Gubernur Khofifah Genjot Ekspor, Pakar Ekonomi Unair Ingatkan PR Besar Jatim: Jangan Lengah!

Jurnalis: Fitra Herdian
Editor: Fiqih Arfani

16 Des 2025 19:55

Headline

Thumbnail Gubernur Khofifah Genjot Ekspor, Pakar Ekonomi Unair Ingatkan PR Besar Jatim: Jangan Lengah!
Ilustrasi - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melakukan misi dagang ke Batam, Kepulauan Riau, 8 Desember 2025. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Gubernur Khofifah Indar Parawansa sedang getol melakukan misi dagang, baik itu untuk tujuan ekspor maupun memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Pengamat ekonomi dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Rossanto Dwi Handoyo mengatakan misi dagang yang dilakukan Pemprov Jatim merupakan program yang sudah digelar setiap tahun.

Menurutnya, misi dagang yang dilakukan Pemprov Jatim untuk pasar luar negeri masih mengalami devisit.

"Jadi kalau kami lihat Jawa Timur ini mengalami devisit ya dengan luar negeri. Kalau lihat ekspor dan impor. Masih banyak impor daripada ekspor," katanya saat dihubungi Ketik.com pada Selasa, 16 Desember 2025.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Getol Perkuat Perdagangan Antarwilayah! Berapa Pertumbuhan Ekonomi Jatim?

Namunz apabila melihat dari misi dagang di dalam negeri, Pemprov Jatim masih lebih baik daripada daerah lainnya, terutama di kawasan Indonesia Timur.

"Tetapi kalau kami lihat neraca perdagangan antara daerah di Jawa Timur ini dan provinsi-provinsi yang lain terutama dengan provinsi di pulau-pulau lain, terutama di luar Jawa, di bagian Timur Indonesia posisi neraca perdagangan Jawa Timur itu masih surplus," lanjutnya.

Hal inilah, kata Rossanto, yang membuat Jatim bisa memaksimalkan diri untuk tampil menjadi pemeran utama dalam misi dagang. Dimana pintu masuk perdagangan ke Indonesia Timur dimulai dari Jawa Timur.

"Memang Jawa Timur kan juga menjadi salah satu pintu masuk ya, HUB-nya Jawa ke Indonesia Timur. Jadi Jawa Timur ini salah satu penyedia, pemasok bahan kebutuhan pokok, sembako, ataupun barang-barang lainnya, termasuk barang industri besar, menengah, maupun UMKM," kata profesor yang mengajar di pascasarjana Ilmu Ekonomi Unair itu.

Baca Juga:
Misi Dagang ke Ibu Kota Sukses! Apa Saja Komoditas Unggulan Jatim yang Dijual ke DKI?

Dengan peran penting Jawa Timur ini dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi di Indonesia Timur, lanjut Rossanto, juga bisa menjadi barometer penetapan standar harga awal.

"Dampaknya akan langsung berpengaruh terhadap produsen, termasuk pedagang. Terutama yang kategori volatile food (harga makanan yang cepat berubah, red)," tuturnya.

 

Misi Dagang Dorong Minat Pembeli

Misi dagang yang dilakukan Pemprov Jatim, menurut Prof. Rossanto dinilai baik untuk mendorong peningkatan pembelian barang-barang kebutuhan dari Jawa Timur ke Indonesia Timur.

"Seperti strategi branding dari Pemprov Jatim untuk memasarkan produk-produk Jawa Timur di provinsi yang lain seperti atau negara lain yang punya barang yang sama. Jadi lebih ekspresif tapi juga tidak boleh lengah," katanya.

Banyaknya branding, salah satunya melalui misi dagang ini diharapkan mampu membuat pembeli semakin mengenal produk-produk dari Jawa Timur sehingga diharapkan pada akhirnya membeli.

Kendati demikian, ada hal yang tak kalah penting selain memperkuat branding untuk memikat pembeli, yaitu mengenai membawa barang-barang lain dari Indonesia Timur ke Jawa Timur.

"Take and give, kita juga membeli barang-barang mereka gitu. Jadi saling membeli, apalagi kalau dari Indonesia Timur itu biaya logistiknya mahal. Jadi kapal itu harus ditanggung berdua dari Jawa Timur ke luar dari Jawa Timur ke Indonesia Timur," ujarnya.

 

Perbanyak Perwakilan Dagang

Dalam kesempatan yang sama, agar misi dagang Pemprov Jatim di luar negeri semakin dikenal luas. Prof. Rossanto menyarankan untuk memperbanyak perwakilan dagang di luar negeri.

"Seperti Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang ada perwakilan-perwakilan dagang di luar negeri, terutama kaitannya dengan bisnis matching," jelasnya.

Sebagai contoh, kata Rossanto, banyak warga Indonesia (WNI) di Malaysia untuk bekerja. Tentunya ketika mereka bekerja di sana, ada rasa rindu makan masakan Indonesia atau produk Indonesia lainnya.

"Misalnya makanan, minuman orang Indonesia di Malaysia. Mereka juga pengin makan pecel, pengin rawon gitu. Nah, bumbu-bumbu bisa support ke sana dan mereka punya jaringan juga dimana kedai-kedai runcit itu seperti toko kecil menjual barang-barang Indonesia," bebernya.

Dengan banyaknya produk Indonesia, terutama dari Jawa Timur di luar negeri. Harapannya tentu bisa memenuhi kerinduan WNI di sana sekaligus memperkenalkan produk Indonesia ke warga negara yang bersangkutan. (*)

Baca Sebelumnya

Saruma Festival 2025 Disiapkan Jadi Etalase Agromaritim dan Budaya Halmahera Selatan

Baca Selanjutnya

Masih Dikaji, Dishub Kota Malang Optimalkan Skema Parkir Bertingkat Kayutangan Heritage Usai Nataru

Tags:

misi dagang Misi Dagang Pemprov Jatim Pakar Unair Pakar Ekonomi Unair Rossanto Rossanto Dwi Handoyo

Berita lainnya oleh Fitra Herdian

RSUD Dr Soetomo Buka Lowongan Kerja, Pendaftaran Buka Hanya 3 Hari!

14 April 2026 12:20

RSUD Dr Soetomo Buka Lowongan Kerja, Pendaftaran Buka Hanya 3 Hari!

Kartu Nusuk Resmi Aktif di Embarkasi, Inilah Sistem Baru Haji 2026 yang Lebih Praktis

14 April 2026 11:05

Kartu Nusuk Resmi Aktif di Embarkasi, Inilah Sistem Baru Haji 2026 yang Lebih Praktis

Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

13 April 2026 21:52

Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

13 April 2026 21:48

Rusunami Gen Z Segera Dibangun, Pemkot Surabaya Siapkan Lahan di Rungkut dan Tambak Wedi

Daftar Susunan Pemain Indonesia U-17, Siap Bawa Kemenangan Perdana Hadapi Timor Leste

13 April 2026 19:09

Daftar Susunan Pemain Indonesia U-17, Siap Bawa Kemenangan Perdana Hadapi Timor Leste

Mengintip Kegiatan 59 Jemaah Praktik Manasik di Asrama Haji Surabaya, Jadi Bekal ke Tanah Suci

13 April 2026 14:36

Mengintip Kegiatan 59 Jemaah Praktik Manasik di Asrama Haji Surabaya, Jadi Bekal ke Tanah Suci

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar