Sapa Bansos Amaliyah Ramadan Ke-10, Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Warga Tuban

Jurnalis: Filza Tiarania
Editor: Fiqih Arfani

6 Mar 2026 08:51

Thumbnail Sapa Bansos Amaliyah Ramadan Ke-10, Khofifah Salurkan Bantuan Rp8,35 Miliar untuk Warga Tuban
Gubernur Khofifah Indar Parawansa memeluk seorang ibu-ibu penerima manfaat dalam kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10 yang berlangsung di Pendopo Kridho Manunggal Kabupaten Tuban pada Kamis, 5 Maret 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp8.358.950.000 kepada masyarakat Tuban dalam kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan ke-10 di Pendopo Kridho Manunggal kabupaten setempat, Kamis, 5 Maret 2026.

Bantuan yang disalurkan merupakan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang bersumber dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan pemprov serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Rincian dari total bantuan Rp8,35 miliar tersebut meliputi penyaluran melalui Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebesar Rp7.145.500.000. Kemudian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur disalurkan Rp348.450.000, bantuan keuangan desa melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur sebesar Rp840.000.000, serta penyaluran melalui BUMD Jatim sebesar Rp25.000.000.

Bantuan dari Dinas Sosial meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) Plus sebesar Rp4.008.000.000 bagi 2.004 keluarga penerima manfaat. Selain itu, bantuan kemiskinan ekstrem sebesar Rp1.894.500.000 diberikan kepada 1.263 jiwa, serta bantuan sosial penyandang disabilitas (ASPD) sebesar Rp561.600.000 untuk 156 penerima.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beri Bonus Rp1,845 Miliar, Atlet Paralimpik Jatim Sumbang 35 Medali di ASEAN Para Games 2025

Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan melalui program KIP Putri Jawara sebesar Rp240.000.000 untuk 80 penerima dan KIP PPKS Jawara sebesar Rp66.000.000 bagi 22 penerima.

Selain bantuan kepada masyarakat, Pemprov Jatim juga memberi dukungan operasional dan tali asih untuk pilar-pilar sosial yang berperan dalam pelayanan kesejahteraan masyarakat. Bantuan tersebut diberikan kepada SDM PKH Plus, pendamping disabilitas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dengan total nilai Rp375.400.000 bagi 188 penerima.

Melalui program pemberdayaan desa, Pemprov Jatim juga menyalurkan Program Desa Berdaya sebesar Rp100.000.000 untuk satu desa, Program Jatim Puspa sebesar Rp223.450.000 untuk tiga desa, serta Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten sebesar Rp25.000.000.

Sementara itu, bantuan dari BUMD Jatim diberikan dalam bentuk zakat produktif senilai Rp25.000.000 kepada 50 penerima manfaat sebagai dukungan terhadap penguatan usaha ekonomi masyarakat.

Baca Juga:
Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa penyaluran bansos tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Jawa Timur dalam memperkuat perlindungan sosial sekaligus menjadi bantalan ekonomi bagi kelompok masyarakat rentan.

Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut menilai momentum bulan suci ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pemerataan kemanfaatan program sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. 

“Ini adalah proses Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan yang ke-10. Kita berharap seluruh proses distribusi bansos tepat sasaran dan tepat pemakaian. Ada bantuan yang diarahkan untuk penguatan modal usaha, tetapi ada juga yang bersifat charity bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas,” ujar Khofifah.

Ia juga menambahkan bahwa berbagai bentuk bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari ikhtiar berkelanjutan Pemprov Jatim untuk memastikan masyarakat rentan senantiasa terlindungi dan juga mendorong peningkatan kemandirian serta ketahanan ekonomi keluarga para penerima manfaat. 

"Seluruh bantuan ini adalah bagian dari ikhtiar Pemprov Jawa Timur untuk memastikan masyarakat rentan tetap terlindungi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi mereka," tegasnya.

Khofifah juga mengajak pemerintah kabupaten/kota untuk terus memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, integrasi program antara pemerintah provinsi dan daerah penting agar bantuan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

"Kita punya banyak program bantuan sosial yang bisa dikolaborasikan dengan kabupaten/kota. Ini penting agar bantuan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga menjadi bantalan ekonomi sekaligus pengungkit bagi kemandirian serta ketahanan ekonomi masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Aditya Halindra Faridzky menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jatim kepada masyarakat Tuban. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu kelompok rentan serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Gubernur Khofifah atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat Kabupaten Tuban. Bantuan yang diberikan hari ini tentu sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, sebagai bagian dari rangkaian Amaliyah Ramadan Khofifah juga menyerahkan 100 Al-Quran hadiah dari Kerajaan Arab Saudi kepada masyarakat Tuban. (*)

Baca Sebelumnya

Ngabuburit! Dari Bahasa Sunda hingga Jadi Tradisi Nasional

Baca Selanjutnya

Pemkot Malang Cari Solusi Anggaran Revitalisasi Pasar Besar, Skema KPBU Jadi Opsi

Tags:

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Bantuan Sosial Banson Jawa timur Kabupaten Tuban BUMD PKH Plus ASPD disabilitas KIP Putri Jawara KIP PPKS Jawara Sosial

Berita lainnya oleh Filza Tiarania

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

18 Maret 2026 05:00

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

17 Maret 2026 15:19

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

15 Maret 2026 13:01

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

14 Maret 2026 11:05

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

13 Maret 2026 15:45

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

13 Maret 2026 12:35

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H