapa catatan menarik pada laga Indonesia versus Iran:

Kesalahan passing dan demam panggung jadi biang kerok

Baca Juga:
Justin Hubner Minta Maaf ke Lewis Holtby Usai Insiden Kaki Sobek di Liga Belanda

Kesalahan passing para pemain Indonesia cukup kentara pada pertandingan semalam. Bahkan pemain sekelas Doni Tri Pamungkas yang merupakan kapten tim juga beberapa kali melakukan kesalahan passing.

Belum lagi kesalahan-kesalahan passing pemain lainnya yang berbuah peluang.

Kesalahan passing tersebut selain akibat pressing lawan yang tinggi, kepercayaan diri para pemain Indonesia untuk menguasai bola lebih lama terkesan tidak tampak. Pendeknya masih ada kesan demam panggung.

Hal inilah yang dimanfaatkan oleh para pemain Iran untuk mengeksploitasi dua sayap Indonesia dengan harapan bisa melakukan umpan-umpan diagonal. Terbukti di menit awal Iran berhasil mencetak gol.

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

2.Ada kesan taktik Indra Sjafri mengandalkan serangan balik

Taktik counter attack boleh-boleh saja, tapi tidak selamanya berbuah manis. Karena, membiarkan pemain lawan terlalu lama menguasai bola bisa menjadi celaka.

Apalagi lawan yang dihadapi memiliki keunggulan postur tubuh. Tentu saja umpan-umpan diagonal akan menjadi jalan terjal Indonesia.

Terbukti gol cepat Iran di menit awal hasil dari sepak pojok. Tak terkecuali gol kedua juga  hasil dari umpan tarik. Ini merupakan persoalan klasik, kalah duel bola udara dan memberi kesempatan lawan melalui bola-bola mati.

Ini menjadi PR besar Indra Sjafri saat menghadapi Uzbekistan di laga kedua. Para pemain Uzbekistan rata-rata memilki postur tinggi. Tentu saja ini menjadi alarm bahaya bagi Indra Sjafri jika saja Uzbekistan menerapkan taktik seperti Iran.

3. Bek sayap Indonesia mudah dieksploitasi

Gaya permainan Iran mirip gaya permainan Suriah saat mengalahkan Indonesia di Challenge Series 2025. Suriah maupun Iran selalu mengeksploitasi dua sayap Indonesia, tentu harapannya bisa melakukan umpan diagonal ke mulut gawang.

Indra Sjafri seakan lupa dengan taktik itu dan terkesan hanya fokus melakukan serangan balik. Akibatnya berbuah fatal. 3 gol bersarang ke gawang Indonesia.

Padahal pada laga uji coba melawan Yordania dan Suriah merupakan bentuk antisipasi pola dan gaya permainan Iran dan Yaman yang hampir memiliki kesamaan.

Melawan Uzbekistan hal ini tidak boleh terjadi. Taktik harus berubah. Pemain harus lebih fokus dan jangan membiarkan lawan menguasai bola terlalu lama.

Tak hanya itu, permainan pendek merapat dengan tiki taka ala Indra Sjafri bisa dijadikan alternatif meredam kecepatan dan keunggulan postur tubuh para pemain Uzbelistan.(*)

Baca Sebelumnya

Nabila Maharani Rilis Single Terbaru di Hari Ulang Tahun, Siap-Siap Auto Galau!

Baca Selanjutnya

Keren! Bank Sampang Borong 3 Penghargaan di Ajang Top BPRS Infobank Magazine Vol. XL VII 2025

Tags:

catatan menarik Usai Indonesia U-20 dipermak Iran

Berita lainnya oleh Agus Riyanto

Trenggalek Raih Double Winner TOP BUMD 2026

14 April 2026 18:52

Trenggalek Raih Double Winner TOP BUMD 2026

Menanti Sentuhan Tangan Dingin Ketum Baru Persiga Trenggalek, "On Fire"?

14 April 2026 17:10

Menanti Sentuhan Tangan Dingin Ketum Baru Persiga Trenggalek, "On Fire"?

Rangkaian Muscab, PKB Trenggalek Gelar Penghijuan di Desa Depok Bendungan Usung Spirit "Partai Hijau"

5 April 2026 17:43

Rangkaian Muscab, PKB Trenggalek Gelar Penghijuan di Desa Depok Bendungan Usung Spirit "Partai Hijau"

Ketua Paguyuban Tosan Aji Parikesit Trenggalek Layangkan Somasi, Persoalkan Keberadaan Showcase

4 April 2026 08:04

Ketua Paguyuban Tosan Aji Parikesit Trenggalek Layangkan Somasi, Persoalkan Keberadaan Showcase

Pemkab Trenggalek Tunjuk 8 Pejabat Pelaksana Tugas, Begini Kata Sekda Edi

3 April 2026 12:28

Pemkab Trenggalek Tunjuk 8 Pejabat Pelaksana Tugas, Begini Kata Sekda Edi

Lantik 8 Pejabat Eselon II dan Direktur Tirta Wening, Ini Pesan Tegas Bupati Trenggalek Mas Ipin!

3 April 2026 11:00

Lantik 8 Pejabat Eselon II dan Direktur Tirta Wening, Ini Pesan Tegas Bupati Trenggalek Mas Ipin!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar