Khofifah Dorong Penguatan Peran Intelektual Perempuan saat Rakornas Profesor Muslimat NU

Jurnalis: Filza Tiarania
Editor: Muhammad Faizin

10 Feb 2026 01:42

Headline

Thumbnail Khofifah Dorong Penguatan Peran Intelektual Perempuan saat Rakornas Profesor Muslimat NU
Acara pengukuhan pengurus asosiasi profesor muslimat Nahdlatul Ulama yang berlangsung pada 6 Februari 2026. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Profesor Muslimat Nahdlatul Ulama (APMNU) dan mengukuhkan kepengurusan APMNU. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Jumat 6 Februari 2026 malam.

Rakornas diikuti para profesor Muslimat NU dari berbagai daerah di Indonesia serta dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi. Kegiatan berlangsung dalam suasana sederhana dan bersahaja.

Forum Rakornas menjadi ajang konsolidasi gagasan sekaligus penguatan peran perempuan ulama dan akademisi Muslimat NU dalam menghadapi tantangan zaman. Selain membahas Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) organisasi, pertemuan ini juga menjadi ruang untuk bertukar pikiran strategis terkait kontribusi keilmuan bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Khofifah mengajak para profesor Muslimat NU untuk memperkuat peran intelektual bagi perempuan melalui kontribusi pemikiran, penguatan nilai keagamaan moderat, serta pemberian solusi atas berbagai persoalan kebangsaan. Ia menekankan pentingnya peran akademisi perempuan NU dalam menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beberkan Kunci Sukses Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional di Hadapan Peserta SESPIMTI Polri

“Para profesor Muslimat NU memiliki kapasitas keilmuan yang sangat kuat. Tantangannya adalah bagaimana ilmu tersebut dibumikan, memberi solusi nyata, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat,” ujar Khofifah.

Khofifah juga menilai forum intelektual tidak harus selalu berlangsung secara formal. Menurutnya, dialog yang hangat dan egaliter justru dapat melahirkan gagasan yang jernih yang diikuti dengan keputusan yang bijaksana.

Ia menambahkan, kekuatan NU tidak hanya terletak pada kapasitas keilmuan, tetapi juga pada tradisi kebersamaan dan kesederhanaan. 

“Para professor Muslimat NU adalah sosok-sosok dengan kapasitas keilmuan yang tinggi. Namun kekuatan NU juga terletak pada tradisi kebersamaan dan kesederhanaan. Ini menjadi simbol bahwa intelektualitas dan kerakyatan bisa berjalan beriringan,” tambah Khofifah.

Baca Juga:
Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

Pada kesempatan itu, Khofifah mengapresiasi pembahasan PD/PRT dalam Rakornas APMNU sebagai fondasi penting dalam memperkuat organisasi, baik secara struktural maupun kultural. Perumusan aturan dasar yang kokoh dinilai menjadi pijakan bagi kontribusi nyata para profesor Muslimat NU dalam pembangunan bangsa.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Khofifah juga mengukuhkan kepengurusan Asosiasi Profesor Muslimat NU yang dipimpin Prof. Dr. Amany Lubis. Ia berharap APMNU dapat terus menjadi wadah pengabdian keilmuan yang memberikan manfaat luas bagi umat dan bangsa.

“Ilmu yang tinggi akan semakin bermakna ketika dibumikan dengan ketulusan, kesederhanaan, dan semangat khidmah. Inilah nilai yang terus kita rawat bersama di Muslimat NU,” pungkas Khofifah. (*)

Baca Sebelumnya

Kejari OKI Terima Rp68,6 Juta Uang Titipan Kasus Korupsi KUR BSI, Sinyal Pemulihan Aset Negara Dimulai

Baca Selanjutnya

Ngaku Anggota Resmob Polda Jabar, Satreskrim Polres Subang Cokok 3 Pelaku Pemerasan

Tags:

nahdlatul ulama Khofifah Indar Parawansa Rakornas PP Muslimat NU APMNU surabaya Gubernur Jawa Timur

Berita lainnya oleh Filza Tiarania

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

18 Maret 2026 05:00

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

17 Maret 2026 15:19

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

15 Maret 2026 13:01

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

14 Maret 2026 11:05

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

13 Maret 2026 15:45

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

13 Maret 2026 12:35

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar