Rakor Penanganan Kemarau Panjang 2026! Gubernur Khofifah Ingatkan Tak Bakar Sampah-Lahan Berpotensi Karhutla

Editor: Fiqih Arfani

7 Apr 2026 18:47

Headline

Thumbnail Rakor Penanganan Kemarau Panjang 2026! Gubernur Khofifah Ingatkan Tak Bakar Sampah-Lahan Berpotensi Karhutla
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda dan para pemateri di sela Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi  Kemarau Panjang 2026 di Dyandra Convention Center Surabaya pada Selasa, 7 April 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Saya imbau masyarakat tidak melakukan hal-hal yang dapat memicu terjadinya karhutla," ujarnya di sela Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi  Kemarau Panjang 2026 di Dyandra Convention Center Surabaya pada Selasa, 7 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah  mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau serta potensi kebakaran hutan dan lahan.

Pada rakor yang dihadiriBupati /Wali Kota beserta Forkopimda seluruh daerah di Jatim, Perhutani, BPBD Kabupaten/Kota dan beberapa pihak terkait itu, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya langkah mitigasi dan  antisipasi sejak dini sebagai bagian dari upaya mitigasi yang lebih terukur dan terkoordinasi.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beri Bonus Rp1,845 Miliar, Atlet Paralimpik Jatim Sumbang 35 Medali di ASEAN Para Games 2025

"Sebentar lagi musim kemarau, potensi-potensi bencana yang bisa terjadi mari kita antisipasi bersama mulai saat ini," ucap orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut.

Sementara itu, pada rakor tersebut hadir juga sebagai pemberi materi adalah Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB RI, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kementerian Kehutanan RI, Direktur Konservasi dan Pengembangan Sumber Air Pertanian Kementerian Pertanian RI, dari BMKG kelas I Juanda, Kapolda Jatim, serta narasumber lainnya.

Rakor, kata dia, ini tidak hanya membahas potensi bencana, tetapi juga memastikan kesiapsiagaan, mitigasi serta langkah konkret dalam melindungi masyarakat Jawa Timur.

“Oleh karena itu, seluruh kepala daerah harus bergerak proaktif sebelum puncak kemarau terjadi,” tutur mantan Menteri Sosial RI tersebut.

Baca Juga:
Peringati Hari Seni Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Dorong Jadi Penguat Solidaritas dan Ekonomi Kreatif

Gubernur Khofifah juga menginstruksikan agar memastikan distribusi air bersih tepat sasaran dan perkuat pemantauan titik api di wilayah rawan.

Pasalnya, lanjut dia, Jawa Timur memiliki keragaman potensi bencana yang cukup tinggi, mulai dari banjir, tanah longsor, gempa bumi hingga kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.

“Sekali lagi kami imbau juga kepada masyarakat agar menggunakan air secara bijak. Jangan lupa juga selalu aktif melaporkan potensi bencana kepada pemerintah daerah setempat,” tutur Khofifah. (*)

Baca Sebelumnya

Catat Tanggalnya! Turnamen Esports Kapolres Tegal Seri 2026 Digelar Bergilir di 18 Polsek

Baca Selanjutnya

40 Ribu UMKM Disorot DPRD Kota Malang, Pembinaan dan Sektor Pertanian Jadi Prioritas

Tags:

Gubernur Jatim Gubernur Khofifah Khofifah rakor Bencana Karhutla bpbd Bnpb Kemarau

Berita lainnya oleh Fiqih Arfani

Innalillahi! Eks Pj Wali Kota Surabaya Nurwiyatno Berpulang

17 April 2026 08:05

Innalillahi! Eks Pj Wali Kota Surabaya Nurwiyatno Berpulang

Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

15 April 2026 09:05

Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

Musrenbang Tak Sekadar Forum Tahunan! Gubernur Khofifah Ingatkan Perencanaan Pembangunan Harus Semakin Presisi  dan Kolaboratif

15 April 2026 07:57

Musrenbang Tak Sekadar Forum Tahunan! Gubernur Khofifah Ingatkan Perencanaan Pembangunan Harus Semakin Presisi dan Kolaboratif

BYE-BYE JUARA! Peluang Persebaya Angkat Trofi BRI Super League Musim ini Tertutup

14 April 2026 06:17

BYE-BYE JUARA! Peluang Persebaya Angkat Trofi BRI Super League Musim ini Tertutup

Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

12 April 2026 14:32

Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

12 April 2026 13:55

Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend