Pansus DPRD Surabaya Kritik SE Rusunami

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Rahmat Rifadin

19 Sep 2025 19:20

Thumbnail Pansus DPRD Surabaya Kritik SE Rusunami
Ketua Pansus Raperda Hunian Layak DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin. (Foto: Shinta Miranda/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Polemik program rumah susun milik (rusunami) di Surabaya kembali memanas. Ketua Pansus Raperda Hunian Layak DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin, dengan tegas menyayangkan langkah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya yang dinilai terburu-buru mengeluarkan surat edaran terkait survei calon penghuni rusunami.

Surat bernomor keluar 16 September 2025 itu dianggap tidak melalui koordinasi dengan pansus, padahal Raperda Hunian Layak masih dalam tahap pembahasan.

“Ya, jadi pertama terkait surat permohonan pemberitahuan survei yang ditujukan kepada lurah yang beredar pada tanggal 16 September ini. Saya sebagai Ketua Pansus bersama teman-teman tidak pernah diberitahu terkait redaksi atau surat yang kemudian disebarkan kepada masyarakat, khususnya permohonan kepada lurah,” ujar Saifuddin, Jumat 19 September 2025.

Saifuddin menegaskan, pansus masih membahas kriteria penghuni rusunami. Ia mengungkapkan, Raperda baru rampung sekitar 80 persen sehingga langkah DPRKPP dianggap mendahului proses legislasi.

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

“Kami di pansus tidak pernah diajak ngomong, tidak pernah diajak ngobrol terkait persoalan ini. Itu yang pertama,” tegas Politisi Demokrat ini.

Poin yang paling disoroti adalah syarat penghasilan minimal yang dicantumkan dalam surat edaran, yakni Rp8 juta bagi lajang dan Rp10 juta untuk yang sudah berkeluarga.

Menurut Saifuddin, aturan tersebut sangat janggal bila dibandingkan dengan upah minimum Surabaya yang hanya sekitar Rp4 juta.

“Sedangkan UMR itu hanya di kisaran 4 juta. Tetapi warga yang mau menghuni rusunami itu dipaksa punya penghasilan 8 juta kalau bujang, 10 juta kalau berkeluarga. Ini logika yang dibangun dari mana? Pemerintah mau membantu rakyat atau mencekik rakyat?," ucapnya.

Baca Juga:
Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Lebih jauh, Saifuddin juga menilai isi surat edaran belum jelas dan tidak komprehensif. Beberapa hal krusial seperti detail syarat, uang muka, hingga skema cicilan dinilai masih sumir.

“Angsuran 2,1 juta itu sudah kita perdebatkan di dalam rapat pansus. Kami minta maksimal 1,4 juta, bahkan kalau bisa 1,1 juta dengan tenor 15 sampai 25 tahun,” jelasnya.

Menurutnya, pansus masih berupaya menyusun skema pembiayaan yang benar-benar realistis untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Keberadaan surat edaran ini, kata Saifuddin, tidak hanya prematur, tetapi juga berpotensi menimbulkan polemik di lapangan.

"Sehingga kemudian tiba-tiba muncul surat edaran ini, yang tidak ada koordinasi dengan kami sebagai pansus yang membahas rumah hunian layak. Itu yang harus digarisbawahi,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Sujatmiko Resmi Jabat Kepala Pengadilan Tinggi Surabaya

Baca Selanjutnya

Palm Park Hotel Surabaya Rayakan HUT Ke-3 Ketik.com

Tags:

rusunami Ketua Pansus Raperda Hunian Layak Muhammad Saifuddin DPRD Surabaya Rusunami Surabaya Bang Udin surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar