Profesor ITS Fokus Koreksi Atmosfer dalam Citra Satelit

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Mustopa

20 Nov 2023 13:36

Thumbnail Profesor ITS Fokus Koreksi Atmosfer dalam Citra Satelit
Prof Lalu Muhamad Jaelani ST MSc PhD dari Departemen Teknik Geomatika ITS saat memaparkan orasi ilmiahnya dalam acara Pengukuhan Profesor ITS. (Foto: Humas ITS)

KETIK, SURABAYA – Untuk mencari keakuratan data satelit dan deteksi objek permukaam bumi, Guru Besar atau Profesor ke-173 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Lalu Muhamad Jaelani ST MSc PhD meneliti algoritma koreksi citra satelit dan deteksi objek di permukaan bumi. 

Lalu menjelaskan bahwa pengembangan ilmu di bidang penginderaan jauh sudah banyak bergeser. 

Dari yang sebelumnya untuk mendapatkan akurasi geometrik pada citra, menjadi bagaimana mengolah data spektral dari citra menjadi berbagai informasi yang bermanfaat. 

“Perubahan ini menjadi peluang banyak penelitian,” ungkap profesor bidang penginderaan jauh pasif ini. 

Baca Juga:
ITS Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Inovasi Bensin Sawit dan Teknologi EBT

Dari pemanfaatan data spektral citra tersebut memerlukan perbaikan kualitas citra karena adanya kesalahan dalam pengambilan data. 

Adapun kesalahan dapat disebabkan oleh gangguan energi radiasi elektromagnetik dan pengaruh sudut elevasi matahari. 

“Penelitian saya kali ini akan berfokus dalam menghilangkan pengaruh lapisan atmosfer atau koreksi atmosfer dalam citra satelit,” paparnya. 

Dalam orasi ilmiahnya, lelaki kelahiran Kotaraja ini menjelaskan, sensor pada satelit merekam campuran sinyal yang berasal dari pantulan permukaan bumi dengan partikel gas yang ada di atmosfer. 

Baca Juga:
Selaraskan IPTEK dan IMTAQ, Emil Dardak Ajak Generasi Muda Bijak Memanfaatkan Ilmu

Dalam kondisi tertentu, hanya 10 persen sinyal yang direkam berasal dari air, sisanya dari atmosfer dalam bentuk spektrum warna tampak. Oleh karena itu, diperlukan koreksi atmosfer untuk mendapatkan sinyal murni dari permukaan bumi. 

Lebih lanjut, menurut Lalu, melalui pengolahan data spektrum warna tampak (visible spectrum) bisa didapatkan informasi dari permukaan bumi yang mungkin tidak terlihat secara visual oleh mata kita. Seperti pemanfaatan di dalam perairan untuk pemantauan kualitas air. 

“Informasi tersebut dapat dideteksi keberadaannya menggunakan sensor satelit penginderaan jauh,” terang lulusan sarjana Teknik Geodesi ITS 2003 itu. 

Selain di perairan, lanjut lelaki berkacamata ini, pemanfaatan hasil riset yang telah dilakukannya tersebut juga diterapkan di wilayah darat dan udara. Seperti untuk pemantauan sumber pencemar udara guna mengatasi kualitas udara yang menurun di wilayah tertentu. 

Selain itu, untuk pemetaan area rawan bencana yang dapat digunakan untuk membantu upaya mitigasi bencana. 

Kepala Subdirektorat Pengabdian kepada Masyarakat ITS ini mengungkapkan, data yang digunakan dalam riset ini adalah data penginderaan jauh terkait permukaan bumi yang direkam secara langsung. 

Setelahnya, dalam melakukan proses koreksi atmosfer menggunakan software pengolahan citra, salah satunya ArcGIS. Oleh karena itu, estimasi parameter permukaan bumi dengan penginderaan jauh sangat bergantung pada koreksi atmosfernya. 

Lulusan doktor dari University of Tsukuba, Jepang ini juga menyampaikan, pemanfaatan data penginderaan jauh memerlukan ketersediaan data dasar yang akurat serta metode pemrosesan yang tepat dan cepat. 

“Semoga dengan tersedianya data penginderaan jauh dan algoritma model yang akurat dapat meningkatkan produk dengan akurasi yang tinggi pula,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Kaget Ada Motor Keluar Gang Mendadak, Warga Sidowungu Tewas di Raya Mastrip Surabaya

Baca Selanjutnya

Tidak Ada Aktivitas Perkuliahan Hampir Setahun, Mahasiswa Poltekom Butuh Kejelasan

Tags:

ITS deteksi objek permukaan bumi Guru Besar ITS Institut Teknologi Sepuluh Nopember Teknik Geodesi ITS

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar