Komisi D Desak Pemkot Surabaya Alihkan Anggaran Creative Huba untuk Tebus Ijazah SMA

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

14 Mar 2025 06:30

Thumbnail Komisi D Desak Pemkot Surabaya Alihkan Anggaran Creative Huba untuk Tebus Ijazah SMA
Anggota Komisi D DPRD Surabaya Imam Syafi'i. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2026-2029 Pemerintah Kota Surabaya yang akan berfokus untuk menangani bonus demografi dengan membangun creative hub di 31 kecamatan Surabaya.

Mengenai hal ini, Anggota Komisi D DPRD Surabaya Imam Syafi'i menyebut dibandingkan anggaran tersebut digunakan untuk creative hub, Ia menyarankan agar dialokasikan untuk menebus ijazah anak-anak keluarga miskin (gamis).

"Saya berharap sebetulnya pemerintah kota ini punya data mengenai usia pelajar yang sampai hari ini tidak bisa bayar sekolah kemudian tidak bisa menebus ijazah," tuturnya pada Ketik.co.id pada Kamis 13 Maret 2025.

Imam menegaskan saat ini banyaknya siswa yang belum membayar SPP sehingga belum dapat melanjutkan ujiannya.

Tak hanya, itu Imam juga menyebut banyaknya lulusan yang belum mengambil ijazahnya.

"Ditebus dan belum bisa bayar sekolah dan kalau tidak bayar sekolah SPP itu tidak bisa ikut ujian, tidak bisa ikut ulangan. Yang seperti itu menurut saya Pak Wali Kota sebaiknya itu juga ada datanya. Kemudian nanti intervensinya pemerintah kota seperti apa jangan kemudian sekarang mereka yang statusnya waiting list untuk menebus ijazah itu dibiarkan nunggu yang tanpa jelas kapan bisa ditebus," terang Politisi NasDem ini.

Alasan desakan ini, Imam menyebut karena masih banyaknya keluarga miskin sejumlah 74.000 jiwa. Padahal dulu masyarakat berpenghasilan rendah di Surabaya jumlahnya mencapai 1.300.000 itu.

"Karena kami di Dewan masih sering mendapat keluhan teman-teman yang tidak bisa bersekolah atau tidak bisa menebus ijazah, tidak bisa dibantu oleh pemerintah hingga mereka itu tidak dinyatakan miskin," papar Imam.

Imam menyebut selain itu di Kota Surabaya juga banyak siswa yang melanjutkan melalui Paket ABC. Maka dari itu Imam menambahkan harus adanya penambahan Paket Krisna untuk anak-anak Surabaya.

"Kami ingin itu diperbanyak sehingga mereka yang butuh sekolah, baik karena tidak punya biaya atau karena mereka harus sambil bekerja itu bisa masuk
di situ," ujar Imam.

"Syukur kalau kemudian ada yang namanya kejar paket plus misalnya yang mereka diajari pelajaran untuk mendapatkan ijazah tetapi juga diberi keterampilan," imbuh Imam. (*)

Baca Juga:
DPRD Surabaya Sarankan Tutup Titik Parkir Tak Berlakukan Sistem Digitalisasi
Baca Juga:
Komisi D DPRD Kota Malang Jadi Garda Depan, Kesehatan dan Pendidikan Disebut Kebutuhan Dasar
Baca Sebelumnya

Dana Pokir Rp500 Juta Disiapkan untuk Tangani Sampah di Junrejo Kota Batu

Baca Selanjutnya

NutriSari Dukung UMKM Lewat Tea Mixology Feast dan Tukar Sachet Berhadiah Umrah

Tags:

DPRD Surabaya Creative Hub ijazah SMA Imam Syafi'i anggota komisi D Komisi D DPRD Surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar