Kemenag Tegaskan Pondok Pesantren Dilarang Menjadi Tempat Kampanye

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: M. Rifat

21 Okt 2023 17:15

Headline

Thumbnail Kemenag Tegaskan Pondok Pesantren Dilarang Menjadi Tempat Kampanye
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Prof Waryono Abdul Ghafur (kiri) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim, Husnul Maram, Sabtu (21/10/2023). (Foto: M.Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Selama masa Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, banyak Calon Presiden (Capres) maupun Calon Wakil Presiden (Cawapres) mengunjungi pondok pesantren. Dalam kunjungan itu kebanyakan para Capres dan Cawapres  meminta restu pada kiai maupun minta dukungan.

"Pesantren selama ini terbuka siapapun boleh datang. Bahkan mohon maaf dulu kiai pernah bilang orang jahat pun boleh datang kalau niat baik, apalagi tokoh yang sudah tahu reputasinya. Jadi (larangan) itu domainnya KPU saya tidak bisa komentar," ucap Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Prof Waryono Abdul Ghafur, Sabtu (21/10/2023).

Meskipun begitu, Waryono mengaku jika menilik dari peraturan KPU, Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan. Sehingga hal ini membuat KPU melarang adanya lembaga pendidikan yang dilakukan untuk kampanye. "Namun kami tidak bisa berbuat banyak dan untuk lebih pastinya KPU yang bisa bertindak," terangnya.

Namun, Waryono meminta kepada para pengasuh maupun penceramah Pondok Pesantren agar menyukseskan pemilu berjalan damai.

Baca Juga:
Kemenag RI Mulai Berlakukan WFH, Nasaruddin Umar Pastikan Layanan Tetap Maksimal

"Jadi bagaimana santri, kiai, kita semua berperan untuk keberhasilan pemilu ini," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim, Husnul Maram menambahkan, Kemenag mengeluarkan beberapa edaran imbauan khusus bagi penceramah menyambut tahun politik.

"Penceramah agama apapun dalam tahun politik seperti ini harus bisa memberikan kenyamanan pada masyarakat, jangan sampai ada penceramah memberikan berita menyedihkan, membuat konflik, itu pasti tidak dibenarkan oleh agama apapun," tandasnya.

Terkait ceramah yang mengandung unsur kampanye, kembali lagi Husnul menyerahkan pada KPU maupun Bawaslu. "Sudah ada polisinya masing-masing," pungkasnya. (*)

Baca Juga:
Kakanwil Kemenag Jatim Bertemu Bupati Ipuk, Ini yang Dibahas

Baca Sebelumnya

Lakukan Konsolidasi di Surabaya, Puan Targetkan 60 Persen Suara untuk Ganjar-Mahfud

Baca Selanjutnya

Komunitas TDA Bagikan Ikan Bakar Kuah Santan untuk 1200 Santri di Pacitan

Tags:

pondok pesantren Kemenag Kementrian Agama pilpres2024 pemilu2024

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar