KETIK, SURABAYA – Air Terjun Putuk Truno menjadi salah satu destinasi wisata alam yang dapat dikunjungi saat berada di kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Berada di kaki Gunung Arjuno dan Welirang, tempat wisata ini menawarkan suasana sejuk dengan pepohonan hijau serta aliran air yang jatuh dari ketinggian sekitar 45 meter.
Air Terjun Putuk Truno berlokasi di Jalan Putuk Truno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Lokasi tersebut juga tercatat dalam data wisata Pemerintah Kabupaten Pasuruan sebagai salah satu destinasi wisata di Kecamatan Prigen.
Sesampainya di kawasan wisata, pengunjung tidak perlu berjalan terlalu jauh untuk mencapai air terjun. Dari area loket menuju lokasi air terjun, jaraknya sekitar 400 meter melalui jalur setapak. Jalur tersebut memiliki bagian yang berbatu dan dapat menjadi licin ketika hujan, sehingga pengunjung perlu memperhatikan kondisi jalan selama perjalanan.
Setelah melewati jalur tersebut, pengunjung akan menemukan air terjun yang berada di tengah kawasan hijau. Pepohonan yang cukup lebat membuat suasana di sekitar lokasi terasa lebih sejuk. Suara aliran air yang jatuh dari tebing juga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam.
Selain menikmati pemandangan, kawasan wisata ini juga menyediakan sejumlah fasilitas untuk pengunjung. Beberapa di antaranya adalah area parkir, toilet, musala, tempat duduk atau shelter untuk beristirahat, serta warung dan kafe di sekitar kawasan wisata. Terdapat pula beberapa titik untuk menikmati pemandangan dan berfoto.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, informasi terbaru yang dikutip detikJatim dari akun Instagram resmi @putuktruno_official menyebutkan bahwa Air Terjun Putuk Truno buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Pengunjung tetap disarankan mengecek informasi dari pengelola sebelum berangkat karena jam operasional dan aturan kunjungan dapat berubah, terutama ketika kondisi cuaca kurang mendukung.
Untuk harga tiket masuk, sejumlah sumber mencantumkan tarif sekitar Rp15.000 pada hari biasa dan Rp20.000 pada akhir pekan. Namun, karena belum ditemukan pengumuman resmi terbaru yang memastikan tarif tersebut untuk 2026, harga tiket sebaiknya dikonfirmasi kembali kepada pengelola sebelum berkunjung.
Akses menuju kawasan wisata juga relatif mudah karena lokasinya berada di kawasan Prigen dan terdapat petunjuk menuju Air Terjun Putuk Truno. Pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dari area parkir menuju lokasi air terjun.
Air Terjun Putuk Truno juga memiliki cerita yang berkembang di masyarakat mengenai asal-usul namanya. Kisah tersebut menjadi bagian dari cerita lokal yang turut melekat pada keberadaan air terjun di kawasan Prigen.
Tidak hanya menawarkan pemandangan alam, kawasan Putuk Truno juga sempat menjadi lokasi kegiatan budaya. Pada Agustus 2026, kawasan Air Terjun Putuk Truno digunakan sebagai tempat pelaksanaan Ruwatan Agung Nuswantoro yang berlangsung selama tiga hari dan diisi berbagai kegiatan seni serta budaya tradisional.
Dengan perpaduan suasana pegunungan, pepohonan hijau, aliran air terjun setinggi sekitar 45 meter, serta fasilitas pendukung di kawasan wisata, Air Terjun Putuk Truno menjadi salah satu pilihan wisata alam di Prigen yang dapat dikunjungi untuk menikmati suasana sejuk dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
