Risiko Koalisi Gemuk, Prabowo Kesulitan Tentukan Bacawapres

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Marno

19 Okt 2023 09:58

Headline

Thumbnail Risiko Koalisi Gemuk, Prabowo Kesulitan Tentukan Bacawapres
Siapakah cawapres Prabowo. (Grafis: Rihad Humala/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Hingga hari pertama pembukaan pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, sosok siapa pendamping Prabowo rmasih menjadi teka-teki. Padahal dua pesaingnya yakni Ganjar dan Anies telah memiliki pendamping bahkan telah mendaftarkan diri ke kantor KPU, Jakarta, Kamis (19/10/2033).

Guru besar Universitas Airlangga (Unair), Henri Subiakto mengatakan sebelumnya sempat mencuat nama tokoh muda Gibran yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Solo. Namun karena banyaknya beredar isu yang tidak mengenakan membuat Prabowo harus mengubah strategi.

"Gibran ini kan putra Pak Jokowi yang saat ini menjadi presiden. Hal ini membuat banyak isu negatif beredar jika Gibran sampai menjadi cawapres dari Prabowo," jelas Henri kepada Ketik.co.id, Kamis (19/10/2023).

Foto Dosen Universitas Airlangga, Henri Subiakto. (Foto: dok. Henri)Dosen Universitas Airlangga, Henri Subiakto. (Foto: dok. Henri)

Baca Juga:
Prabowo Puji Satgas PKH Selamatkan Aset Hutan Rp370 Triliun, Setara 10% APBN

Henri menambahkan akibat isu tersebut jalan Prabowo untuk menentukan cawapresnya tidak mulus lagi. Banyak hal yang harus dipertimbangkan. Walaupun mungkin Gibran menerima tawaran tersebut, belum tentu keluarga Joko Widodo mengizinkan.

"Gibran sendiri dipandang sebagai titik temu. Titik temu partai-partai besar itu ada di Gibran, terutama bagi pendukung Joko Widodo," tambahnya.

Dengan beredarnya isu -su negatif yang mengakibatkan perubahan opini publik, tentu sulit untuk menemukan pengganti Gibran. Apalagi di saat saat yang genting seperti ini diperlukan kesepakatan dari partai-partai koalisi agar menemukan sosok pengganti Gibran. 

Seperti yang kita ketahui Prabowo diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terdiri dari banyak partai seperti Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, Partai Demokrat, empat partai non-parlemen yaitu PBB, PSI, Partai Garuda, Partai Gelora.

Baca Juga:
Pabrik Kendaraan Listrik PT VKTR di Magelang Diresmikan Prabowo Milik Siapa? Ini Profilnya

"Semakin banyak partai yang terlibat tentu akan semakin sulit mencari titik temu karena banyaknya opini yang harus ditampung," ungkapnya.

Hal inilah yang harus dihadapi oleh KIM, karena setiap partai yang tergabung tentu akan mencari keuntungan. Jika mendapatkan keuntungan mereka bisa melirik atau berpindah mendukung pasangan yang lain. Dan tentu akan menjadi rumit jika Gibran yang merupakan titik temu dari partai-partai tersebut belum memberikan kepastian.

"Partai koalisi KIM ini bergabung bukan karena satu ideologi, tetapi karena mencari keuntungan. Oleh sebab itu cukup sulit mencari sosok yang bisa menjadi titik temu dari kepentingan mereka," tukasnya.

Dalam hal ini peran Joko Widodo sangat dibutuhkan untuk menetralkan kebuntuan yang terjadi di KIM. Namun seperti yang dilihat sekarang Joko Widodo terlihat menjaga jarak. Joko Widodo dianggap juga masih galau menentukan keberpihakannya. Kondisi inilah yang dihadapi oleh Prabowo.

"Ya kita lihat saja apakah Pak Joko Widodo akan menyelesaikan kesulitan ini. Nampaknya Prabowo sangat membutuhkan peran Joko Widodo untuk menentukan cawapresnya," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Diskopum Jember Catat Perputaran Uang UMKM Gelaran Pesta Rakyat Capai Rp 230 Juta

Baca Selanjutnya

Ribuan Baliho Tak Taat Peraturan, Bawaslu Pacitan Surati Parpol

Tags:

cawapres Capres prabowo Koalisi Indonesia Maju Gibran Rakabuming Raka Titik temu Henri Subiakto pemilu2024 pilpres2024

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H