Ini Sanksi Pekerja yang Tak Mau Bayar Iuran Tapera

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Marno

21 Jun 2024 09:51

Thumbnail Ini Sanksi Pekerja yang Tak Mau Bayar Iuran Tapera
Ilustrasi rumah subsidi. (Foto: Pinterest)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah akan memberikan sanksi bagi pekerja dan perusahaan yang menolak mendaftar dan membayar iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Iuran Tapera jadi perbincangan setelah Presiden Joko Widodo mengesahkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 jo PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera pada 20 Mei 2024.

Tapera adalah program yang mewajibkan pekerja untuk menyisihkan sebagian gajinya sebagai iuran yang dikelola oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera). Iuran ini dimaksudkan untuk membantu pekerja memiliki rumah sendiri.

Jika pekerja atau pemberi kerja tidak membayar iuran Tapera, terdapat beberapa sanksi yang dapat dikenakan, yaitu:

1. Teguran Tertulis: BP Tapera akan memberikan teguran tertulis kepada pihak yang lalai melakukan pembayaran iuran.

2. Denda: Pekerja atau pemberi kerja yang tidak membayar iuran tepat waktu dapat dikenakan denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3. Pembayaran Iuran Tertunggak: Pekerja atau pemberi kerja wajib membayar seluruh iuran yang tertunggak beserta dendanya.


4. Sanksi Administratif: BP Tapera dapat memberikan sanksi administratif lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Ketentuan mengenai sanksi ini diatur dalam peraturan BP Tapera dan undang-undang terkait. Adapun rincian spesifik mengenai besaran denda dan sanksi administratif lainnya dapat merujuk pada regulasi resmi yang dikeluarkan oleh BP Tapera.

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menuturkan pihaknya belum melakukan pembahasan lebih jauh berkenaan hal tersebut.

Meskipun menjadi salah satu otorita yang berwenang mengenakan sanksi, Heru mengaku pihaknya tidak dapat menjalankan kewenangan tersebut sendirian.

"Karena sanksi itu harus mendapatkan approval dari kementerian terkait, seperti Kemenaker dan kementerian lainnya yang mengatur dari entitas pemberi kerja, jadi tak bisa (BP Tapera sewenang-wenang|," kata Heru dikutip dari ekonomi.bisnis.com.

Selain itu, Heru menekankan kewenangan pemberian sanksi kepada pelaku usaha itu masih jauh untuk dijalankan.

Menurutnya, hingga saat ini saja BP Tapera masih belum mengetahui kapan implementasi penarikan iuran Tapera bakal dijalankan.

Heru juga menambahkan, saat ini pihaknya masih fokus mengejar sejumlah capaian sebelum resmi mendapat perluasan wajib untuk tabungan Tapera dari peserta.

"Ada achievement yang harus kita tuju dulu sebelum kita mendapatkan pos untuk memulai collection dan itu pasti berproses gak mungkin tiba-tiba. Gimana caranya? instrumen untuk motongnya bareng-bareng juga pasti susah," tuturnya. (*)

Baca Juga:
BP Tapera Membuka Seleksi Calon Pegawai, Ini Posisinya!
Baca Juga:
Tersandung BI Checking, 30 Persen ASN Muda Kota Malang Gagal Ajukan Tapera
Baca Sebelumnya

BP Tapera Berawal dari Bapetarum

Baca Selanjutnya

Mahfud MD: Hitungan Tapera Tidak Masuk Akal

Tags:

Tapera Sanksi Tapera Iuran Tapera Komisioner BP Tapera Tabungan Perumahan Rakyat

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H