Jatim Perkuat Satu Data Daerah! Khofifah Teken MoU dengan BPS, Luncurkan Aplikasi SINGASARI

Jurnalis: Martudji
Editor: Fisca Tanjung

22 Nov 2025 12:38

Thumbnail Jatim Perkuat Satu Data Daerah! Khofifah Teken MoU dengan BPS, Luncurkan Aplikasi SINGASARI
Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan BPS RI (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menandatangani Nota Kesepakatan antara Pemprov Jatim dan Badan Pusat Statistik (BPS) RI di Hotel Grand Mercure Malang, Kamis, 20 November 2025.

Penandatanganan MoU oleh Gubernur Khofifah dan Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti itu turut disaksikan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf.

Kesepakatan tersebut mencakup penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data statistik untuk mendukung pembangunan daerah. Hal serupa juga dilakukan oleh 37 Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jatim dengan BPS setempat.

Baca Juga:
Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

"Saya ingin menyampaikan kepada kita semua bahwa data akan sangat menentukan bagaimana sasaran dari seluruh program yang kita laksanakan bisa lebih precise. Karena itu saya setiap sore, mau hari libur atau tidak hari libur, selalu makan data terutama terkait harga sembako," kata Gubernur Khofifah.

Data-data tersebut selalu digunakan untuk memutuskan program dan kebijakan. Seperti saat penyakit mulut dan kuku (PMK) menyerang ternak-ternak di Jatim.

"Saya setiap sore masih akses data PMK, jadi penyakit mulut dan kuku kita tidak pernah underestimate. Dari sana, setiap ada kasus PMK, selalu saya minta tolong pasar-pasar hewan terdekat untuk tidak beroperasi sementara. Agar kita bisa memberikan proteksi terhadap ternak yang lain," jelasnya.

Data tersebut juga diterapkan untuk bidang perdagangan. Dan, selalu meminta update data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Baca Juga:
Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Data ini terlebih menjadi sangat penting untuk mitigasi menjelang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bersambung dengan Ramadhan. Meski inflasi di Jawa Timur relatif selalu terkendali dan di bawah rata-rata nasional, dirinya tetap meminta seluruh Pemerintah Kab/Kota berkoordinasi secara maksimal.

"Saya minta para bupati/walikota mengkoordinasikan dengan bulog setempat untuk maksimalisasi distribusi SPHP. Kemudian maksimalisasi distribusi gula dan minyakita. Agar bagaimana ini menjadi langkah strategis kita menjelang Nataru dan puasa. Karena kemungkinan dinamika kebutuhan pangan masyarakat cukup tinggi," terangnya.

Menurut Khofifah, berbagai potensi risiko perlu dimitigasi melalui data, termasuk kesiapan Jawa Timur menghadapi kemungkinan bencana berdasarkan informasi hidrometeorologi.

"Di mana-mana kita melihat intensitas curah hujan yang tinggi dan kemungkinan beresiko banjir, longsor, dan seterusnya. Maka di kabupaten/kota sekaligus saya pesankan supaya siaga terhadap bencana hidrometeorologi. Harapan kita semua bisa berseiring dengan keamanan, kenyamanan dan tetap pada suasana yang produktif," ujarnya.

Gubernur pun mengapresiasi peran BPS dan Kementerian Sosial yang telah mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia juga optimis bahwa kerjasama ini akan memberikan dorongan positif bagi program-program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengatakan bahwa penandatanganan Nota Kesepakatan ini merupakan langkah sangat strategis dalam rangka menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Yang dibutuhkan dari data ini adalah kolaborasi untuk pemutakhiran. Karena kalau datanya akurat, insya Allah intervensi kita juga akan tepat sasaran dan berdampak," katanya.

Pemilik sapaan Gus Ipul itu menyebut, dengan berpegang pada data yang sama, pemerintah dapat lebih mudah mengintegrasikan program sehingga ego sektoral bisa dihilangkan.

"Nah, Jawa Timur ini selalu terdepan karena yang memimpin gubernurnya langsung. Ini sangat luar biasa. Nanti kalau kemudian dilaksanakan dengan konsisten terus-menerus, saya pastikan bahwa data akan semakin terpadu dan program kita akan semakin tepat sasaran," ucapnya.

Di kesempatan yang sama, dilakukan pula peluncuran aplikasi Sistem Informasi Data Desa Terintegrasi (SINGASARI) oleh Gubernur Khofifah bersama Mensos RI Saifullah dan Kepala BPS RI Amalia. Ditandai dengan penekanan tombol sirine, peluncuran SINGASARI diharapkan dapat menjadi katalisator pembangunan data desa di daerah.

SINGASARI adalah aplikasi yang dirancang secara khusus oleh BPS Provinsi Jatim dan bekerjasama dengan Pemprov Jatim untuk mengintegrasi berbagai data desa dalam satu platform. Sehingga, data yang terkumpul dengan didasari dari DTSEN dapat efisien dan mudah diakses oleh stakeholder.

"SINGASARI ini akan menyatukan data-data potensi desa yang nanti akan dilengkapi dengan DTSEN. Ini bisa menjadi dashboard lengkap tidak hanya di level provinsi, tapi juga ada level kabupaten/kota sampai ke kecamatan dan tingkat desa. Sehingga nanti dengan dashboard itu bisa digunakan bersama untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat," jelas Kepala BPS RI Amalia. (*)

Baca Sebelumnya

Dukungan Komisi VI DPR RI Kuatkan Kinerja PLN, ULP Bondowoso Resmi Naik Kelas Jadi UP3!

Baca Selanjutnya

Isak Tangis Haru di Hutan Sumatera: Biolog Oxford dan Pemburu Bunga Temukan Rafflesia Raksasa yang Dicari 13 Tahun!

Tags:

Gubernur Jawa Timur MoU Pemprov Jatim dengan BPS RI Mensos RI   Data Sasaran dan Manfaat Program Pembangunan

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H