Dicap 'Penjajah': Oxford Dikecam Setelah Abaikan Kontribusi Peneliti Lokal dalam Penemuan Rafflesia

Jurnalis: Dia Vionita
Editor: Muhammad Faizin

26 Nov 2025 07:00

Thumbnail Dicap 'Penjajah': Oxford Dikecam Setelah Abaikan Kontribusi Peneliti Lokal dalam Penemuan Rafflesia
Postingan Oxford Universiy di akun X yang hanya menyebut Chris Thorogood sebagai bagian dari penelitian. (Foto: Tangkapan layar akun X @UniofOxford)

KETIK, SURABAYA – Postingan penemuan langka bunga Rafflesia hasseltii oleh Universitas Oxford di hutan Sumatera berujung kontroversi. Postingan di akun X resmi Oxford University yang hanya menyoroti biolog mereka, Chris Thorogood, tanpa menyebut kontributor lokal, memicu kecaman keras.

Postingan yang diunggah di akun X resmi Oxford University pada tanggal 19 November tersebut menuai kecaman karena hanya mengapresiasi dan menyebut nama Chris Thorogood. Netizen, khususnya dari Indonesia, menyoroti tidak adanya penyebutan nama dari para peneliti atau kontributor lokal asal Indonesia yang jelas-jelas tergabung dalam tim ini

Netizen sontak menyebut tindakan Oxford ini sebagai "colonizer behavior" (perilaku penjajah). Pasalnya, penemuan ini adalah hasil kolaborasi. Tim tersebut jelas melibatkan peneliti Indonesia seperti Joko Witono, Septian Andriki, dan Iswandi.

Peran peneliti lokal sangat krusial; Septian Andriki bahkan dilaporkan telah mencari bunga ini selama 13 tahun. Namun, Oxford seolah mengklaim penemuan itu hanya hasil kerja keras pihaknya.

Baca Juga:
Ini Jalur Alternatif Pemudik Jambi Menuju Palembang saat Jalintim Padat

 

Foto Concern Anies Baswedan melalui unggahannya di X. (Foto: tangkapan layar X @aniesbaswedan)Concern Anies Baswedan melalui unggahannya di X. (Foto: tangkapan layar X @aniesbaswedan)

 

Reaksi di kolom komentar pun beragam dan keras.

Baca Juga:
5 Gunung Paling Ekstrem di Indonesia yang Tidak Cocok untuk Pendaki Pemula

"Tulis nama peneliti dari Indonesia dong, dasar penjajah!," tulis akun @Holocoasterr.

“Halo, bisakah anda menyertakan nama peneliti dari Indonesia? Bagaimana bisa instistusi besar seperti Oxford tidak bisa mengapresiasi peneliti lokal dan tidak menyebut mereka? Ini bukan hanya hasil dari peneliti Oxford, tetapi juga Joko Wistono dan Iswandi,” tegur akun @lukidos_conan.

Isu ini semakin memanas setelah politikus Anies Baswedan ikut menunjukkan keprihatinannya melalui X pribadinya.

"Dear @UniofOxford, peneliti Indonesia kami - Joko Witono, Septi Andriki, dan Iswandi bukan NPC (Non-Player Character). Tulis nama mereka juga," cuit politikus tersebut.

Kontroversi ini menjadi pengingat penting tentang perlunya pengakuan yang setara dalam setiap kolaborasi penelitian global.

Seperti yang kita ketahui, tim gabungan dari peneliti Indonesia dan Oxford berhasil menemuka spesies bunga raksasa langka yakni Rafflesia Hasseltii di hutan Sumatera, Indonesia. Bunga yang diklaim lebih sering dilihat oleh harimau daripada manusia ini terlihat mekar saat tim peneliti menghampirinya sembari merekam kejadian langka tersebut.

 

Baca Sebelumnya

Bupati Situbondo Tekankan Penguatan Peran Kecamatan dalam Pembangunan Daerah

Baca Selanjutnya

Pemkab Bondowoso Perkuat Perlindungan Buruh Tani Tembakau di 2025

Tags:

oxford netizen rafflesia hasseltii bunga bangkai sumatera

Berita lainnya oleh Dia Vionita

Kenapa Tahun Baru Mulai 1 Januari? Ternyata Ini Sejarahnya

1 Januari 2026 00:15

Kenapa Tahun Baru Mulai 1 Januari? Ternyata Ini Sejarahnya

Tahun Baru ala Orang Zaman Dulu, Intip Keseruan Perayaan Era Victoria yang Hangat dan Elegan

31 Desember 2025 17:01

Tahun Baru ala Orang Zaman Dulu, Intip Keseruan Perayaan Era Victoria yang Hangat dan Elegan

Ikonik! Begini Perjalanan Panjang Bola Malam Tahun Baru di Times Square New York

31 Desember 2025 13:01

Ikonik! Begini Perjalanan Panjang Bola Malam Tahun Baru di Times Square New York

Bukan Cuma Kembang Api, Ini Serunya Hogmanay dan Tradisi 'First Footing' saat Malam Tahun Baru di Skotlandia!

31 Desember 2025 08:30

Bukan Cuma Kembang Api, Ini Serunya Hogmanay dan Tradisi 'First Footing' saat Malam Tahun Baru di Skotlandia!

Budaya Unik Menyambut Tahun Baru: Menguak Makna Tradisi Pakai Celana Dalam Merah di Italia dan Spanyol

31 Desember 2025 06:00

Budaya Unik Menyambut Tahun Baru: Menguak Makna Tradisi Pakai Celana Dalam Merah di Italia dan Spanyol

Bakar-Bakaran di Malam Tahun Baru Bisa Picu Kanker? Ini Faktanya

31 Desember 2025 02:01

Bakar-Bakaran di Malam Tahun Baru Bisa Picu Kanker? Ini Faktanya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar