Kampanye Kotak Kosong, MAKI Jatim Harap KPU Pastikan Demokrasi Adil

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

7 Okt 2024 18:20

Thumbnail Kampanye Kotak Kosong, MAKI Jatim Harap KPU Pastikan Demokrasi Adil
Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Korwil Jatim Heru Satrio. (6/10/2024). (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Eri Cahyadi dan Armuji, pasangan petahana Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, akan bertarung melawan kotak kosong pada Pilkada 2024.

Mereka menjadi calon tunggal setelah tidak ada kandidat lain yang mendaftar hingga penutupan masa perpanjangan pendaftaran pada awal September 2024.

Kondisi ini menunjukkan dominasi politik Eri-Armuji yang didukung oleh 18 partai politik, termasuk PDIP, Golkar, PAN, PKS, dan lainnya.

Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Korwil Jatim Heru Satrio menilai, adanya kampanye kotak kosong menggambarkan demokrasi berjalan dengan baik. 

Pemilihan kotak kosong juga mencerminkan mekanisme demokratis yang memberikan ruang bagi warga untuk menolak calon yang dianggap tidak mewakili aspirasi mereka, meskipun tidak ada pesaing lain di pemilihan.

Heru menjelaskan salah satu kekhawatiran adanya kotak kosong adalah KPU yang dianggap belum memberikan penjelasan mengenai bagaimana teknis pemungutan suara untuk kotak kosong.

"Masyarakat kan ingin tahu bagaimana cara mencoblos kotak kosong, itu harus dijelaskan oleh KPU," tegas Heru saat ditemui di Hedon Estate pada Minggu 6 Oktober 2024.

Gerakan Kotak Kosong ini semakin menarik perhatian ketika isu mengenai kecurangan dalam Pemilu juga diangkat.

Heru menyoroti bahwa kotak kosong seringkali tidak dihadirkan dengan saksi, sehingga rawan terjadi manipulasi suara.

Mereka meminta KPU untuk memastikan bahwa demokrasi berjalan dengan adil dan transparan.

Menariknya, gerakan kotak kosong ini berkembang secara organik, tanpa adanya dorongan langsung dari para tokoh.

"Kita tidak menggerakkan ini, gerakan ini datang dari masyarakat, kami hanya mendukung aspirasi mereka," jelas Heru.

Heru juga menjelaskan bahwa tempat-tempat seperti posko kemenangan kotak kosong akan dibuka sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat.

Untuk kampanye, mereka berencana memilih tempat-tempat yang simbolis, seperti Taman Makam Pahlawan.

"Tidak ada salahnya kita kampanye di Taman Makam Pahlawan," ujar mereka, menanggapi berbagai kritik yang datang dari lawan politik.

Meskipun gerakan ini sempat dirundung dengan julukan yang tidak sedap seperti
"Kampanye di tempat setan, pihak Kotak Kosong tetap optimis.

"Pada waktunya, gerakan ini akan menjadi masif dan berpengaruh pada 27 November nanti," tutur Heru.

Dengan semakin dekatnya hari pemungutan suara, dukungan terhadap kotak kosong semakin menguat, dan masyarakat Surabaya pun akan melihat bagaimana hasil akhirnya. (*) 

Baca Juga:
Pemkot Terapkan Kebijakan Surabaya Tanpa Gawai di Malam Hari

Baca Juga:
IKM Surabaya Sumbang Ekspor Senilai 2,73 Juta Dolar AS, Lampaui Target Awal
Baca Sebelumnya

Warga Binaan Rutan Situbondo Dilatih Mekanik Otomotif

Baca Selanjutnya

Mendekatkan Layanan dan Memudahkan, PTSP Goes to Mall Jakarta Diapresiasi

Tags:

Eri Cahyadi Armuji Erji Kotak Kosong kampanye kotak kosong MAKI Jatim Heru Satrio

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar